Sementara itu pernah diberitakan, Jika dikaitkan dengan grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303, uang yang dihasilkan Rp1,3 triliun per tahun dari Satgassus hasil beking judi online 303 itu rencananya akan digunakan untuk proyek 2024.

“Satgas Merah Putih itu kan satgas yang dipakai untuk menyukseskan capres tertentu. Dan ini untung bagi saya, blessing kasus Sambo, untung ada kasus Sambo, terbuka semuanya,” kata Benny dalam diskusi Publi Virtue yang bertajuk ‘Kematian Joshua dan Perkara Sambo’, Kamis (1/9/2022).

“Begitu muncul kasus Sambo, hancurlah kepercayaan masyarakat, ambruk. Sehingga ketika polisi menangani kasus Sambo maka muncul keraguan apakah polisi akan objektif menangani kasus ini,” jelas Benny.

 

 

Jum’at, 2 September 2022

Faktakini.info, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat, Benny K Harman menduga Satuan Tugas Khusus atau Satgassus Merah Putih yang pernah dipimpin Ferdy Sambo sempat digunakan sebagai alat politik untuk memenangkan salah satu calon presiden pada pilpres 2019 lalu.

“Satgas Merah Putih itu kan satgas yang dipakai untuk menyukseskan capres tertentu. Dan ini untung bagi saya, blessing kasus Sambo, untung ada kasus Sambo, terbuka semuanya,” kata Benny dalam diskusi Publi Virtue yang bertajuk ‘Kematian Joshua dan Perkara Sambo’, Kamis (1/9/2022).

Benny menyinggung perihal rentan terjadinya penyalahgunaan kekuasaan di institusi Polri. Terlebih Polri kekinian tumbuh menjadi lembaga super power tanpa ada pengawasan yang ketat.

“Polri menjadi institusi seperti monster dia, menakutkan, itu yang terjadi. Ketika dia tumbuh menjadi kekuatan yang otonom, yang independen dan powerfull tadi tanpa pengawasan di eksternal yang kuat, maka yang terjadi adalah fenomena kasus Sambo ini,” ucap Benny.

Benny meminta kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh tersangka utama Ferdy Sambo bisa dijadikan pelajaran dan evaluasi bagi Polri. Dia berharap kasus tersebut juga bisa dijadikan momentum Polri untuk berbenah.

“Begitu muncul kasus Sambo, hancurlah kepercayaan masyarakat, ambruk. Sehingga ketika polisi menangani kasus Sambo maka muncul keraguan apakah polisi akan objektif menangani kasus ini,” jelas Benny.

Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya resmi membubarkan Satgassus Polri. Satuan elite tersebut sebelumnya dipimpin oleh Irjen Pol Ferdy Sambo selaku Kasatgassus.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut Satgassus tersebut resmi dibubarkan Kapolri.

“Pada malam hari ini juga, Bapak Kapolri secara resmi sudah menghentikan kegiatan dari Satgassus Polri,” kata Dedi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/8).

Adapun, kata Dedi, pertimbangan Kapolri membubarkan Satgassus ialah demi efektivitas kerja organisasi.

“Maka lebih diutamakan atau diberdayakan satker-satker (satuan kerja) yang menangani berbagai macam kasus sesuai tupoksi masing-masing. Sehingga Satgassus dianggap tidak perlu lagi dan diberhentikan hari ini,” katanya.

Penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J turut berdampak pada pembubaran Satgassus Polri atau disebut pula sebagai Satgassus Merah Putih.

Ferdy Sambo menjabat sebagai kepala pada Satgasus berdasarkan Surat Perintah Nomor Sprin/1246/V/HUK.6.6/2020 sejak 20 Mei 2020. Pada saat itu, Sambo masih memegang jabatan sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Sumber: suara

 https://www.kontenislam.com/2022/09/benny-k-harman-satgassus-polri-yang.html

Faktakini.info, Jumat, 02 September 2022

***

GAGAL TOTAL! Tiga Jenderal ‘Rising Star’ Alumni Akpol 94 Terseret Konsorsium 303, Misi Antar Sambo Jadi Kapolri Kandas!

Posted on 22 Agustus 2022

by Nahimunkar.org

 
 

Sosok Irjen Suwondo Nainggolan dan Irjen Adi Deriyan Jayamarta merupakan teman seletting atau seangkatan Ferdy Sambo di Akpol 94 yang terseret Konsorsium 303.

 
 

Sosok Irjen Suwondo Nainggolan teman seletting Sambo saat ini menjabat sebagai Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakor Binmas) Baharkam Polri.

 
 

Sementara sosok Irjen Adi Deriyan Jayamarta teman seangkatan Sambo saat ini mengemban tugas sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Pidkor Bareskrim Polri.

 
 

Ketiga jenderal yang melejit dari angkatan 94 atau alumni Akpol 94 ini terseret namanya dalam grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303.

 
 

Sosok Irjen Suwondo Nainggolan

 
 

 
 

 
 

Suwondo Nainggolan merupakan anggota Polri yang tercepat meraih pangkat Irjen atau bintang dua bersama Ferdy Sambo.

 
 

Irjen Suwondo Nainggolan diketahui cukup dekat dengan masyarakat Kepulauan Riau saat menjabat sebagai Kapolres Karimun dan Wakapolresta Barelang.

 
 

Karirnya mentereng setelah ikut dalam tim Satgassus Merah Putih melakukan penangkapan 1 ton sabu di perairan Kepri.

 
 

Setelah penangkapan ini, Suwondo Nainggolan lalu mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri.

 
 

Setelah lulus Sespimti Polri, Suwondo langsung menduduki jabatan strategis sebagai Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Polri (Koorspripim Polri) pada tahun 2019.

 
 

Jabatan berikutnya Karobinkar SSDM Polri. Lalu sejak 16 November 2020 mengemban amanat sebagai Kakorbinmas Baharkam Polri.

 
 

Sosok Irjen Adi Deriyan

 
 

 
 

 
 

Irjen Adi Deriyan merupakan pria kelahiran 17 Juni 1972.

 
 

Adi Deriyan pernah menjabat sebagai Kapolres Madiun Kota. Lalu Kapolres Malang pada tahun 2012.

 
 

Menjabat Wadirreskrimum Polda Jabar 2014. Lalu Kasubdit I Dittipidkor Bareskrim Polri.

 
 

Lalu Dirreskrimsus Polda Metro Jaya tahun 2017.

 
 

Kemudian Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri tahun 2019.

 
 

Staf Khusus Menparekraf Bidang Keamanan pada tahun 2020.

 
 

Lalu Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri di tahun 2020.

 
 

Sejak 1 April 2021, Adi Deriyan mengemban amanat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Pidkor Bareskrim Polri.

 
 

Tiga Jenderal Rising Star Alumni Akpol 94

 
 

 
 

 
 

Tiga jenderal ini merupakan rising star alumni Akpol 94 yang namanya terseret kasus Kaisar Sambo dan Konsorsium 303. Karir ketiganya melejit dengan pangkat Irjen.

 
 

Karir ketiga jenderal yang terseret Konsorsium 303 ini memang melejit diantara alumni Akpol 94.

 
 

Ketiganya sudah meraih pangkat Irjen, sementara kawannya yang lain masih Brigjen dan bahkan Kombes.

 
 

Ada dua lagi alumni Akpol 94 yang sudah meraih pangkat Irjen, Irjen Roycke Harry Langie dan Irjen Dwiyono.

 
 

Nama keduanya tidak terseret dalam grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303.

 
 

Dalam setahun, alumni Akpol ini bisa berkisar antara 175 orang hingga 250 orang, tergantung pada kuota penerimaan tahun mereka masuk.

 
 

Jika dikaitkan dengan grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303, uang yang dihasilkan Rp1,3 triliun per tahun dari Satgassus hasil beking judi online 303 itu rencananya akan digunakan untuk proyek 2024.

 
 

Disebutkan dalam grafik itu, proyek dimaksud untuk memimpin Operasi Capres Potensial 2024 atau mendukung calon RI 1 dengan dana judi.

 
 

Disebutkan juga bahwa target operasi ini menghantarkan Ferdy Sambo sebagai Kapolri 2024 sehingga konsorsium 303 tetap jalan.

 
 

Konon operasi tersebut akan dipimpin langsung Irjen Ferdy Sambo dan dua jenderal lainnya yakni Irjen Suwondo Nainggolan dan Irjen Adi Deriyan Jayamarta. [Democrazy/pojoksatu]

Admin DEMOCRAZY News

Agustus 21, 2022

(nahimunkar.org)

(