Ayahnya Buya Hamka, Inyiak Rasul Adalah Seorang Pembaharu Islam


Ilustrasi. Bangunan Sumatera Thawalib Padang Panjang yang lama masih kokoh berdiri. Kini, sekolah modern Islam pertama itu berganti nama jadi Perguruan Thawalib. Foto: Istimewa/ JPNN.com

 

Ayah nya dari Buya Hamka yaitu Inyiak Rasul adalah seorang pembaharu Islam di Minang Kabau.

Inyiak Rasul ini dikirim oleh ayahnya (kakek Buya Hamka) seorang guru tarekat tasawuf untuk belajar ke Makkah .

Sepulang Inyiak Rasul dari Makkah, Inyiak Rasul mengajarkan kajian sunnah, dimana kajian Inyiak Rasul ini banyak bertentangan dengan pemahaman masyarakat Minang yang banyak mngikuti kajian tarekat tasawuf yang jauh dari ajaran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasalam.

Hal ini bikin gerah para guru2 tarekat tasawuf di Minang.

Akhirnya ayah dari Inyiak Rasul mengusulkan agar guru2 tarekat tasawuf untuk bertemu dan menyampaikan semua keberatan kepada Inyiak Rasul . Tapi para guru2 tarekat tasawuf tidak mau bertemu .

Inyiak Rasul tetap mengajarkan kajian2 sunnah di Masjid Zuama’ Jembatan Besi di Kota Padang Panjang.

Karena Inyiak Rasul melihat sudah sangat banyak murid2 yang berdatangan dari berbagai daerah di Sumatera, Inyiak Rasul dengan bantuan murid2 dan penduduk setempat mendirikan Perguruan Thawalib Putra di Bukit Surungan, tidak jauh dari Masjid Zuama’.

Perguruan Thawalib Putra makin bertambah banyak murid2 yang menuntut ilmu diin Islam

Dari dalam negeri dan luar negeri. Murid2 yang dari pulau Djawa setelah tamat sampai di daerah nya mendirikan pesantren.

abu ayyub alsis

(nahimunkar.org)

(Dibaca 179 kali, 1 untuk hari ini)