Kelompok oposisi utama Suriah mencatat terjadinya 15 pelanggaran oleh pasukan rezim Bashar Assad dan sekutu sesama Syiahnya pada hari pertama gencatan senjata, seorang juru bicara oposisi mengatakan kepada wartawan.

“Ada 15 pelanggaran oleh pasukan rezim pada hari pertama gencatan senjata, termasuk dua serangan oleh (kelompok teroris Syiah) ‘Hizbullah’(dari Libanon) di Zabadani,” kata Salim Al–Mislit, juru bicara Komite Negosiasi Tinggi (HNC), sebagaimana dikutip World Bulletin pada Ahad (28/2).

Mislit mengatakan bahwa HNC akan mengajukan surat pengaduan resmi bersama utusan khusus PBBStaffan de Mistura, Ketua PBB Ban Ki–moon dan para menteri luar negeri Kelompok Dukungan SuriahInternasional.

Kesepakatan gencatan senjata yang didukung PBB itu mulai berlaku pada hari Sabtu, dengan zona-zonapertempuran di seluruh negeri sebagian besar menjadi tenang, meskipun ada beberapa laporanpelanggaran.

HNC telah mengumumkan sebelumnya bahwa 97 faksi pejuang Islam awalnya telah sepakat untukmenghargai keputusan gencatan senjata selama dua pekan.

Red : Gus Jati/antiliberalnews.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 2.505 kali, 1 untuk hari ini)