macam-dakwahDi bulan puasa ini, yakni di bulan suci ramadhan, kita mesti menjaga akhlaq, menjaga lisan, tidak mengumpat, tidak mencela dan lainnya. Tapi justru mari kita menabung pahala dan ibadah sebanyak-banyaknya dalam rangka mencapai Ridho Allah Ta’ala.

Nah, diantara amal ibadah yang pahalanya tidak terputus adalah DAKWAH , AMAR MAKRUF NAHI MUNKAR. mengajak orang pada yang ma’ruf, dan mencegah orang dari yang mungkar.

Diantara hal ma’ruf yang paling ma’ruf dalah mentauhidkan Allah, menghidupkan Sunnah-sunnah Rasulullah dan berbuat baik pada sesama. Sedangkan diantara kemungkaran adalah membela ajaran sesat dan mendiamkannya. Orang yang mengajak kepada yang ma’ruf ya tentu harus didukung, sedangkan orang yang mengajak kemungkaran maka harus di pasung.

Diantara amar ma’ruf adalah menjaga aqidah ummat Islam dari kesesatan ajaran Syi’ah, sekte sempalan yang di impor dari Iran. dan diantara hal yang mungkar adalah mendiamkan kesesatan Syiah apalagi sampai membelanya.

Thoyyib…

Siapa sih yang tidak kenal dengan pria bersorban bernama MRS ??

Dia seorang orator ulung , pemimpin sebuah laskar amar makruf nahi mungkar bernama sebuah Front. Setiap ada aliran sesat, front ini langsung ambil bagian terdepan untuk mengecamnya, tapi anehnya untuk aliran sesat SYI’AH, imam besar FRONT ini adem ayem saja. Ada apa ?? Kan Ahmadiyyah, Liberal, Jamaah Islam Nusantara (JIN), dan Syiah, sama-sama sesat. Namun mengapa untuk aliran sesat Syi’ah habib ini bersikap kurang jelas !? Apa karena sahabat-sahabat nya banyak orang-orang Syi’ah ??

Ya, saya sih tidak menuduh MRS sebagai seorang Syi’ah. Justru saya berharap ia adalah seorang da’i Sunni yang istiqomah diatas al-haq. Akan tetapi, melihat berbagai gelagatnya yang agak “aneh” dalam hal masalah syi’ah ini, saya khawatir ia (minimal) dijadikan alat oleh Syiah untuk legalitas tumbuh suburnya sekte sesat dari Iran itu dengan dalih “Ada Syiah yang ekstrem dan ada Syiah yang moderat”.

Sekali lagi, saya tidak berharap kalai MRS itu Syi’ah. Karena menurut sejumlah Ulama dinegeri ini yang pernah saya tanya, MRS itu orang yang terpenjara oleh-oleh orang-orang di sekitarnya. Dan tampaknya pemimpin FRONT ini banyak di kelilingi orang-orang syiah yang mengikatnya (?)… hingga beliau tidak independen dalam bersikap dengan syiah. Sehingga, berat untuk menjustifikasi bahwa MRS adalah Syi’ah. Akan retapi faktanya ia sangat terkesan membela Syi’ah.

Untuk kali ini, saya tidak ingin membahas itu. Namun saya ingin menuntut ucapan seorang yang mengaku cinta kepada Ahlul Bait. Dalam beberapa ceramahnya yang di dengar oleh para malaikat penghuni langit, MRS mengatakan:

“Kalau ada dai-dai di atas mimbar mencaci maki ahlul bait atau sahabat Nabi, turunkan! Bakar mimbarnya! Ana nggak mau tahu, mau Syi’ah kek, wahabi kek. Caci maki sahabat, caci maki ahlul bait, berarti musuh ana”.

-selesai kutipan-

Demikianlah diantara orasi seorang MRS. Kini tinggal kita tunggu, apakah MRS memerintahkan FRONT untuk menurunkan atau menghentikan Husen Al-Attas dari Radio Rasil, dan memerintahkan laskar FRONT-nya untuk membakar mimbar Radio Rasil.!? JANGAN CUMAN KOAR-KOAR !! BUKTIKAN !!

Kami setia menunggu pelaksanaan nyata dari perkataannya itu. Walau sampai sekarang pada faktanya MRS tidak pernah membakar mimbar Radio Rasil bahkan justru ia menjadikan Radio Rasil sebagai salah satu corong untuk menyebarkan apa yang dia maui untuk diucapkan.

Padahal, jelas-jelas Husein Alatas di Radio Rasil dengan seenaknya menghina Sahabat mulia Rasulullah Abu Hurairah, dan jelas-jelas Husein Alatas di Rasil menghina Seorang Mujahid dari kalangan Sahabat mulia Rasulullah, yakni Mu’awiyah Bin Abi Sufyan Radhiyallahu’anhu dan menganggapnya BUKAN SAHABAT NABI?! sehingga sempat membuat Al-Ustadz Abu Muhammad Jibriel (MM) dan Ustadz Muhammad Khathat (FUI) berlepas diri dari Radio Rasil dan berlepas diri dari Husein Alatas, serta sempat terlibat mubahalah dengan sahabat kami Ustadz Dr.Haidar Bawazier.

Bukankah itu namanya penghinaan terang-terangan wahai MRS ?? Fa’tabiruu yaa Ulul Albaab !!

Khalifah Umar Bin Abdil Aziz Rahimahullah seumur hidupnya tidak pernah menghukum cambuk seseorang dengan tangannya sendiri, kecuali seorang yang menghina Mu’awiyah Bin Abi Sufyan Radhiyallahu’anhu Wa Ardhoh.

Muawiyah bin Abi Sufyan, salah satu sahabat yang banyak dijadikan sasaran kezaliman kaum muslimin dari masa ke masa. Terlebih ketika ajaran sekte Syi’ah mulai banyak mempengaruhi pemikiran kaum muslimin. Semangat untuk mencela Muawiyah semakin berkobar.

Bagi syiah Indonesia yang jago taqiyyah seperti Husein Alatas dan orang-orang yang bersamanya, untuk bisa mencela Abu Bakar, Umar, dan Utsman butuh banyak mempertimbangkan resiko, sebab kaum muslimin masih sangat loyal kepada mereka. Sebagai langkah awal, mereka arahkan pemikiran kaum muslimin untuk menjatuhkan karakter sahabat Muawiyah Bin Abi Sufyan radhiyallahu ‘anhu, atas nama cinta ahlul bait. Setelah mereka berani mencela satu sahabat, selanjutnya mudah bagi syiah untuk mengarahkan mereka agar mencela sahabat lainnya.

Abu Taubah Al-Halabi mengatakan,

إن معاوية بن أبي سفيان سِترٌ لأصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم، فمن كشف السِّترَ اجترأ على ما وراءه

Sesungguhnya Muawiyah bin Abi Sufyan adalah tabir bagi para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Siapa yang menyingkap tabir itu, dia akan menyakiti kehormatan orang yang berada di balik tabir.” (Kitab Al-Bidayah wa An-Nihayah 8:139)

Namun, sayang seribu sayang, MRS teriak dengan pernyataan kosongnya diatas dan bahkan justru berpelukan dan bergandeng tangan dengan para missionaris-missionari Syi’ah penghina para Sahabat Nabi itu, diantaranya adalah Husein Alatas.

Demi Allah yang jiwaku berada di genggamanNya, aku tidak akan terima dan tidak tinggal diam bilamana Sahabat-sahabat Nabi ku di lecehkan wahai MRS !! Aku tidak terima !! Aku siap mengalirkan darahku demi membela kehormatan para kekasih-kekasih Nabiku !! Buktikan ucapanmu wahai MRS !! Buktikan ucapanmu !! Bakar mimbar Rasil !” Seret itu Husein Alatas !! Atau……?? Jangan-jangan engkau juga sependapat dengan Husein Alatas bahwa Mu’awiyah Bin Abi Sufyan bukan Sahabat Nabi !?? Kalla wa Alfi Kalla !!

Abu Husein At-Thuwailibi.

Ilustrasi: Googleimage

(nahimunkar.com)

(Dibaca 7.691 kali, 1 untuk hari ini)