Bandingkan Cuit Abu Janda ‘Islam Arogan’ dengan Surat Ancaman PKI 1953 ke ‘Agen Agama Arab’ (repost)

 

Nada kebencian terhadap Islam dan Arab dengan ancaman agar ke agama setempat dikemukakan dalam surat ancama PKI terhadap Kyai dan Umat Islam yang disebut ‘Agen Agama Arab’. (lihat surat PKI 1953 di bawah).

Adapun Permadi Arya alias Abu Janda dalam cuitannya di twitter sebagai berikut:

Cuitan Permadi Arya yang ditujukan kepada Tengku Zulkarnain berbunyiYang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat.

Sedangkan cuitan yang ditujukan kepada akun @awemany berbunyiIslam memang agama pendatang dari Arab, agama asli Indonesia itu sunda wiwitan, kaharingan dll. dan memang arogan, mengharamkan tradisi asli, ritual orang dibubarkan, pake kebaya murtad, wayang kulit diharamkan. kalo tidak mau disebut arogan, jangan injak2 kearifan lokal.

Sehingga Abu Janda dilaporkan ke polisi dengan dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama.

Anehnya, Abu Janda yang sudah dilaporkan aneka kasus penghinaan yang dilakukannya hingga 6 kali kasus dilaporkan ke polisi itu, tampaknya Abu Janda masih melenggang belum ditahan.

Silakan simak ini untuk membandingkan antara bencinya PKI Komunis 1953 terhadap Islam dan Umat Islam (bandingkan) dengan Abu Janda/Permadi Arya yng kini sedang ramai soal hinaannya terhadap Islam dalam kasus dia menyebut Islam agama pendatang dari Arab yang arogan itu.

***

Ini Ancaman PKI di Tahun 1953 Mirip Propaganda Musuh Islam Saat Ini


Ini ancaman PKI di tahun 1953 mirip propaganda musuh-musuh Islam di masa kita. Tinggalkan agama Arab, kembali ke ajaran leluhur nusantara.


Tertanggal 25 Djuli 1953
Kepada
H. DJAHARI
Di
Tjibeureum

Bebas!
Dengan ini kami peringatkan kepada kamu, jang mempunjai kedudukan sebagai; Agen Agama ‘Arab, penjebar agama D.I, kawan/pembantu D.I, sebagaimana telah kami peringatkan pada rapat umum PKI di Lapang Oleh Raga Tjibeureum, SUPAJA SETERIMANJA PERINGATAN INI, SUPAJA TOBAT, SUPAJA MENGHENTIKAN SEMUA GERAKNJA, SUPAJA KEMBALI KEPADA AGAMA KARUHUN KITA SILIWANGI. Tentang Tuhan Allah jang kamu takuti tentang Muhammad penipu jang kamu pudja, biarkan kami jang menumpas/melawannja.

Kami menunggu bukti tobat kamu; AWAS AWAS, sekali lagi AWAS, Ingatlah pembalasan dari kami kaum PROLETAR.

Dari kami
RAKJAT PROLETAR TJIBEUREUN


Sejarah terulang, cuma dengan format yang beda.

Sumber : portalpiyungan.com – Minggu, 10 Januari 2016

Posted on 10 Januari 2016

by Nahimunkar.org

https://www.nahimunkar.org/ancaman-pki-tahun-1953-mirip-propaganda-musuh-islam-saat/

 
 

***

Hayoo Lho… Tak Bisa Ngeles Lagi, Jejak Digital Buktikan Abu Janda Bukan Cuma Sekali Bilang Islam Arogan

Posted on 1 Februari 2021

by Nahimunkar.org


Hayoo Lho… Tak Bisa Ngeles Lagi, Jejak Digital Buktikan Abu Janda Bukan Cuma Sekali Bilang Islam Arogan

  • Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika Akhmad Sahal: “Twit @permadiaktivis1 yg bilang Islam sbg arogan ini ngaco banget….” … yang jadi masalah adalah Permadi Arya melabeli Islam sebagai agama arogan. 

Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda
mengklaim cuitannya soal Islam arogan hanya balasan atas twit mantan Wasekjen MUI, Tengku Zulkarnain.

Namun jejak digitalnya membuktikan Abu Janda tidak hanya sekali menyebut Islam agama pendatang dari Arab yang arogan kepada budaya lokal.

Selain kepada Tengku Zulkarnain, Abu Janda juga membuat cuitan saat merespon twit @awemany.


Cuitan Permadi Arya yang ditujukan kepada Tengku Zulkarnain berbunyiYang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat.

Sedangkan cuitan yang ditujukan kepada akun @awemany berbunyi: Islam memang agama pendatang dari Arab, agama asli Indonesia itu sunda wiwitan, kaharingan dll. dan memang arogan, mengharamkan tradisi asli, ritual orang dibubarkan, pake kebaya murtad, wayang kulit diharamkan. kalo tidak mau disebut arogan, jangan injak2 kearifan lokal.

Tangkapan layar cuitan Abu Janda kepada @awemany dibagikan oleh Tengku Zulkarnain melalui akun Twitter pribadinya, @ustadtengkuzul, Senin (1/2).

“Abu Janda bkn hanya merespon cuitan saya tentang Islam Arogan. Dalam cuitan kepada saudara Awemany ini dia tetap menegaskan bahwa Islam memang Arogan. Bahkan menegaskan kata kata KEBAYA MURTAD. Sudah keadaan begini saja dia tidak jujur. Masih ngeles sana sini. Semoga hukum tegak,” cuitan Tengku Zulkarnain.

Sebelumnya, tokoh NU Akhmad Sahal membagikan tangkapan layar dua cuitan Abu Janda yang menyebut Islam arogan.

“Twit @permadiaktivis1 yg bilang Islam sbg arogan ini ngaco banget. Memang ada aliran Islam tertentu yg haramkan tradisi lokal, tp muslim yg menentang aliran tsb banyak sekali. Paham keislaman NU justru sangat ramah dgn tradisi lokal. Menyebut Islam argoan itu koplak!,” cuit Akhmad Sahal pada 27 Janurai 2021.

Abu Janda merespon cuitan Akhmad Sahal. Ia menuding Akhmad Sahal mengambil cuitannya tanpa konteks.

“Jangan diambil tanpa konteks donk yai @sahaL_AS, itu ngejawab cuitan tengkuzul yang provokatif rasis, bukan twit mandiri di temlen,” balas Permadi Arya melalui akun Twitternya, @permadiaktivis1.

Akhmad Sahal membalas pernyataan Abu Janda. Ia menyebut tak masalah Permadi mengkritik Tengku Zulkarnain.

Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika ini menyebut yang jadi masalah adalah Permadi Arya melabeli Islam sebagai agama arogan.

“Kalo gitu, harusnya fokus aja mengkritik paham keislaman Tengkuzul cs, bukan melabeli Islam sebagai arogan. Tengkuzul memang Islam, tp Islam jauh lebih luas dan lebih beragam. Islam tak identik dgn Tengkuzul,” tandas Akhmad Sahal. []

DEMOKRASI News 
 Senin, 01 Februari 2021Ikuti
https://www.nahimunkar.org/hayoo-lho-tak-bisa-ngeles-lagi-jejak-digital-buktikan-abu-janda-bukan-cuma-sekali-bilang-islam-arogan/

  Posted on 2 Februari 2021

by Nahimunkar.org

 

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 129 kali, 1 untuk hari ini)