Bahaya Pintu-Pintu Jebakan Syiah


 

Oleh: Abu Muas T. (Pemerhati Masalah Sosial)

Tak dapat dinafikan, ternyata hingga kini tidak sedikit ummat Islam yang masih belum paham tentang ajaran syiah. Mereka menganggap syiah sebagai suatu madzhab atau sekte dalam Islam, sehingga mereka anggap bahwa perbedaan antara syiah dan Islam hanyalah perbedaan antar madzhab yang harus disikapi dengan penuh toleransi. 
  
Kesalahpahaman ini dapat terjadi disebabkan oleh dua sebab utama:
Pertama, belum memahami Islam secara kaffah (integral) terutama pada fungsi Al-Qur’an sebagai Al Furqon yaitu pembeda dan pemisah antara haq dan batil (QS. Al Baqarah, 2:185). Ketidakpahaman ini menjadikan tidak mudah bagi yang bersangkutan memahami perbedaan antara ajaran keimanan dan ajaran kekafiran.

Kedua, cukup memahami Islam namun belum mengenal ajaran syiah yang sesungguhnya. Hal ini disebabkan ia belum mempelajari syiah dari sumber aslinya atau mungkin karena keberhasilan ber”taqiyah”nya para tokoh syiah menampakkan ke permukaan seakan-akan ajaran syiah tidaklah berbeda dengan Agama Islam. Dipropagandakannya bahwa perbedaan yang ada seolah-olah hanyalah dalam masalah furu’iyyah, padahal sebenarnya perbedaan itu bersifat pokok (ushul) yaitu menyangkut aqidah dan syari’ah. 

Tahapan pemahaman yang berbeda terjadi dari waktu ke waktu sehingga untuk mengetahui secara lengkap perlu menelaah marhalah perkembangannya. Hal ini penting untuk diketahui oleh semua pihak, termasuk pengikut syiah. Yang terakhir ini dimaksudkan agar mereka dapat melihat dimana saat ini posisinya berada dan diharapkan segera melakukan upaya perbaikan diri untuk kembali ke jalan yang benar.

Banyak sekali pintu-pintu jebakan yang digunakan orang-orang syiah terutama para tokohnya, dalam upaya untuk menyesatkan aqidah ummat manusia (khususnya Ummat Islam). Beberapa jebakan syiah di antaranya adalah cinta kepada Rasulullah SAW dan Ahlul Bait, taqiyah, taqriib dan nikah mut’ah.

Jebakan-jebakan syiah seperti di atas akan diuraikan pada bagian berikutnya.

Tulisan ini dicuplik dari buku berjudul, “Bahaya Syiah Terhadap Akidah dan NKRI” yang tidak lama lagi akan diterbitkan oleh penerbit Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS).

•    Redaksi ANNAS Indonesia

22 Maret 2021 08:43

(nahimunkar.org)

(Dibaca 456 kali, 1 untuk hari ini)