Ayat Yaa Ayyuhal Ladziina dibaca Pangdam Dudung: Yaa Ayulah Alladzina

Silakan simak ini.

***

Non-Muslim Sentil Pangdam Jaya Salah Kutip Ayat Alquran


Aktivis non-muslim, Mangihut Hasudungan alias Bang Iyut di akun twitternya @kafiradikalis menyentil Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

 

Pangdam Jaya salah mengutip ayat Alquran saat memberikan peringatakan kepada Habib Rizieq Shihab (HRS) agar menjaga siakp dan ucapan.

 

Dudung mengutip ayat Alquran, Surat At-Tahrim ayat 6. Ayat ini berbunyi:

 

يَٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ
ءَامَنُوا۟
قُوٓا۟
أَنفُسَكُمْ
وَأَهْلِيكُمْ
نَارًا

 

Ya ayyuhallazina amanu qu anfusakum wa ahlikum nara.

 

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka

 

Dudung salah melafalkan ayat tersebut dua kali.

 

Dudung menyebut “Ya ayyulah...”, kemudian “anfusakum” dibacanya “anfusikum”.

 

“Ngucapin ayat Quran aja salah tapi dah berani mendiskreditkan Habib Rizieq Shihab,” sindir Iyut melalui akun Twitter pribadinya, @kafiradikalis, Sabtu (21/11/2020).

 

Aktivis buruh ini mengatakan, untungnya militer menerapkan sistem komando, sehingga anak buah wajib patuh dan tidak boleh protes pimpinan.

 

“Untung aja militer tuh sistem komando, coba sistemnya komunal lah bisa-bisa ada anak buahnya negur: Dan (Komandan), barusan salah ucap ayat Alquran, malu-maluin aja. Padahal dah gaya banget bawa-bawa Islam,” tandas Iyut.

 

Video Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman salah baca Ayat Al-Quran jadi viral di sosial media.

 

Banyak warganet yang menyebut salah baca Al-Quran sebagai teguran dari Allah SWT kepada Pangdam Jaya.

 

“Dibayar tunai,” sentil warganet.

 

[Video]

Sabar dong bang pic.twitter.com/RKgITnargP

— Abdul (@ammikku) November 21, 2020

https://twitter.com/i/status/1330040612939313153

 

…Ngucapin ayat Quran aja salah tapi dah berani mendiskreditkan Habib Rizieq Shihab.

Untung aja militer tuh sistem komando, coba sistemnya komunal lah bisa2 ada anak buahnya negur:

“Dan, barusan salah ucap ayat Alquran, malu2in aja…Padahal dah gaya banget bawa2 Islam”. (“,) https://t.co/jC1jMB9cU6

— H320HarunMasikuRaib@Jiwasrayagate (@kafiradikalis) November 21, 2020

[Demokrasi]

 

[PORTAL-ISLAM.ID] 22 November 2020 SOSIAL MEDIA

***

Sekadar cerita masa lalu

Di zaman Orde Baru masa Presiden Soeharto, ada menterinya yang ‘mucuki ndalang’ (mengawali mendalang, memainkan wayang) di acara wayangan di Solo Jawa Tengah. Dalam memainkan wayang itu sang menteri yang mendadak jadi dalang itu mempraktekkan baca al-fatihah, karena kan memang sama dengan membuka acara.

Begitu bismillah hingga ayat hampir akhir al-fatihah dibaca, ternyata sang menteri salah dalam mengucapkan akhir ayat. Mestinya ‘waladdhoolliin’, tapi sang menteri dalang dadakan ini membacanya: walad dholat dholit

Keruan saja jagat Indonesia jadi heboh.

Sang menteri itu langsung ‘mlayu nggendring’ (lari cepat) ke kota suci Makkah menjalankan umroh.

Tidak lama kemudian kekuasaan Orde Baru berakhir dengan lengsernya Pak Soeharto dari kursi kepresidenan 1998. Tentu saja sang menteri itu juga tidak terpakai lagi.

(nahimunkar.org)

(Dibaca 74 kali, 74 untuk hari ini)