okezone.com

Korban jiwa dalam banjir bandang di bagian selatan Filipina meningkat menjadi 521. Banjir itu dipicu oleh munculnya Angin Topan Washi pada Sabtu kemarin.

Departemen Kesejahteraan Sosial mengatakan sekitar 200.000 orang kehilangan tempat tinggal,dan 20.000 orang mengungsi dan dibawa ke penampungan di Iligan dan Cagayan de Oro. “Kami berlari untuk kehidupan kita”

Inilah beritanya

***

Korban Jiwa Topan Filipina Meningkat Jadi 521

ILIGAN – Palang Merah Filipina melaporkan, korban jiwa dalam banjir bandang di bagian selatan Filipina meningkat menjadi 521. Banjir itu dipicu oleh munculnya Angin Topan Washi pada Sabtu kemarin.
Menurut Palang Merah Filipina, korban yang tewas akibat angin topan itu akan semakin meningkat. Banyak warga yang dinyatakan hilang. Banjir yang dipicu oleh angin topan itu juga sudah menyapu banyak desa di Pulau Mindanao. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Minggu (18/12/2011).
Angin Topan Washi menyerang Pulau Mindanao yang terletak di bagian selatan Filipina, tepatnya di Kota Cagayan de Oro dan Iligan pada Jumat kemarin dan menyebabkan hujan badai. Para petugas huru hara, militer, dan kepolisian Filipina tampak bahu-membahu dalam melakukan evakuasi di tempat kejadian perkara.
Sekira 100 ribu warga Filipina kini hidup dalam pengungsian karena rumah-rumah yang mereka tempati hancur. Sementara itu 200 orang juga dikabarkan hilang dalam bencana ini.
Menanggapi hal ini, Amerika Serikat (AS) juga menyatakan simpatinya terhadap korban yang tewas dan menegaskan, akan memberikan bantuan ke Filipina.
Presiden Filipina Benigno Aquino juga berencana untuk mengunjungi lokasi bencana setelah dirinya usai mengadakan rapat dengan anggota kabinetnya.(rhs) okezone.com Aulia Akbar
Minggu, 18 Desember 2011 13:15 wib

***

200.000 orang kehilangan tempat tinggal

Departemen Kesejahteraan Sosial mengatakan sekitar 200.000 orang kehilangan tempat tinggal,dan 20.000 orang mengungsi dan dibawa ke penampungan di Iligan dan Cagayan de Oro. “Kami berlari untuk kehidupan kita”

Jurubicara militer Kolonel Leopoldo Galon mengatakan, pencarian dan penyelamatan akan terus berlangsung di sepanjang garis pantai di Misamis Oriental dan Lanao del Norte provinsi. “Saya tidak bisa menjelaskan bagaimana hal ini terjadi, seluruh desa tersapu ke laut oleh banjir bandang,” kata Galon.

“Saya belum pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya. Ini bisa lebih buruk daripada Ondoy,” katanya, mengacu pada badai 2009 yang menggenangi ibukota, Manila, menewaskan ratusan orang. Gambar televisi menunjukkan mayat tertutup lumpur, mobil menumpuk di atas satu sama lain dan rumah rusak. Helikopter dan kapal laut mencari korban selamat dan korban.

“Kami menyelamatkan diri agar dapat hidup ketika kita mendengar meniup peluit keras dan diikuti oleh big bang,” kata Michael Mabaylan, tukang kayu 38 tahun, kepada Reuters. Dia mengatakan istri dan lima anak semuanya aman.

Pekerja bantuan mengatakan Crislyn Felisilda World Vision prihatin tentang anak-anak yang menjadi terpisah dari keluarga mereka atau kehilangan orang tua mereka. “Banyak anak mencari orang yang mereka cintai,” katanya, menambahkan anak-anak “menangis dan menatap ke luar langit”, jelasnya.

Perahu penyelamat menyelamatkan setidaknya 15 orang dari laut, ujar juru bicara militer Letnan Kolonel Randolph Cabangbang, kepada wartawan.

Walikota Iligan Lawrence Cruz mengatakan banyak orang merasa terkejut ketika air naik satu meter (tiga kaki) dalam waktu kurang dari satu jam, memaksa orang- rang naik ke atap. “Kebanyakan dari mereka sudah tidur saat banjir memasuki rumah mereka,” katanya. “Ini adalah banjir terburuk di kota kami yang telah mengalami beberapa kali.”

Badan bencana nasional mengatakan tidak bisa memperkirakan kerusakan tanaman dan properti, termasuk tentara dan polisi, telah mengevakuasi keluarga dan memulihkan korban.

Selayaknya kaum Muslimin di mana saja berada membantu saudaranya yang sekarang menghadapi musibah. Inna lillahi wa inna raji’un. (mh/wb) ERAMUSLIM > DUNIA

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/topan-menewaskan-256-kawasan-muslim-mindanao.htm
Publikasi: Sabtu, 17/12/2011 20:46 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 247 kali, 1 untuk hari ini)