Latihan Semi Militer SyiahLatihan Semi Militer Syi’ah

.

Antum pasti tahu siapa yang menghabisi kaum muslimin di Suriah saat ini… Ya, mereka adalah kalangan Syi’ah. Akan tetapi, yang perlu diperhatikan bahwa diantara mereka bukan saja dari barisan militer (tentara/polisi) Assad, akan tetapi ternyata banyak juga diantara mereka dari kalangan sipil bersenjata.

Sipil bersenjata ini memang dipersiapkan dan dilatih sejak lama. Tujuannya jelas, untuk menghabisi kaum muslimin jika mendapatkan kesempatan.

Saya yakin bahwa di negeri ini pun, kalangan Syi’ah juga dilatih militer. Terlebih, ketika terdengar kabar bahwa diantara mereka saat ini banyak yang masuk kalangan tentara.

Ini adalah sinyal bagi kita Ahlus Sunnah, bahwa jika tidak mempersiapkan sesuatu sejak saat ini sebagaimana mereka mempersiapkannya, maka tunggulah saat-saat mereka mendapatkan kesempatan menghabisi kita. Wal iyaadzubillaah.

Ingatlah, bahwa tidaklah Syi’ah tersenyum kecuali di hadapan kita saja, akan tetapi di belakang kita mereka penuh dengan penghinaan, kebencian dan ancaman pembunuhan.

Cukuplah bagi kita sebuah riwayat yang terdapat dalam kitab Syi’ah berikut ini:

Muhammad bin Ali Al-Babawaih Al-Qummi berkata, dia meriwayatkan dari Daud bin Farqad: “Aku bertanya kepada Abu Abdillah ‘alaihis salam: “Bagaimana pendapat anda tentang membunuh Ahlus Sunnah?” Ia menjawab: “Halal darahnya, tetapi akan lebih aman bila anda sanggup menimpuknya dengan tembok, atau membenamkan kedalam air supaya tidak ada saksi.” Aku bertanya lagi: “Bagaimana dengan hartanya?” Ia menjawab: “Sikat saja semampumu.” ( ‘Ilal As Syarai’: 1/601, Nejef).

Begitu juga Abu Ja’far At-Thusi meriwayatkan bahwa Abu Abdullah (imam As-Shadiq) berkata: “Ambillah harta an-nashib (Ahlus Sunnah) di mana pun kamu mendapatkannya dan berikan kepada kami seperlimanya.” (Tahdzibul Ahkam: 17/122, Teheran).

Bahkan Khoemaini pun mengatakan: “Pendapat yang kuat mengatakan bahwa an-nashib (Ahlus Sunnah) adalah ahlul harb (orang yang harus diperangi), dalam kehalalan rampasan perang yang diambil dari mereka dengan syarat menyisihkan seperlimanya, bahkan jelas kebolehan mengambil hartanya di manapun berada dengan cara apapun serta kewajiban mengeluarkan seperlimanya.” (Tahrir Al-Wasilah: 1/305).

Setelah ini, apakah kita masih bersantai-santai, bahkan mengambil kalangan Syi’ah sebagai shahabat?… Pilihan ada pada anda semua…

Foto: Latihan Semi Militer Syi’ah di Jawa Barat. Diambil dari Abu Haidar Abi, orang IJABI yang beberapa hari yang lalu “menjenguk” Ust. Farid Oqbah di RS.

Sumber OfficialPage : Bpk. Ustadz Farid Oqbah

Via  Khazanah Trans7

S e n i n , 2 8 O k t o b e r 2 0 1 3

***

Syiah TaqiyahAbu Haidar (Berpeci hitam) sedang menjenguk Ustadz Farid Okbah

https://www.nahimunkar.org/trend-aliran-sesat-jenguk-tokoh-islam-yang-sedang-sakit/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 14.025 kali, 1 untuk hari ini)