Banjir Jakarta_8234561242

Suasana Bencana Banjir 2013 Di Jakarta, Kamis (17/1 2013)./ @IRNewscom

Banjir di Jakarta kali ini datang lagi dan datang lagi. Begitu mulai surut, tahu-tahu disusul banjir baru yang lebih tinggi lagi.

Semoga cobaan ini menjadikan hati Ummat Islam ingat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan bertaubat dari segala dosa yang selama ini diperbuat sert tidak ingat akherat.

Inilah berita-beritanya.

***

Kamis, 17/01/2013 16:36 WIB

Tanggul Latuharhari Jebol, Rel Kereta Tinggal ‘Tulang’

Fajar Pratama – detikNews

Banjir Jakarta_8234561243

Fajar/detikcom

Jakarta – Tanggul yang jebol di aliran air Banjir Kanal Barat, Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, berdampak pada rel kereta api jurusan Manggarai-Tanah Abang. Rel itu kini tak memiliki bantalan tanah karena tergerus arus air, hanya tinggal besi relnya saja.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (17/1/2013), tanah penyangga rel amblas karena terbawa arus air yang deras. Yang tersisa kini hanya besi rel dan beton pengapitnya.

Akibat rel yang tak memiliki penyangga tanah, kereta api yang biasa melintasi wilayah itu tak beroperasi. Selain itu, stasiun yang berada paling dekat dengan rel yakni stasiun Sudirman juga terendam air.

“Jebolnya pukul 08.00 WIB pagi tadi,” kata Kirman, salah seorang warga di lokasi.

Tanggul yang jebol memang cukup parah. Lebar kerusakan mencapai 10 meter, terbentang dari wilayah Latuharhari hingga arah pasar Kamboja.

Air akibat tanggul yang jebol melintasi rumah-rumah warga, stasiun, jembatan, hingga ke arah bundaran HI.

(mad/nrl)

***

Jokowi Bengong Saksikan Tanggul Jebol di Latuharhary

Banjir Jakarta_8234561244

Joko Widodo (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) terlihat jongkok termenung melihat kondisi tanggul aliran Kali Ciliwung di kawasan Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat yang jebol akibat derasnya arus aliran sungai Ciliwung.

Pantauan Okezone, mantan Wali Kota Solo itu hanya bisa tertegun dengan posisi jongkok di atas rel kereta sambil memandang ke arah tanggul.

Saat ini, upaya untuk menahan laju air agar tidak semakin parah membanjiri ruas jalan Latuharhary ini masih terus dilakukan. Puluhan prajurit TNI pun sudah diturunkan untuk membantu membuat tanggul sementara dengan karung berisi batu dan pasir.

Di sisi lain, papan reklame berukuruan besar yang berada di lokasi tanggul kali Ciliwung yang jebol ini sempat terjadi pergerakan. Situasi ini sempat membuat warga yang ada di lokasi panik dan membuat petugas menghentikan pembuatan tanggul sementara.

(put)

Arief Setyadi – Okezone Kamis, 17 Januari 2013 17:08 wib wib

***

Banjir Dahsyat Jakarta

5 Orang Meninggal, 15.447 Masih Mengungsi

Tribunnews.com – Kamis, 17 Januari 2013 16:33 WIB

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA–Banjir hingga ini masiH menggenangi beberapa wilayah di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Joko Wibowo, pada Kamis (17/1) telah mengeluarkan pernyataan darurat bencana banjir berlaku 17-27 Januari 2013.

Dengan adanya pernyataan darurat maka seluruh potensi sumber daya nasional dapat dikerahkan untuk membantu penanganan bencana banjir Jakarta.

DR. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB menjelaskan, banjir menggenangi 500 RT, 203 RW di 44 kelurahan yang tersebar di 25 kecamatan. Jumlah penduduk yang terendam 25.276 KK atau 94.624.

“Pengungsi mencapai 15.447 jiwa. Hingga saat data sementara tercatat 5 orang meninggal sejak Selasa (15/1) hingga hari ini. Pendataan masih dilakukan,” ujarnya dalam rilisnya kepada Tribun, Kamis (17/1/2012).

Nama korban meninggal antara lain: Angga (13 thn, L) warga RT 05 RW 01 Kel. Tanjung Duren Utara, Kec.Grogol Petamburan, Jakarta Barat karena hanyut ke sungai Sekretaris. Kemudian, Mak Inah (82 thn, P) warga Kampung Pulo, Jatinegara karena usia.

Mujiyo (46 thn, L) warga RT 05 RW 05 Kel Kedaung Kaliangke, Kec Cengkareng Jakarta Barat karena tersengat listrik. Muhamad Haikal (2 thn, L) arga RT 05 RW 05 Kel Kedaung Kaliangke, Kec Cengkareng Jakarta Barat karena jatuh dari tempat tidur di rumahnya yang sedang banjir serta Solahuddin (35 thn, L) warga Kalibata Pulo, Kec Pancoran Jakarta Selatan karena kesetrum listrik.

Hingga pukul 15.00 Wib, tinggi muka air sungai Ciliwung di Manggarai sudah turun hingga 930 cm Siaga 2. Sungai yang lain: Katulampa 80 cm Siaga 4

Depok 215 cm, Siaga 3 Angke Hulu 300 cm, Siaga 2 Pesanggrahan 125 cm, Siaga 4
Krukut Hulu 150 cm, Siaga 4 Cipinang Hulu 160 cm, Siaga 3 Sunter Hulu 90 cm, Siaga 4 Karet 710 cm, Siaga 1 Pulogadung 710 cm, Siaga 1 Pasar ikan 175 cm, Siaga 3.

Penulis: Rachmat Hidayat

(nahimunkar.com)

(Dibaca 295 kali, 1 untuk hari ini)