Eramuslim.com – Lama tidak terdengar kabarnya, Hartoyo “LGBT” rupanya mulai mencari perhatian dengan cara mengkritik kebijakan “Maghrib Mengaji” Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Namun salah satu postingan Hartoyo yang juga dikenal sebagai pendukung Ahok, kali ini dianggap sudah sangat keterlaluan, karena menganggap dan menyamakan suku Sunda dengan (maaf) Anjing.

“Ngajari at (atau) ngajak org (orang) sunda ngaji, it (itu) sama aja, ngajari anjing menggonggong (smiley senyum),” tulis Hartoyo, yang pernah menjadi Ustad Jadi-jadian versi Kompas TV, lewat akunnya @HartoyoMdn

Postingan ini dianggap sudah melewati batas, bahkan beberapa tokoh meminta agar pihak kepolisian segera menangkap Hartoyo yang mengaku Islamnya versi Jaringan Islam Liberal alias JIL. Postingan ini dianggap sudah melewati batas, bahkan beberapa tokoh meminta agar pihak kepolisian segera menangkap Hartoyo yang mengaku Islamnya versi Jaringan Islam Liberal alias JIL.

hartoyo-banci

“Dia sudah gila ya ? Menyamakan manusia dengan anjing, dia pikir mengaji itu sama saja dengan menggonggong,” ujar Heikal Safar marah.

Heikal selaku sekjen Partai Priboemi menganggap Hartoyo manusia yang tidak pantas berkeliaran secara bebas, karena pendapat dan ucapannya hanya akan membuat masyarakat semakin tidak nyaman.

“Sebaiknya pemerintah tidak memberikan kesempatan kepada para penganut LGBT, mereka tidak pantas berada di Indonesia,” ujar Heikal.

Bahkan Heikal meminta agar pemerintah mengeluarkan peraturan tentang larangan tentang LGBT, “tidak pernah ada yang namanya LGBT itu membawa kesejahteraan bagi masyarakat lainnya,” pungkas Heikal. Sepertinya sudah saatnya urang Sunda mencari banci kaleng bernama Hartoyo ini untuk diproses. (ts/pb)

Sumber: eramuslim.com/ Selasa, 26 Rajab 1437 H / 3 Mei 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.283 kali, 1 untuk hari ini)