Sejak kemarin, Senin 24 September 2018, lini masa twitter dihebohkan cuitan-cuitan para pendukung petahana terkait adanya “dzikir” dalam proses pengeroyokan dan penyiksaan yang menewaskan pendukung Jakmania Haringga Sirla. Pasalnya, dalam video yang beredar luas di jejaring media sosial, nampak jelas terdengar lantunan kalimat tauhid tersebut.

Para supporter itu menghabisi seseorang sambil berzikir, “Tiada Tuhan Selain Allah..”

Entah apa yang ada dalam pikiran mereka semua. Apa karena keseringan lihat ISIS menggorok manusia ?

— Denny siregar (@Dennysiregar7) September 23, 2018

Berdzikir sambil menyiksa orang sampai mati itu hasil pendidikan radikalisme yang dipelihara selama sekian puluh tahun.

Anak-anak itu di pendidikan agamanya selalu diajarkan ayat perang, bukan ayat kasih sayang.

Masih bilang radikalisme itu tidak berbahaya ?

— Denny siregar (@Dennysiregar7) September 24, 2018

Fenomena kalimat tauhid yg dilantunkan saat pembunuhan supporter bola sungguh sgt mengejutkan, sekaligus penting untuk diteliti. Apakah kecenderungan islamis ini khas bobotoh ato jg terjadi di supporter lain? Apakah ada kaitannya dg gejala menguatnya radikalisme keagamaan?

— savic ali (@savicali) September 24, 2018

Video pengeroyokan Haringga Sirla dengan latar belakang kalimat tauhid tersebut akhirnya menimbulkan perdebatan di dunia maya. Seorang warganet yang juga merupakan jurnalis senior, Edy Ahmad Effendi membantah keras tudingan para pendukung petahana tersebut. Pasalnya, ia berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Saya di TKP. Tak ada yang teriak kalimat tauhid. Ada rekaman aslinya, sudah dishare. Yang ada kalimat tauhid, itu editan. Silakan cek sendiri.

— Effendi (@eae18) September 25, 2018

Pernyataan Edy ini dikuatkan oleh pernyataan pihak kepolisian yang menyatakan bahwa video dengan seruan “Laa Ilahailallah” tersebut adalah HOAX.

“Tidak ada, jangan membawa isu apa pun dalam kejadian ini,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Trunoyudho Wisnu Andiko, seperti dirilis Republika.

Kepolisian tidak menemukan adanya kalimat tauhid dalam penyidikan yang dilakukan. Trunoyudho menegaskan agar jangan menarik isu apa pun ke dalam kasus tewasnya Haringga, apalagi isu SARA yang menimbulkan perpecahan di masyarakat. Ia memastikan, kasus ini ditangani kepolisian dan murni merupakan kasus pidana.

“Kepolisian, dalam hal ini Polda Jabar, objektif dan proporsional serta profesional berdasarkan KUHAP untuk proses penyelidikan dan penyidikan,” tegas Trunoyudho.

Dalam kasus pengeroyokan berujung kematian ini, hingga kemarin siang, sudah ada delapan pelaku yang ditangkap. Delapan tersangka itu adalah Goni Abdulrahman (20 tahun), Aditya Anggara (19 tahun), Dadang Supriatna (19 tahun), SMR (17 tahun), DFA (16 tahun), Budiman (41 tahun), Cepy Gunawan (20 tahun), dan Joko Susilo (31 tahun).

Mereka dijerat Pasal 170 KUHP karena melakukan penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Para pelaku terancam penjara paling lama dua belas tahun.

——-

Video suara asli sebelum diedit burung pemakan bangkai @Dennysiregar7@savicali video plus capture pic.twitter.com/8pHrvhnEbX

— TehBotolBack #OpPedoHunt (@Ndon08Back) September 25, 2018

Tweet

portal-islam.id Selasa, 25 September 2018  BERITA NASIONALHUKUMMedia Sosial

***

Yang tulisan/ cuitannya bernada memojokkan pihak Islam dan bermuatan hoax tersebut adalah seorang pemimpin di media online NU.

Silakan simak berikut ini.

***

Membongkar Total Kedok Liberal Pimred NU Online Savic Ali

Posted on 14 Mei 2015 – by Nahimunkar.com

SERING MEMUAT TULISAN BERNADA ANTI SYARIAT

Islami.co situs yang diadakan oleh Savic Ali membela Ahmadiyah dan gereja gereja liar: lihat dihttp://islami.co/feature/175/8/anak-kandung-pluralisme.html

Semenjak lima tahun terakhir ini, Berita yang di muat web resmi NU sangat jauh berbeda nuansanya di banding saat ketua umum dipegang KH. Hasyim Muzadi. Apa Yang Sebenarnya terjadi ?

MEMBONGKAR AJARAN LIBERALISME DI WEBSITE NU

Savic Ali, aktivis reformasi yang bergerak dibidang literasi ini telah disibukkan dengan profesi barunya di bidang media cetak dan online. Sempat memiliki penerbitan Fresh yang dibangun saat pindah ke Jakarta, namun harus mengakhiri nafasnya di tahun 2009 saat tidak mampu lagi bertahan melawan persaingan pasar.

Saat ini ia mengelola majalah Voice+ yang juga terbit secara online dan dapat diakses lewat perangkat digital lewat internet. Selain itu juga fokus pada toko buku digital bernama Piksel Books yang saat ini sudah ada layanan aplikasinya di Google Play dan Apps.

Berikut ini adalah transkripsi dari perbincangan singkat Savic Ali via #23Tweets:

1.@savicali aktivis dan insan media yg mengelola media online dan cetak akan berbagi tentang buku pertamanya

2. sejak kecil karena sudah tumbuh di lingkungan NU @savicali menganggap Al-Quran sebagai buku pertama yg berpengaruh

3. @savicali yg kedua ada Kitab Asbah Wannadzoir,kitab tentang kaidah kaidah fiqih di islam

4. saat kuliah, To Have or to Be, Erich Fromm yg berpengaruh @savicali, mengritik gaya hidup masyarakat modern yg digerakkan modus memiliki

5. karena buku yg @savicali baca saat kuliah tahun 1993 inilah membuatnya belajar untuk berjarak dg kehidupan untuk dapat belajar

6. di bidang sastra karya-karya milik Fyodor Dostoyevsky seperti The Brothers Karamazov, menarik @savicali ttg teror mental

http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,43399-lang,id-c,nasional-t,NU+Online+Adalah+Karomah+NU-.phpx

Jakarta, NU Online

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H. Abdul Mun’im DZ turut menggawangi perintisan NU Online pada tahun 2002. Kemudian diresmikan pada tahun 2003. Kini, situs yang beralamat di www.nu.or.id berusia10 tahun.

Pada waktu didirikan, NU Online hanya dilengkapi dengan peralatan terbatas, dan SDM yang seadanya. Karena itu, pengamat IT meramalkan hanya akan bertahan 6 bulan.

Tapi, ramalan itu tak benar karena bisa bertahan setahun, dua tahun. Bahkan ditahun ketiga, mendapat penghargaan situs terbaik kategori Ormas. “Alhamdulillah, ini karomah NU,” katanya disambut tangan hadirin pada sambutan Pidato Kebudayaan; salah satu rangkaian peringatan Hari Lahir ke-10 NU Online.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi NU Online, Savic Ali, mengatkan NU Online bertanggung jawab atas pemberitaan NU ke seluruh Indonesia, bahkan dunia. Di samping itu juga mengabarkan dan memberikan pandangan Islam yang moderat berhaluan Ahlu Sunah Wal-Jamaah.

Menurutnya, untuk tugas itu tak bisa dilakukan sendirian. Perlu kerjasama dengan media-media lain yang sehaluan.“Sebab, kedudukan media saat ini sangat krusial,” katanya.

Jika NU tidak punya media, puluhan juta warganya akan mengkonsumsi informasi dari media orang lain yang mungkin saja tak sehaluan dengan NU.

Hingga kini, sambung Savic, NU Online sudah memiliki puluhan ribu tulisan. Bukan hanya memberitakan apa yang dilakukan NU, tetapi juga menulis hal-hal yang terkait warga Nahdliyin secara umum.

Dari waktu ke waktu selalu melakukan perbaikan. Misalnya setahun lalu menambah rubrik baru dan mengubah tampilan, “Setahun lalu NU menambah rubrik seni budaya. Ada cerpen, puisi, dan esai  budaya. Sekarang juga ada versi mobilnya,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, ia mengatakan bahwa kini NU Online sudah dibaca sekitar 8.000 orang per hari dengan page view 20.000 orang.

Islami.co membela Ahmadiyah dan gereja gereja liar:

http://islami.co/feature/175/8/anak-kandung-pluralisme.html

Savic Ali adalah pendukung berat Jokowi-Jk. Menurutnya Dosa Prabowo yang didukung banyak Kiai NU Jawa Timur dosanya melebihi Koruptor.

Pendukung loyal Jokowi ini bahkan menyebutkan bahwa dosa Prabowo dalam hal penculikan, melebihi dosanya para koruptor.” Bowo itu layaknya diadili, karna bertanggungjawab penculikan-penyiksaan. Dosanya melebihi koruptor,” tulis @savicali.

Padahal berbagai pesantren NU di Jawa Timur membuat seruan khusus untuk mendukung Prabowo seperti PP Lirboyo dan Ploso. Tapi menurut Savic Ali jika Prabowo jadi Presiden RI, Reformasi akan Masuk Jurang.

Pemimpin Redaksi NU Online, Savic Ali, terus mengecam pencapresan Prabowo Subianto. Bahkan sosok yang mengaku sebagai “Gusdurian” ini bertekad membendung kemenangan Prabowo Subianto. “Apapun, aku akan bekerja agar Prabowo gak memimpin Indonesia. Reformasi masuk jurang jika orang gila macam dia jadi Presiden RI,” tulis Savic di akun Twitter @savicali.

INI SEBAGIAN ARTIKEL DI WEB NU:
MENGHUJAT PERANG PADERI IMAM BONJOL

http://nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,51367-lang,id-c,nasional-t,Paderi++Embrio+Gerakan+Kelompok+Radikal+di+Indonesia-.phpx

Siapa itu paderi: http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Padri

SERING MEMUAT TULISAN BERNADA ANTI SYARIAT DARI GUS DUR:

  1. http://nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,6-id,51840-lang,id-c,taushiyah-t,Syari+rsquo+atisasi+dan+Bank+Syari+ah-.phpx
  2. http://nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,6-id,51293-lang,id-c,taushiyah-t,Arabisasi++Samakah+dengan+Islamisasi+-.phpx
  3. http://nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,6-id,50899-lang,id-c,taushiyah-t,Negara+Islam++Adakah+Konsepnya+-.phpx
  4. http://nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,6-id,50899-lang,id-c,taushiyah-t,Negara+Islam++Adakah+Konsepnya+-.phpx
  5. http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fm.nu.or.id%2Fa%2Cpublic-m%2Cdinamic-s%2Cdetail-ids%2C44-id%2C41402-lang%2Cid-c%2Cnasional-t%2CPWNU%2Bdan%2BLDII%2BSumut%2BJalin%2BKerjasama-.phpx&h=aAQGYYWnB
  6. http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fm.nu.or.id%2Fa%2Cpublic-m%2Cdinamic-s%2Cdetail-ids%2C44-id%2C45273-lang%2Cid-c%2Cnasional-t%2CGus%2BMus%2B%2BWarga%2BNU%2BMesti%2BHargai%2BPerbedaan-.phpx&h=aAQGYYWnB
  7. http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fm.nu.or.id%2Fa%2Cpublic-m%2Cdinamic-s%2Cdetail-ids%2C1-id%2C12610-lang%2Cid-c%2Cwarta-t%2CGus%2BMus%2BMengaku%2BTak%2BMengerti%2BJalan%2BPikir%2BFPI-.phpx&h=aAQGYYWnB
  8. Karya Zuhairi Misrawi: http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fm.nu.or.id%2Fa%2Cpublic-m%2Cdinamic-s%2Cdetail-ids%2C12-id%2C12157-lang%2Cid-c%2Cbuku-t%2CAl%2BQuran%2Bsebagai%2BFundamen%2BToleransi-.phpx&h=aAQGYYWnB
  9. Memuat artikel yang mengatakan bahwa Maulana Malik Ibrahim Gresik bukan bagian dari wali songo, tetapi sebaliknya mengatakan bahwa syeh siti jenar justru bagian dari walisongo

http://nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,3-id,38923-lang,id-c,risalah+redaksi-t,Wali+Songo++Lebih+dari+Sekedar+Keyakinan+Masyarakat-.phpx

sumber: nugarislurus.com,5 Mei 2015

(nahimunkar.com)/nahimunkar.org

(Dibaca 899 kali, 1 untuk hari ini)