.

{إِنَّ الَّذِينَ يُحِبُّونَ أَنْ تَشِيعَ الْفَاحِشَةُ فِي الَّذِينَ آمَنُوا لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ } [النور: 19]

Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang Amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui. [QS. An-Nur : 19]

Maha benar Allah dalam setiap firman Nya, sesungguhnya Allah membalas setiap perbuatan jahat kaum rafidhoh!! Allah membalaskan untuk salah satu hambaNya yang paling dicintaiNya, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha… tanpa disadari oleh mereka!

Taukah anda, mereka menghina ‘Aisyah dengan tuduhan berzina dan berselingkuh, dan Allah balas fitnah mereka ini, dengan menjadikan wanita mereka sebagai wanita-wanita terhina di dunia!! Wanita mereka dijadikan oleh Allah dapat menikah dengan lebih dari 19 pria tiap tahunnya!! Bahkan wanita mereka dijadikan oleh Allah mengandung bayi-bayi tanpa ayah dan tanpa nasab!!

Mungkin anda melihat bahwa doktrin nikah mut’ah dalam kaum syi’ah adalah salah satu kesesatan nyata!! Namun siapa sangka, jika ternyata doktrin tersebut telah Allah atur sedemikian rupa bagi mereka para penghina wanita mulia, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha!!

Ketika mereka memfatwakan haramnya wanita syi’ah menikah dengan lelaki sunni, maka saya katakan, fatwa kalian sungguh benar! Karena wanita yang hina itu hanya cocok untuk lelaki yang hina. Sedangkan lelaki yang menjaga dirinya, hanya wanita yang baik-baik sajalah yang pantas untuknya!!

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ ۖ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ ۚ أُولَٰئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ ۖ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga). [QS. An-Nur : 26]

Ayat diatas menunjukkan kesucian ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dari segala tuduhan yang ditujukan kepada mereka. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah orang yang paling baik, maka pastilah wanita yang baik pula yang menjadi istri beliau.

Wallahu a’lam. [*]

Oleh : Ust. Aminullah Yasin/ http://al-irsyad.or.id

(nahimunkar.com)