miras 2

Ironis. Di bulan Ramadhan yang seharusnya setiap Muslim mendekatkan diri kepada Allah, namun justru ada kejadian sebaliknya. Sekitar 20 pemuda asik berpesta miras alias khamr yang sangat dilarang dalam Islam. Pesta miras itu di pos ronda dekat SMA 2 Majalengka, hingga 5 orang tewas akibat menenggak miras.

Dalam Islam minuman keras atau khamr itu telah dinyatakan sebagai induk kekejian.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan dengan tegas:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « الْخَمْرُ أُمُّ الْخَبَائِثِ وَمَنْ شَرِبَهَا لَمْ يَقْبَلِ اللَّهُ مِنْهُ صَلاَةً أَرْبَعِينَ يَوْمًا فَإِنْ مَاتَ وَهِىَ فِى بَطْنِهِ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً ». وَاللَّفْظُ لأَبِى عُمَرَ الْقَاضِى.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Khamr itu adalah induk keburukan (ummul khobaits) dan barangsiapa meminumnya maka Allah tidak menerima sholatnya 40 hari. Maka apabila ia mati sedang khamr itu ada di dalam perutnya maka ia mati dalam keadaan bangkai jahiliyah. (HR At-Thabrani, Ad-Daraquthni dan lainnya, dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ hadits nomor 3344).

Allah Ta’ala telah melarang keras khamr dengan firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (90) إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ [المائدة/90، 91]

090. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

091. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). (QS Al-Maaidah: 90, 91).

Secara terinci, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan dilaknatnya orang-orang yang berkaitan dengan khamr:

عَنِ ابْنِ عُمَرَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- :« لَعَنَ اللَّهُ الْخَمْرَ وَشَارِبَهَا وَسَاقِيَهَا وَبَائِعَهَا وَمُبْتَاعَهَا وَعَاصِرَهَا وَمُعْتَصِرَهَا وَحَامِلَهَا وَالْمَحْمُولَ إِلَيْهِ ». زَادَ جَعْفَرٌ فِى رِوَايَتِهِ :« وَآكِلَ ثَمَنِهَا ». حديث ابن عمر : أخرجه أبو داود (3/326 ، رقم 3674) ، والحاكم (4/160 ، رقم 7228) وقال : صحيح الإسناد . والبيهقى (6/12 ، رقم 10828) .

Dari Ibnu Umar, ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Allah melaknat khamr (minuman keras) , peminumnya, penuangnya (pengedarnya), penjualnya, pembelinya, pemerasnya (pemroses membuatnya), orang yang minta diperaskannya (minta dibuatkannya), pembawanya, dan orang yang dibawakan kepadanya.” Ja’far dalam riwayatnya menambahkan: “dan pemakan harganya.” (Hadits Ibnu Umar dikeluarkan oleh Abu Dawud no. 3674 –dishahihkan oleh Al-Albani–, Al-Hakim no. 7228, ia berkata sanadnya shahih, dan Al-Baihaqi no. 10828, lafal ini bagi Al-Baihaqi).

Lebih dari itu, peminum miras diancam haram masuk surge. Dalam hadits:

عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثَةٌ قَدْ حَرَّمَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَلَيْهِمْ الْجَنَّةَ مُدْمِنُ الْخَمْرِ وَالْعَاقُّ وَالدَّيُّوثُ الَّذِي يُقِرُّ فِي أَهْلِهِ الْخُبْثَ

Dari Salim bin Abdillah bin Umar bahwa dia mendengar (bapak)nya berkata, telah menceritakan kepadaku  Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Tiga golongan yang Allah mengharamkan surga atas mereka: pecandu khamer, anak yang durhaka kepada orang tua, dan Dayyuts, yaitu seorang yang merelakan keluarganya berbuat kekejian.” (HR Ahmad, dishahihkan oleh Al-Albani  dalam Shahih al-Jami’ nomor 3052, dalam Al-Jami’ As-Shaghir wa ziyadatuh nomor  5363)

Dari  kerasnya ancaman dalam Islam dan juga bahaya yang nyata itu, maka wajar ketika negeri Mesir kini melarang penjualan miras, demikian pula jauh sebelumnya negeri lain seperti Saudi Arabia dan Brunei Darussalam telah lama melarang penjualan minuman beralkohol.

Berita ironis, pesta miras menjelang akhir Ramadhan 1434/ 2013 sebagai berikut.

***

Pesta Miras di Bulan Ramadhan, 5 Orang Tewas

Posted by KabarNet pada 06/08/2013

Jakarta – Sebuah ironi kembali terjadi. 5 orang tewas akibat menenggak miras di Majalengka, Jawa Barat, namun lebih miris lagi hal ini terjadi dalam bulan suci Ramadhan. Diberitakan sekitar 20 pemuda asik berpesta miras di pos ronda dekat SMA 2 Majalengka, Jalan Siti Armila pada hari Sabtu 3 Agustus 2013 dan Ahad pada pukul 20.00 WIB.

Menurut salah seorang yang ikut, Asep, mereka meminum jenis vodka merk big boss yang kemudian dioplos dengan minuman bersuplemen. Sedikitnya ada 12 botol miras yang dioplos. “Tiga jam sudah sampai rumah pusing, perut panas, tenggorokan mual-mual,” kata Asep.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Berdasarkan infromasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal di sekitar kawasan Jalan Pasar balong Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka. Sedikitnya 20 pemuda yang ikut pesta miras tersebut seusai melakukan kegiatan obrog. Setelah beberapa lama, mereka tiba-tiba satu per satu mengalami gejala kejang, pusing, dan muntah-muntah. Bahkan sebagian dari mereka muntah darah.

Kapolsek Majalengka AKP Udin mengatakan pesta miras diikuti 20 orang di Jl Pasar Balong Kelurahan Majalengka. “Kita masih menyelidiki, minuman apa dan campuran apa yang mereka minum. Masih dalam penyelidikan, kita masih memerika secara detail,” kata Kapolres Majalengka AKBP Bulang Bayu Samudra,S.IK melalui Kapolsek Kota Majalengka AKP Udin Suharna.

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus pesta miras yang merenggut korban lima orang tewas tersebut. “Kami masih menyelidiki kasus ini dan melakukan pendekatan dengan keluarga korban,” kata Udin.

Penyelidikan dilakukan dengan meminta keterangan terhadap korban yang masih selamat, terutama untuk mengetahui pasti jenis minuman yang mereka konsumsi. “Sejumlah barangbukti masih kami kumpulkan dari lokasi kejadian,” tegasnya.

Para korban tersebut, diantaranya Dede Hendra (26) warga Desa Kertabasuki Kecamatan Maja yang tewas di IGD RSUD Majalengka minggu (4/4), Nopan (21) warga Perum Sindangkasih Kecamatan Majalengka Kota yang tewas saat perjalanan menuju RS Sumber Waras pada minggu malam jam 19.30, Ara (22) warga Kelurahan Majalengka Kulon yang tewas di IGD RSUD Majalengka senin (5/5) jam 11.00, dan Beni (40) warga Jl Pasar Balong Kelurahan Majalengka Kulon yang tewas di IGD RSUD Majalengka senin jam 13.30.

Sedangkan, korban yang hingga kini masih kritis dan dirarwat intensif di IGD RSUD Majalengka, diantaranya Angga (18) warga Jl Pertanian Kelurahan Majalengka Kulon, Nono (23) warga Desa Sindangkasih Kelurahan Majalengka Kota, Andri (22) warga Kelurahan Majalengka Kulon, Dani (31) warga Kelurahan Babakanjawa Kecamatan Majalengka Kota, Yona (22) warga Jl Satari Kelurahan Majalengka Kulon, Boyke (23) warga Kecamatan Majalengka Kota, dan Ade Sumarna (23) warga Kecamatan Majalengka Kota, Asep Disara (24) warga Jl Satari Blok Kemis Kelurahan Majalengka Kulon, dan Ridwan bin Rosman (19) warga Kelurahan Sindangkasih Kecamatan Majalengka Kota. [KbrNet/DYC/Slm]

***

Sebelum Digilir Mawar Dicecoki Miras

Senin, 5 Agustus 2013 19:44 WIB

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerkosaan terhadap janda beranak satu sebut saja Mawar (21) warga Pangkalpinang bermula saat korban diajak Eg untuk nongkrong di salah satu tempat hiburan malam live music di Pangkalpinang, Sabtu (3/8/2013) malam.

Mawar menerima saja ajakan itu mengingat dirinya sudah kenal dengan Eg. Saat menjemput Mawar ternyata Eg bersama dua rekannya yakni MA dan SA menggunakan mobil sedan Honda Civic milik orangtua SA. Selanjutnya mereka meninggalkan kediaman Mawar.

Seperti sudah direncanakan, mobil bukannya diarahkan ke tempat hiburan yang dimaksud, namun berputar-putar. Selain itu Mawar juga diminta ikut menenggak miras yang telah disiapkan. Setelah dalam keadaan mabuk, Mawar kemudian dibawa menuju Pantai Air Anyir Merawang sembari terus dicekoki miras.

Melihat Mawar sudah dalam keadaan mabuk berat sekitar pukul 00.00 WIB, Minggu (4/8/2013), ketiga pelaku kemudian menjalankan aksinya.

Sadar dirinya diperkosa, Mawar ditemani keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bangka. Anggota Sat Reskrim Polres Bangka kemudian mengamankan tiga pelaku.

Penulis: deddy_marjaya

Editor: fitriadi

Sumber: bangkapos.com

***

Benarlah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

« الْخَمْرُ أُمُّ الْخَبَائِثِ وَمَنْ شَرِبَهَا لَمْ يَقْبَلِ اللَّهُ مِنْهُ صَلاَةً أَرْبَعِينَ يَوْمًا فَإِنْ مَاتَ وَهِىَ فِى بَطْنِهِ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً ».

Khamr itu adalah induk keburukan (ummul khobaits) dan barangsiapa meminumnya maka Allah tidak menerima sholatnya 40 hari. Maka apabila ia mati sedang khamr itu ada di dalam perutnya maka ia mati dalam keadaan bangkai jahiliyah. (HR At-Thabrani, Ad-Daraquthni dan lainnya, dihasankan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ hadits nomor 3344).

(nahimunkar.com)

(Dibaca 9.291 kali, 1 untuk hari ini)