Lomba penyajian bir di Salihara (IST)


Masih ingat berita heboh adanya orang Salihara dikabarkan memperkosa mahasiswi UI?

Kini ada berita baru lagi, Salihara di Pejaten Jakarta Selatan tempat mangkalnya seniman Goenawan Mohamad dan konco-konconya itu dikabarkan jadi ajang penyajian minuman haram beralkohol, bir.

Salihara itu tampaknya dibangun setelah sebelumnya Goenawan Mohamad mendapat hadiah dari Israel. Goenawan mendapat penghargaan Dan David Prize dari Israel tahun 2006. Lihat https://www.nahimunkar.org/innaa-liliahi-goenawan-mohamad-penjaja-marxisme-dan-paham-merusak-agama-dilibatkan-susun-kurikulum/

Berita tentang lomba penyajian bir di salihara, silakan simak berikut ini.

***

Salihara Tempatnya Goenawan Mohamad jadi Lomba Penyajian Bir

Salihara yang menjadi tempat mangkalnya budayawan Goenawan Mohamad menjadi lomba penyajian bir, Selasa (15/3/2016). Acara ini disponsori Heineken.

Dalam lomba itu, Risky Dwi Andrianto terpilih menjadi juara Indonesia Bartender Final 2016.

Ia juga mewakili negara dalam Heineken Star Serve Global Bartender Final 2016 di Amsterdam tanggal 19 April ini.

“Selama 143 tahun Heineken berkomitmen untuk menghadirkan bir berkualitas terbaik. Pemilihan bahan dan proses pembuatan bir Heineken selalu dilakukan secara cermat untuk memastikan setiap tetes Heineken berstandar tinggi,” Sandy Koning, Marketing Director Heineken Indonesia.

Kata Sandy, namun usaha maksimal tersebut dapat rusak apabila cara penyajian bir, terutama untuk bir jenis draught, tidak tepat. “Peran bartender yang kompeten pun dibutuhkan untuk menjaga konsistensi kualitas draught beer Heineken yang disajikan kepada konsumen,” ujar Sandy Koning.

Sumber: suaranasional.com/17/03/2016 

(nahimunkar.com)

(Dibaca 5.168 kali, 1 untuk hari ini)