#viralkan
BIAR KITA COCOL RAME RAME
?????
NAH LOE ..
Alamat anda udah kami kantongi..
Desa #Bangkes #Pamekasan.
Anaknya msih sekolah di malang dan anak seorang kiyai pula.
In syaa Allah #LPI madura akan silaturahim ke kediaman orang tuanya untuk meminta klarifikasi.
Sekalian ngajak ngopi
Tolong yg jual meterai..
jika Farid mau beli..bilangin udah habis..
Dah gitu aja..

Via fb Ahmad Abubekar Thayib

***

VIRALKAN! Farid, Oknum Berseragam Banser yang Cari FPI dan Sebut Islam Tai, Diberi Tiket GRATIS ke Lombok

Viralnya video oknum anggota Banser (Barisan Ansor Serbaguna) bernama Farid, yang saat membubarkan deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya Jawa Timur dengan lantang mencari laskar Front Pembela Islam (FPI) dan meneriakkan ‘Islam Tai’, rupanya menggerakkan hati Ustaz Azzam M. Izzulhaq. Dengan rendah hati, beliau mencari Farid, oknum berseragam banser yang mencari FPI dan meneriakkan “Islam Tai” dan memberi tiket pesawat GRATIS, agar Farid dapat bertemu dengan para laskar FPI yang kini sedang berada di Lombok.

“Tolong sampaikan dengan FARID, oknum yg mencari FPI dan berteriak “ISLAM TAI” Kamis 30 Agustus 2018 pesawat jam 06.55 dari Juanda Surabaya dan tiba di Praya Lombok jam 08.55 kalau mau ketemu FPI. Tiba di Lombok dijemput dan diajak sarapan dulu.

Booking Code-nya DM saya,” cuit Ust. Azzam melalui akun twitter @AzzammIzzulhaq.

Tolong sampaikan dengan FARID, oknum yg mencari FPI dan berteriak “ISLAM TAI” Kamis 30 Agustus 2018 pesawat jam 06.55 dari Juanda Surabaya dan tiba di Praya Lombok jam 08.55 kalau mau ketemu FPI. Tiba di Lombok dijemput dan diajak sarapan dulu.

Booking Code-nya DM saya. pic.twitter.com/chcSEXK3r4

— Azzam M Izzulhaq (@AzzamIzzulhaq) August 28, 2018

Seperti ramai dikabarkan, dalam insiden di Jalan Indrapura, Surabaya, Ahad, 26 Agustus 2018 lali, oknum berseragam Banser nampak berteriak-teriak di depan polisi yang sedang mengamankan aksi. Mereka mencari laskar Front Pembela Islam (FPI).

Tak hanya itu, para anggota Banser menyuruh polisi minggir dan tidak menghalangi jalan mereka.

“Aku butuh FPI, Islam tai. Polisi minggir, aku butuh FPI saat ini,” teriak salah satu oknum berseragam Banser bernama Farid di depan polisi.

Berikut videonya:

Video:

Sumber : portal-islam.id

***

10 Pembatal Keislaman

Pertanyaan.: Apakah pembatal-pembatal Islam?

Jawaban : Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah berkata: ‘Ketahuilah, sesungguhnya pembatal Islam terbesar ada sepuluh perkara:

Pertama: syirik dalam beribadah kepada Allah I yang tiada sekutu baginya, berdasarkan firman Allah I:

قال الله تعالى: إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا [النساء/48]

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. (QS. an-Nisa` :48)

Termasuk syirik adalah menyembelih bukan karena Allah I, termasuk orang yang menyembelih untuk jin atau untuk kuburan.

Kedua: Barangsiapa yang menjadikan perantara di antaranya dan di antara Allah I, berdoa dan meminta syafaat kepada mereka (dalam hal yang tidak ada yang mampu selain Allah, red nm) dan bertawakkal kepada mereka niscaya ia menjadi kafir secara ijma’.

Ketiga: Barangsiapa yang tidak mengkafirkan orang-orang musyrik atau meragukan kekafiran mereka, atau membenarkan kepercayaan mereka niscaya kafir secara ijma’.

Keempat: Barangsiapa yang meyakini bahwa selain syari’at Nabi r lebih sempurna dari pada petunjuknya r, atau sesungguhnya hukum selainnya r lebih baik dari pada hukumnya r, seperti orang-orang yang mengutamakan hukum thaghut di atas hukumnya r, maka dia kafir.

Kelima: Barangsiapa yang membenci sesuatu yang dibawa oleh Rasulullah r, sekalipun mengamalkannya, niscaya ia kafir dengan ijma’, berdasarkan firman Allah I:

قال الله تعالى: ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَرِهُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأَحْبَطَ أَعْمَالَهُمْ [محمد/9]

Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (al-Qur’an) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka. (QS. Muhammad:9)

Keenam: Barangsiapa yang mengolok-olok sesuatu dari agama Allah I, atau pahalanya I, atau siksanya I niscaya ia menjadi kafir, berdasarkan firman Allah I:

قال الله تعالى: قُلْ أَبِاللَّهِ وَآَيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ (65) لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ [التوبة/65، 66]

Katakanlah:”Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”. * Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. (QS. Taubah :65-66)

Ketujuh: sihir, dan termasuk jenis sihir sharf (pengasih, supaya mengasihi) dan ‘athf(pembenci, supaya membenci). Maka barangsiapa yang melakukannya atau ridha dengannya niscaya ia kafir. Dalilnya adalah firman Allah I:

قال الله تعالى: وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ [البقرة/102]

…sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan:”Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”… (QS. al-Baqarah:102)

Kedelapan: Membela orang-orang musyrik dan menolong mereka melawan kaum muslimin. Dalilnya adalah firman Allah I:

قال الله تعالى: وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ [المائدة/51]

Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS. al-Maidah:51)

Kesembilan: Barangsiapa yang meyakini bahwa sebagian manusia tidak wajib mengikuti Nabir, dan sesungguhnya ia bisa keluar dari syari’atnya r, sebagaimana Khadir u keluar dari syari’at Musau, maka dia kafir.

Kesepuluh: berpaling dari agama Allah I, tidak mempelajarinya dan tidak pula mengamalkannya, berdasarkan firman Allah I:

قال الله تعالى: وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ ذُكِّرَ بِآَيَاتِ رَبِّهِ ثُمَّ أَعْرَضَ عَنْهَا إِنَّا مِنَ الْمُجْرِمِينَ مُنْتَقِمُونَ[السجدة/22]

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Rabbnya, kemudian ia berpaling daripadanya Sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa. (QS. Sajdah :22)

Tidak adalah perbedaan pada semua pembatal iman ini di antara bercanda, serius dan takut, kecuali orang yang dipaksa, dan semuanya termasuk bahaya yang besar dan yang paling banyak terjadi. Seorang muslim harus berhati-hati dan takut darinya atas dirinya, dan berlindung kepada Allah I dari yang menyebabkan murka-Nya dan kepedihan siksa-Nya. semoga Allah I memberi rahmat kepada Muhammad r.

(Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab – ad-Durarus Saniyah cet/5 (10/91). نواقض الإسلام,Terjemah : Muh. Iqbal Ahmad Ghazali, Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad, 2010 – 1432,islamhouse.com). (nahimunkar.com)

(nahimunkar.org)

(Dibaca 5.009 kali, 1 untuk hari ini)