Inilah beritanya.

***

Prostitusi Online Artis

Vanessa Mangkir dari Pemeriksaan, Polisi Siapkan Skenario Jemput Paksa

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan (tengah) di Mapolda Jatim, Jumat (25/1/2019)/jatimnow.com

jatimnow.com – Artis VA (Vanessa Angel) dipastikan tidak memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan informasi dan transaksi elektronik (ITE) berkaitan dengan prostitusi online yang mengaitkan dirinya.

Mangkirnya Vanessa atas penggilan Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim itu dikarenakan artis FTV itu beralasan sakit. Pemeriksaan pertama Vanessa sebagai tersangka itu sedianya dijadwalkan Jumat (25/1/2019).

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, melalui kuasa hukumnya, Vanessa menyampaikan jika dirinya tidak dapat memenuhi panggilan pemeriksaan lantaran sakit.

Namun Luki enggan menjelaskan sakit apa yang tengah diderita Vanessa sehingga ia tak dapat memberikan keterangan pertamanya sebagai tersangka.

“Untuk VA (Vanessa Angel) alasannya masih sakit. Minggu depan Insyaallah akan kami mintai keterangan,” ujar Luki di Mapolda Jatim, Jumat (25/1/2019).

Dalam konfirmasinya, lanjut Luki, Kuasa Hukum Vanessa telah menghubungi Polda Jatim sebanyak dua kali untuk menyampaikan kabar bahwa kliennya itu sedang sakit.

“Pengacaranya sampai telepon dua kali. Ia menyampaikan minta maaf untuk saudara VA tidak datang hari ini,” tuturnya.

Sementara itu, Tim Kuasa Hukum Vanessa meminta kedatangan kliennya dijadwalkan kembali pada Rabu dan Luki menyetujui penjadwalan ulang tersebut.

“Kami akan tunggu. Kalau Rabu tidak datang akan kami lakukan panggilan kedua. Kalau tidak hadir lagi baru kita jemput paksa,” tegas Luki.

Sebelumnya, Vanessa menjadi tersangka dengan persangkaan Pasal 127 Ayat 1 UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Atas ancaman hukuman itu, Vanessa terancam ditahan. Namun, ditahan atau tidak, hanya penyidik yang memiliki kewenangan.*/jatimnow.com

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Arry Saputra

***

Update Kasus Prostitusi Online: Polisi Temukan 1.000 Video Mesum Artis hingga Akan Jemput Paksa VA

TRIBUNWOW.COM – Penyidikan kasus Prostitusi Online yang menjerat para artis dan model, satu di antaranya Vanesa Angel memasuki babak baru.

Tim digital forensik Ditrekrimsus Polda Jatim menemukan 20 ribu data digital terkait kasus prostitusi online.

Termasuk adanya 1.000 video panas artis yang diduga terlibat prostitusi online.

Berikut beberapa fakta terbaru terkait kasus Prostitusi Online yang ditangani Polda Jatim dan menyeret nama Vanessa Angel.

1. Temukan 1.000 video panas artis yang terlibat prostitusi online

Sebanyak 1.000 video tersebut ditemukan setelah polisi mengolah data digital forensik dari ponsel milik mucikari S yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari hasil sementara itu, Polda Jatim juga menemukan barang bukti 2 ribu foto file asli artis dan model yang diduga terlibat jaringan prostitusi online.

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Ahmad Yusep Gunawan mengungkapkan, foto dan video tersebut didapat dari Muncikari S.

“Dokumen gambar dan video itu didapat dari tersangka S (muncikari S),” ungkapnya di Mapolda Jatim, Rabu (23/1/2019) dilkutip dari surya.co.id.

2. Pastikan sumber foto dan video

Walau sudah menemukan foto dan video para artis serta model yang terlibat dalam kasus prostitusi, polisi masih memastikan dari mana asal foto tersebut.

“Mengenai foto screenshot atau lainnya didapatkan dari mana, kami obyektif dari medsos atau dari pihak ke pihak itu masih diselidiki,” ujarnya.

Ditambahkan Yusep, pihaknya memastikan akan ada banyak data digital forensik dari empat tersangka mucikari.

Data itu terkait transmisi maupun visual yang diduga disebarkan ke user atau pengguna prostitusi.

“Penyidikan mengarah pada keterkaitan data digital (foto dan video) dari empat tersangka mucikari maupun penghubung itu.”

“Apabila masuk dalam periode 2017-2018 maka patut diduga prostitusi online,” kata Yusep.

3. Polda Jatim akan jemput paksa Vanesa Angel

Dalam pemeriksaan pertama sebagai tersangka kasus prostitusi online, Vanessa Angel justru mangkir.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, pihaknya meminta penyidik melayangkan surat panggilan tersangka kedua terhadap Vanessa Angel.

Apabila tidak datang, maka akan dilakukan upaya jemput paksa pada artis FTV itu.

Sementara itu, kuasa hukum Vanessa Angel justru mempersilakan Polda Jatim jika ingin menjemput kliennya.

“Ya silakan aja mau bilang dijemput atau apa terserah aja,” ucapnya.

Milano menegaskan, kliennya tidak mangkir dari pemeriksaan yang dijadwalkan Senin (21/1/2019).

Menurut Milano, hingga Senin (21/1/2019) malam, Vanessa belum mendapat surat panggilan dari polisi.

4. Polda Jatim Surati Mulya Lestari, Baby Shu, Riri Febianti, dan Tiara Permatasri sebagai saksi

Polda Jatim juga akan memanggil empat artis sebagai saksi kasus prostitusi online.

Pemanggilan itu fokus untuk menghadirkan empat artis sebagai saksi yang sebelumnya tidak memenuhi panggilan penyidik di Mapolda Jatim.

“Kami melayangkan surat panggilan kedua terhadap saksi artis yang sebelumnya tidak memenuhi panggilan,” ujar Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim, Rabu (23/1/2019).

Adapun empat artis sebagai saksis kasus Prostitusi Online yang akan diperiksa yaitu ML alias Mulya Lestari, BS alias Baby Shu, R alias Riri Febianti, dan TP alias Tiara Permatasari.

Luki menambahkan, pihaknya meminta dukungan dari ahli hukum pidana dan ITE untuk menjerat pelaku Prostitusi Online hingga membuat suatu penemuan norma hukum terhadap kejahatan asusila prostitusi online.

5. Daftar nama terbaru 21 artis terjerat prostitusi online

Setelah mengumumkan enam artis terjerat prostitusi online, Polda Jatim kembali merilis 21 inisial terbaru artis yang tersangkut kasus serupa.

Ini deretan 27 inisial nama artis yang terjerat kasus Prostitusi Online selain Vanessa Angel dan daua mantan finalis Puteri Indonesia.

Sebelumnya diungkap mucikari, ada 45 artis dan 100 model berada di bawahnya.

Ke-21 inisial artis dan model yang diduga terlibat dalam kasus Prostitusi Online ialah BJ, M, AM, UY, PP, TA, SN, WA, RP, N, EFD, AF, G, N, O, V, NZ, T, AKS, B, WH.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Kabar Terbaru Kasus Prostitusi Online: Polisi Temukan 1.000 Video Panas Para Artis di HP Muncikari

Artikel Asli/today.line.me

***

Hampir 90 % Artis Jadi Pelacur, Indonesia Terancam Bencana

Posted on 12 Januari 2019 – by Nahimunkar.com

Mayat bergelimpangan di Aceh akibat bencana dahsyat tsunami 26 Desember 2004 pagi. Pada malam tragedi, menurut beberapa penduduk yang bertempat tinggal di dekat Makam Syah Kuala (salah seorang ulama yang sangat dihormati di Banda Aceh), dilangsungkan sebuah pesta Natal dan menyambut tahun baru 2005. Acara berlangsung dengan mendirikan sebuah tenda besar di dekat pos polisi dekat komplek pemakaman. Acara itu diramaikan oleh organ tunggal beserta penyanyinya dan berlangsung hingga pagi hari tanggal 26 Desember 2004./ foto primavardhana.

Betapa mengerikannya. Ada pengakuan, 90% artis wanita Indonesia jadi pelacur.

Apa yang mengerikan?

Ya jelas mengerikan, karena artinya, perzinaan telah terang-terangan merajalela. Sedangkan kebejatan moral itu pasti mendatangkan murka Allah Ta’ala. Hingga azabNya pun akan menimpa. Karena sudah disabdakan oleh NabiNya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan, maraknya zina dan riba sebagai penyebab kehancuran sebuah masyarakat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوْا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ الله‏ِ

Apabila zina dan riba telah tampak di suatu kampung, sesungguhnya mereka telah menghalalkan azab Allah bagi mereka. (HR ath-Thabarani dan al-Hakim).

Ternyata maraknya artis jadi pelacur itu makin menjamur karena memang seakan dibiarkan. Bahkan yang sudah jelas-jelas tertangkap basah di Surabaya pun dilepaskan untuk melenggang dan ngoceh tanpa malu-malu. Itu artinya sama dengan membiarkannya. Padahal, ketika kemaksiatan dibiarkan, maka Allah akan meratakan azabnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يُعَذِّبُ الْعَامَّةَ بِعَمَلِ الْخَاصَّةِ حَتَّى يَرَوْا الْمُنْكَرَ بَيْنَ ظَهْرَانَيْهِمْ وَهُمْ قَادِرُونَ عَلَى أَنْ يُنْكِرُوهُ فَلاَ يُنْكِرُوهُ فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَذَّبَ اللهِ الْخَاصَّةَ وَالْعَامَّةَ

Sesungguhnya Allah tidak mengazab manusia secara umum karena perbuatan khusus (yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang) hingga mereka melihat kemungkaran di tengah-tengah mereka, mereka mampu mengingkarinya, namun mereka tidak mengingkarinya. Jika itu yang mereka lakukan, Allah mengazab yang umum maupun yang khusus. (HR Ahmad).

Membiarkan merajalelanya kemunkaran akan mengakibatkan kerusakan. Kerusakan, atau azab yang terjadi akibat perbuatan maksiat atau munkar itu tidak hanya menimpa pelakunya, namun juga orang lain yang tidak terlibat langsung. Realitas ini digambarkan Rasulullah saw. dengan sabdanya:

مَثَلُ الْقَائِمِ عَلَى حُدُوْدِ اللهِ وَالْوَاقِعِ فِيْهَا كَمَثَلِ قَوْمٍ اسْتَهَمُوْا عَلَى سَفِيْنَةِ فَأَصَابَ بَعْضُهُمْ أَعْلَاهَا وَبَعْضُهُمْ أَسْفَلَهَا فَكَانَ الَّذِيْنَ فِيْ أَسْفَلَهَا إِذَا اسْتَقَوْا مِنَ الْمَاءِ مَرُّوا عَلَى مَنْ فَوْقَهُمْ فَقَالُوْا لَوْ أَنَّا خَرَقْنَا ِفي نَصِيْبِنَا خَرْقًا وَلَمْ نُؤْذِ مَنْ فَوْقَنَا فَإِنْ يَتْرُكُوْهُمْ وَمَا أَرَادُوْا هَلَكُوْا جَمِيْعًا وَإِنْ أَخَذُوْا عَلَى أَيِدِيْهِمْ نَجَوْا وَنَجَوْا جَمِيْعاً

Perumpamaan orang-orang yang menegakkan hukum-hukum Allah dan orang-orang yang melanggarnya bagaikan suatu kaum yang berbagi-bagi tempat di sebuah kapal, sebagian dari mereka ada yang mendapatkan bagian atas kapal, dan sebagian lainnya mendapatkan bagian bawahnya. Orang-orang yang berada di bagian bawah kapal, jika hendak mengambil air, melewati orang-orang yang berada di atas mereka. Mereka berkata, “Seandainya kita melubangi bagian kita dari kapal ini, niscaya kita tidak akan mengganggu orang-orang yang berada di atas kita.” Apabila mereka semua membiarkan orang-orang tersebut melaksanakan keinginannya, niscaya mereka semua akan binasa; jika mereka mencegah orang-orang tersebut, niscaya mereka selamat dan menyelamatkan semuanya. (HR al-Bukhari).

Diceritakan oleh Ibn Abi Dunya dari Anas bin Malik, bahwa beliau bersama seorang lelaki lainnya pernah menemui Aisyah. Lelaki ini bertanya, “Wahai Ummul Mukminin, jelaskan kepada kami tentang fenomena gempa bumi!” Aisyah menjawab,

إذا استباحوا الزنا ، وشربوا الخمور ، وضربوا بالمعازف ، غار الله عز وجل في سمائه ، فقال للأرض : تزلزلي بهم ، فإن تابوا ونزعوا ، وإلا أهدمها عليهم

“Jika mereka sudah membiarkan zina, minum khamar, bermain musik, maka Allah yang ada di atas akan cemburu. Kemudian Allah perintahkan kepada bumi: ‘Berguncanglah, jika mereka bertaubat dan meninggalkan maksiat, berhentilah. Jika tidak, hancurkan mereka’.”

Orang ini bertanya lagi, “Wahai Ummul Mukminin, apakah itu siksa untuk mereka?”

Beliau menjawab,

بل موعظة ورحمة للمؤمنين ، ونكالاً وعذاباً وسخطاً على الكافرين ..

“Itu adalah peringatan dan rahmat bagi kaum mukminin, serta hukuman, adzab, dan murka untuk orang kafir.”  (Al-Jawab Al-Kafi, Hal. 87–88)

Hukuman Allah Mengenai Semuanya

Sesungguhnya adzab Allah, ketika menimpa sekelompok masyarakat maka adzab ini mencakup orang baik dan orang bejat, orang dewasa dan anak-anak, laki-laki dan perempuan. Semuanya sama-sama mendapatkan hukuman. Bahkan termasuk makhluk yang tidak memiliki dosa dan kesalahan, semacam anak-anak dan binatang sekalipun, mereka turut merasakannya.

Hal ini sebagaimana yang ditegaskan dalam hadis,

عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَتْ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

dari Ummu Salamah radhiallahu ‘anha, bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

«إِذَا ظَهَرَتِ الْمَعَاصِي فِي أُمَّتِي، عَمَّهُمُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِعَذَابٍ مِنْ عِنْدِهِ» . فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَمَا فِيهِمْ يَوْمَئِذٍ أُنَاسٌ صَالِحُونَ؟ قَالَ: «بَلَى» . قَالَتْ: فَكَيْفَ يَصْنَعُ أُولَئِكَ؟ قَالَ: «يُصِيبُهُمْ مَا أَصَابَ النَّاسَ، ثُمَّ يَصِيرُونَ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ»

 “Apabila perbuatan maksiat dilakukan secara terang-terangan pada umatku, maka Allah akan menimpakan adzab-Nya secara merata.” Aku bertanya, “Ya Rasulullah, bukankah di antara mereka saat itu ada orang-orang saleh? Beliau bersabda, “Benar.” Ummu Salamah kembali bertanya, “Lalu apa yang akan diterima oleh orang ini? Beliau menjawab, “Mereka mendapatkan adzab sebagaimana yang dirasakan masyarakat, kemudian mereka menuju ampunan Allah dan ridha-Nya.” (HR. Ahmad 6:304)

Dalam Alquran, Allah menegaskan bahwa setiap musibah yang menimpa manusia, disebabkan perbuatan maksiat yang pernah mereka lakukan. Allah berfirman,

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

Setiap musibah yang menimpa kalian, disebabkan perbuatan tangan kalian, dan Allah memberi ampunan terhadap banyak dosa.” (QS. As-Syuro: 30)

Allah juga menceritakan keadaan umat sebelum kita:

فَكُلّاً أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِباً وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Masing-masing Kami adzab disebabkan dosa mereka. Di antara mereka ada yang kami kirimi angin kencang, di antara meraka ada yang dimusnahkan dengan teriakan yang sangat pekak, ada yang Kami tenggelamkan. Allah sama sekali tidaklah menzalimi mereka, namun mereka yang bersikap zalim pada diri mereka sendiri.” (QS. Al-Ankabut: 40)

***

Hampir 90 Persen Selebritas Wanita Indonesia Melakukan Prostitusi 

Pemain film dan pembawa acara Nikita Mirzani (32) mengatakan, hampir 90 persen selebritas wanita Indonesia, melakukan prostitusi atau masuk ke dalam daftar prostitusi online artis.

“Oh iya memang hampir semua artis-artis (terlibat prostitusi). Enggak tahu ya kalau artis baru, itu kembali lagi ke individual masing masing,” ucapnya ketika ditemui di gedung Trans TV,  Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2019), diberitakan tribun-medan.com Sabtu, 12 Januari 2019 08:32

***

Sekali lagi, mari kita renungkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

«إِذَا ظَهَرَتِ الْمَعَاصِي فِي أُمَّتِي، عَمَّهُمُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِعَذَابٍ مِنْ عِنْدِهِ» . فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَمَا فِيهِمْ يَوْمَئِذٍ أُنَاسٌ صَالِحُونَ؟ قَالَ: «بَلَى» . قَالَتْ: فَكَيْفَ يَصْنَعُ أُولَئِكَ؟ قَالَ: «يُصِيبُهُمْ مَا أَصَابَ النَّاسَ، ثُمَّ يَصِيرُونَ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ»

 “Apabila perbuatan maksiat dilakukan secara terang-terangan pada umatku, maka Allah akan menimpakan adzab-Nya secara merata.” Aku (Ummu Salamah radhiallahu ‘anha) bertanya, “Ya Rasulullah, bukankah di antara mereka saat itu ada orang-orang saleh? Beliau bersabda, “Benar.” Ummu Salamah kembali bertanya, “Lalu apa yang akan diterima oleh orang ini? Beliau menjawab, “Mereka (orang orang shaleh) mendapatkan adzab sebagaimana yang dirasakan masyarakat, kemudian mereka menuju ampunan Allah dan ridha-Nya.” (HR. Ahmad 6:304)

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.045 kali, 1 untuk hari ini)