Silakan simak berikut ini.

***

“Mengupas Berbagai Upaya ‘Pembodohan’ Dll Rezim Sebagai Persiapan 2019(?)” by @Yani_Bertiana

11.20.00

Jakarta, MMC Indonesia–

“Mengupas Berbagai Upaya ‘Pembodohan’ Dll Rezim Sebagai Persiapan 2019(?)” by @Yani_Bertiana

1.Lembaga survei berbayar ??

2.Lembaga survei dan media berita, saat ini sudah dijadikan alat oleh penguasa untuk menipu serta membodohi rakyat !!

3.Walaupun rakyat sudah tak mudah lagi dibodohi, karena arah tujuan lembaga survei dan media bayaran tersebut sangat mudah sekali terbaca.

4.Kita perhatikan sama-sama:

– KOMPAS.com 4121Survei: 57,8 Persen Ingin Jokowi Kembali Terpilih pada Pilpres 2019 . http://regional.kompas.com/read/2017/03/22/15294981/survei.57.8.persen.ingin.jokowi.kembali.terpilih.pada.pilpres.2019

-Metro tipu dan SMRC / Saiful mujani -67 Persen Publik Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi    http://news.metrotvnews.com/politik/nN9VXGeb-67-persen-publik-puas-dengan-kinerja-presiden-jokowi

-Berita Satu dan Indo Barometer / M qodari –https://news.detik.com/berita/d-3454072/head-to-head-versi-indo-barometer-jokowi-502-prabowo-288

-Indikator Politik Indonesia / Hendro prasetyo -Mayoritas Warga Papua Pilih Jokowi Angkanya mencapai 59 persen.

http://politik.news.viva.co.id/news/read/912536-survei-mayoritas-warga-papua-pilih-jokowi

5.SMRC, Indikator Politik Indonesia, Charta Politika: 3 lembaga survei yang mendapatkan rapor merah dari Peneliti UI –http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/17/04/21/oor39b330-ini-tiga-lembaga-survei-yang-raih-rapor-merah-dari-peneliti-ui

6.Media-media bekerjasama dengan lembaga-lembaga survey berbayar, untuk menjaga pencitraan palsu rezim penguasa.

7.Pembodohan lain yang sedang gencar dilakukan oleh penguasa adalah teriak-teriak soal pancasila (? )

8.Pembodohan publik, yang telah melibatkan seorang ‘remaja pancasilais’ untuk dimanfaatkan dan dieksploitasi sebagai alat pencitraan rezim.

9.Kemudian terungkap, ternyata remaja tak berdosa yang digambarkan penuh ‘kasih’ ini adalah seorang remaja plagiator. http://www.mediaopini.com/2017/06/terungkap-pengakuan-mengejutkan-dari.html

10.Istana seperti mengajari remaja agar pandai berbohong, dengan mengajak plagiator cilik mendukung pencitraan Jokowi. http://www.mediaopini.com/2017/06/afi-plagiator-diundang-jokowi-istana.html

11.Rezim yang sedang coba-coba menggemakan ‘pancasila’, tapi gemar sekali melakukan pencitraan, berbohong, dan menyebarkan penyesatan fakta.

12.Koar-koar ‘pancasila’ tapi kerjaannya menjual negara !!

13.Apakah para penguasa itu lupa, bahwa pancasila itu harus selaras dan sejalan dengan produk UUD 1945?

14.Misalnya, sila ke-5: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Itu (seharusnya) sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945.

15.Tapi kenyataanya apa? Rezim yang sekarang berkuasa ini tetap jual negara kan?

16.Segala bentuk pencitraan dan kebohongan telah dipancar-luaskan dari Sabang sampai Merauke, demi menutupi masalah-masalah besar di negara ini

-Asset terjual ke asing,
-hutang semakin menumpuk,
-kemiskinan tidak teratasi,
-gizi buruk di mana-mana

17.Dan pemerintah tutup mata, pura-pura tak tau, dan justru mencari-cari masalah baru dengan cara mengkriminalkan para tokoh agama dan ulama.

18.Mainan baru yang sekarang juga dijadikan alat oleh penguasa untuk menipu rakyat adalah lembaga ad-hoc KPK dan lembaga kepolisian.

19.KPK dan polisi diperalat untuk mengkriminalkan tokoh-tokoh yang berseberangan dengan rezim.

20.KPK formasi bentukan rezim ini diperalat Luhut Pandjaitan untuk mengkriminalkan dan mendiskreditkan tokoh oposisi, tokoh agama, serta ulama

21.Jangan lupa, di jajaran komisioner KPK ada Basaria Panjaitan dan Saut Situmorang – sebagai poros palang, batak. *

22.Di sebuah persidangan tipikor, seorang jaksa tipikor (KPK) secara kasat mata telah dititipi pesanan untuk melempar bola panas.

23.Jaksa tipikor asbun, tanpa bukti hukum mengatakan bahwa Amien Rais ikut menerima aliran dana hasil korupsi. https://www.merdeka.com/peristiwa/zulkifli-jamin-uang-rp-600-juta-ke-amien-rais-tak-terkait-korupsi.html

24.Amien Rais sering mengkritik kebijakan Jokowi yang aneh, dan aktif mendukung aksi damai Bela Islam.

25.Amien (AR) juga mempertanyakan kenetralan polisi kita, yang terlihat tak adil dalam menangani masalah-masalah yang menyangkut umat Islam.

26.Dan rupanya rezim ini secara gamblang mempertontonkan upaya-upaya untuk memberangus serta membungkam para tokoh yang tidak mereka sukai.

27.Mari kita cegah pembodohan rakyat secara berlarut-larut, yang telah dilakukan oleh rezim ini.

28.Mari kita tolak upaya-upaya pemerintah untuk menggembosi kekayaan negara dengan tujuan agar mudah terjual dan dioper ke pihak aseng.

29.Kita bela Amien Rais yang sedang dijadikan target operasi oleh penguasa, dengan memperalat lembaga ad-hoc KPK.

30.Kita bela HRS yang sedang dijadikan target pembunuhan karakter lewat rumor chat mesum palsu.

31.Rumor chat mesum HRS yang direkayasa oleh penguasa, dengan memperalat lembaga kepolisian.

Sumber: chirpstory/ @Yani_Bertiana/ mmcindonesia.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.235 kali, 1 untuk hari ini)