Dilihat jejak Jokowi, sudah dua kali mengangkat orang dekatnya –non Islam– pertama di Solo, wakil Jokowi orang non Islam, lalu menggantikan Jokowi jadi walikota Solo karena Jokowi ke Jakarta. Kedua, di Jakarta, Jokowi punya wakil non Islam juga yakni Ahok, lalu Ahok jadi gubernur menggantikan Jokowi karena Jokowi naik untuk presiden.

Nah, prediksi yang beredar sekarang ini tampaknya melihat lakon Jokowi yang sudah dua kali mengangkat atau memberi peluang wong non Islam untuk menggantikan posisi dia ketika menang. Ya entahlah. Tapi memang yang sudah terjadi begitu, Jokowi dua kali memberikan peluang kepada wong bukan Islam untuk duduk menggantikan Jokowi sebagai pemimpin. Itu jelas2 tidak patuh dengan larangan al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 51, bahkan terang-terangan sampai dua kali, walau dia mengaku Islam. Semoga ini jadi pelajaran benar2 bagi Umat Islam.

Larangan dalam QS Al-Maidah 51 yang pernah dilecehkan Ahok hingga divonis penjara 2 tahun itu, bunyi ayatnya sebagai berikut.

۞يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّخِذُواْ ٱلۡيَهُودَ وَٱلنَّصَٰرَىٰٓ أَوۡلِيَآءَۘ بَعۡضُهُمۡ أَوۡلِيَآءُ بَعۡضٖۚ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمۡ فَإِنَّهُۥ مِنۡهُمۡۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS Al-Maaidah: 51)

Silakan simak berita berikut ini.

***

Beredar Postingan Skema Prediksi Ahok Bakal Jadi Presiden Gantikan Jokowi

Jakarta – Akun Facebook atas nama Ia Fauzia Nadjedi membuat heboh dengan mengunggah gambar prediksi politik yang terjadi pada 2019-2024 bila Jokowi – Ma’ruf Amin menang dalam Pilpres, April mendatang.

“Skema kewaspadaan umat. Jangan bodoh hidup di dunia. Mereka berstrategi, mengapa kita tidak? Islam pakar strategi politik, karna politik dalam istilah arab adalah siyasah, bersiasat, berstrategi,” tulis Ia Fauzia Nadjedi sebagai keterangan gambarnya.

Dalam gambar tersebut, Fauzia memprediksi akan ada lima tahap yang terjadi dimana akhirnya, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggantikan Jokowi sebagai Presiden RI.

TAHAP 1: Joko Widodo-Ma’ruf Amin terpilih. Kemudian dalam periode kerja, Ma’ruf Amin berhenti dengan alasan kesehatan.
TAHAP 2: Wakil Presiden kosong. Sehingga diangkatlah Basuki Tjahaja Purnama sebagai Wakil Presiden.
TAHAP 3: SUKSES 1 – Joko Widodo Presiden & Basuki Tjahaja Purnama Wakil Presiden. Dalam periode kerja, Joko Widodo mengundurkan diri dengan berbagai alasan.
TAHAP 4: Basuki Tjahaja Purnama menjadi Presiden RI. Dalam periode kerja, diangkatlah Hary Tanoe sebagai Wakil Presiden.
TAHAP 5: Presiden dan Wakil Presiden (Basuki TP-Hary Tanoe) TUJUAN AKHIR – SUKSES 2?
(samsularifin – harianindo.com)

http://www.harianindo.com/2019/02/13/322143/beredar-postingan-skema-prediksi-ahok-bakal-jadi-presiden-gantikan-jokowi/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook in NasionalRagam Berita 13/02/2019

(nahimunkar.org)

(Dibaca 1.427 kali, 4 untuk hari ini)