Tidak jauh dari arena Reuni Akbar Mujahid 212 di Monas, Jakarta, Ahad (2/1/18) diselenggarakan juga acara di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Meski berdekatan dan cukup ditempuh dengan jalan kaki, ada perbedaan mencolok di antara dua kegiatan yang sama-sama melibatkan kaum Muslimin ini.

Penampakan Acara di Masjid Istiqlal

Di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat diselenggarakan Kajian Islam Ahad. Berdasarkan laporan kontributor di lapangan, kajian dihadiri oleh beberapa orang.

Peserta Reuni Akbar Mujahid 212

Di Monas, jutaan ummat Islam menghadiri Reuni Akbar Mujahid 212. Ketua Panitia, Ustadz Bernard Abdul Jabar menyebutkan, sekitar 8 juta masyarakat yang hadir dalam kegiatan yang diisi dengan Maulid Nabi, Doa Bersama, Tahajjud dan Subuh berjamaah juga tausyiah dari para ustadz dan habaib.

Foto-foto lain Reuni Akbar Mujahid 212 tahun 2018 bisa dilihat dan diunduh di SINI. [Tarbawia]

***

Reuni Kedua 212: Jokowi-Maruf Akan Kalah

Posted on 3 Desember 2018 – by Nahimunkar.com

Zeng Wei Jian (Sumber foto : Ist)

Oleh Zeng Wei Jian (Aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi)

Jokowi-Ma’ruf akan kalah. Indikatornya; show of force reuni 212 mengerdilkan Joko’s active soft-kill countermeasures di acara Peringatan Maulid Nabi di Masjid Istiqlal.

Acara Joko hanya dihadiri sedikit orang. Kasian. Momentum ada di tangan Umat Islam.

Hard preventive action seperti intimidasi, disinformasi, cekal, deployment tentara & brimob, black propaganda dan lain-lain tidak mampu mematahkan psychomagnetic dan acoustic ghiroh Reuni 212.

Tahun lalu, tengah malam, saya liat persiapan reuni pertama. Tadi malam, saya liat-liat persiapan reuni kedua 212. A History in the making.

Tahun ini begitu masif. Para mujahid datang, seperti gelombong air. Pelan, tapi tak berhenti. Terus mengalir. Dari Malang, Jawa Timur, Madura, Bali dan sebagainya. Saya kira, ada perwakilan dari seluruh provinsi.

Benar saja, Ghiroh Islam itu belum padam. Reuni kedua 212 bahkan lebih masif dari aksi aslinya.

Pergeseran posisi politik dan mental shifting dari KH Maruf Amin, Ngabalin, Kapitra, Denny JA dan Farhat Abbas dikompensasi oleh bertambahnya non muslim ke dalam barisan 212.

Jika dulu hanya ada Lieus Sungkharisma, sekarang ada Ho Kiat, Yap Hong Gie, Martin, Chen Yi Jing alias Chandra Suwono, Sangap Surbakti, Eki Lenon dan sebagainya.

Siang ini, foto drone membungkam Denny JA. Semalam dia masih prediksi “hanya” 30 ribu orang yang akan hadir. Jauh di bawah mass gathering Maha Kumbamela yang dipadati 13 juta umat Hindu di Sungai Gangga.

Semua Jokower galau dan gigit jari. Shock melihat operasi senyap para mujahid.

Tim sebar hoax rezim yang bergaya seolah-olah personil elite Batallion für Operative Information 950 dari Zentrum Operative Information German Bundeswehr mati kutu. Diam seribu bahasa. Mereka terkapar dengan posisi mental feminine submissiveness.

Beri mereka air aqua…!!

THE END

Kanal Opini adalah media warga.Setiap opini di kanal ini menjadi tanggung jawab penulis

Sumber : teropongsenayan.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.330 kali, 1 untuk hari ini)