VIVA.co.id – Banjir mengepung Jakarta di awal pekan ini. Bahkan, banjir juga merendam kantor Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Banjir mulai merendam sejumlah wilayah di Jakarta usai diguyur hujan deras sejak Senin dini hari, 9 Februari 2015.

Berdasarkan informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir tak hanya menggenangi jalanan, tapi juga merendam permukiman warga.

Titik banjir terbanyak ditemukan di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Di Jakarta Barat, ketinggian banjir bervariasi dari 10 sentimeter hingga 60 sentimeter. Seperti di Jalan Latumenten, Taman Ratu, Kapuk, Jalan Kyai Tapa depan Trisakti, Daan Mogot dan Jelambar.

Di Jakarta Utara, banjir merendam kawasan Kapuk Muara dan Jalan Yos Sudarso.

Banjir Jakarta
Sementara di Jakarta Timur, banjir terpantau terjadi di beberpa titik yakni sekitar Jalan Pulonangka Kecamatan Kayuputih, Jalan Matraman dan Jalan Pramuka.

Sedangkan di Jakarta Pusat, banjir menggenangi Jalan Kampung Irian di Kemayoran, Gerbang Tol Cempaka Putih, Jalan Senen Raya, Jalan Cempaka Putih Tengah, Jalan Letjen Suprapto, Jalan Kwitang dan Jalan Jaksa.

Tak hanya itu, banjir juga merendam Balai Kota Jakarta di Jalan Merdeka Selatan Jakpus. Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memompa air yang menggenangi seluruh komplek tempat Ahok bekerja itu. (one)

(nahimunkar.com)