ilustrasi

.

Shoutussalam.com – Sebuah media nasional mengabarkan bahwa calon legislatif sebuah partai yang dikenal sebagai partai dakwah melakukan kampanye dengan wasilah menyebarkan kondom di wilayah padat prostitusi. Pembagian semacam ini dilakukan di daerah mayoritas kristiani.

Pada Senin (31/03/2014), Hayati, caleg dari Partai Keadilan Sejahtera atau disingkat PKS, diberitakan membagikan kondom kepada PSK dalam rangka kampanye di daerah Papua. Tepatnya di lokalisasi Kampung Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Papua Barat.

Selain mensosialisasikan tata cara pencoblosan yang benar, ia juga membagikan ‘karet pencoblos’ sejumlah sekitar 2000 lembar. Tak lupa, Hayati mewanti para hadirin untuk tak golput.

Seandainya berita ini benar dan terkonfirmasi, maka perilaku caleg yang demikian bertentangan dengan pendapat senior-seniornya di partai dakwah. ”Justru memberikan justfikasi dan perlindungan, seks bebas boleh, asal ada kondom. Padahal seks bebas itu melanggar norma dan agama yang ada,” kata HNW di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2013).

“Kami menolak dan mengecam kebijakan itu (Pekan Kondom Nasional) karena tidak sesuai asumsi yang dibayangkan untuk mengatasi dan menanggulangi korban HIV/AIDS,” seru Indra, anggota dewan dari PKS akhir tahun lalu. Jadi kira-kira apa maksud pemberitaan ini? Benarkah ada caleg PKS yang obral kondom?

[sksd/viva] Selasa, 28 Jumadil Ula 1435H / April 1, 2014

(nahimunkar.com)

(Dibaca 717 kali, 1 untuk hari ini)