Ilustrasi- Baca al-Qur’an/ fimadani.com

Banda Aceh –Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh akan menyiarkan langsung melalui media elektronik proses uji baca Al Quran para bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang maju pada Pemilukada 2011.

Tahapan tersebut digelar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Rabu (26/10) nanti.

“Uji baca Al Quran ini terbuka untuk umum. Bahkan akan disiarkan lewat televisi dan radio,” kata Ketua Kelompok Kerja Uji Baca Al Quran KIP Aceh Tgk Akmal Abzal di Banda Aceh, Senin (10/10).

Dia menjelaskan, masing-masing bakal calon gubernur dan wakil gubernur akan diuji enam ayat dan satu surah. Rinciannya, tiga ayat di antara juz 1 hingga 15, tiga ayat di antara juz 16-29, dan satu surah di Juz 30 atau Juz Amma.

“Uji baca Al Quran ini akan dinilai oleh tiga orang penilai independen dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Departemen Agama, dan Lembaga Pendidikan Tahfiz Quran (LPTQ),” katanya.

Penilaian meliputi tajwid, kefasihan membaca ayat suci, dan adab. Aspek tajwid mempunyai skor 50, fasahah 30 poin, dan adab membaca Al Quran 20 poin.

“Untuk bisa lulus uji ini, masing-masing kandidat harus meraih minimal 50 poin,” kata Akmal Abzal.

KIP Aceh akan memberikan form penilaian kepada tiga juri yang telah ditentukan.”Juri nantinya hanya mengisi mampu atau tidak calon membaca Al Quran,” ujar Akmal. “Uji baca Al Quran ini bersifat final.”

Sementara itu, uji baca Al Quran bagi bakal calon bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota akan dilaksanakan di masjid agung setempat. Jadwalnya akan ditetapkan oleh KIP kabupaten/kota masing-masing kandidat.

Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Aceh digelar 24 Desember 2011. Pemilihan itu digelar serentak dengan pilkada 17 bupati/wali kota beserta wakilnya.

Hingga batas akhir pendaftaran, 7 Oktober 2011, hanya tiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftar. Yakni dua pasangan dari jalur perseorangan dan satu pasangan dari partai politik.

Dua pasangan dari jalur perseorangan, yakni Irwandi Yusuf dan Muhyan Yunan serta Ahmad Tajuddin dan Teuku Suriansyah. Sedangkan dari partai politik, yaitu Muhammad Nazar dan Nova Iriansyah yang diusung oleh Partai Demokrat, PPP, dan SIRA. (Hra) SpontanNews. Oct 11, 2011

(nahimunkar.com)