Eramuslim – Sebanyak 60 Muslim Iran dilaporkan terancam eksekusi hukuman mati oleh pemerintah Syiah Teheran, sebagai aksi balasan atas eksekusi mati pemberontak Syiah Arab Saudi, Sheikh Nimr Baqir Alnimr, pada Sabtu 2 Januari 2015.

Dalam surat protes yang diajukan Asosiasi Muslim Iran meminta dunia internasional dan negara-negara Islam untuk menekan pemerintah Syiah Teheran dari apa yang disebut balas dendam politik atas eksekusi mati kaki tangan mereka di wilayah kawasan.

Seperti dilansir situr Amed News dari asosiasi menyatakan bahwa ada 27 terdakwa mati warga Muslim Iran yang kini menunggu waktu pelaksanaan eksekusi, setelah sejak pertengahan pekan ini telah dipindah dari penjara Rajai di kota Karaj dekat Teheran ke sel isolasi eksekusi mati pemerintah.

Asosiasi Muslim menyatakan bahwa mereka yang kini di dalam sel isolasi mati ditangkap antara tahun 2009 hingga 2011 atas berbagai tuduhan rekayasa badan intelejen Iran, seperti menghasut pemberontakan, anggota dari gerakan Salafi, melawan Allah dan Rasulnya, atau berbuat kerusakan di muka bumi. (Alarabiya/Ram)

Sumber : zahid (eramuslim.com) – Minggu, 10 Januari 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 910 kali, 1 untuk hari ini)