Tarian Sufi yang diperagakan oleh orang ‘Pondok Pesantren’ Al-Ishlah, Tembalang, Semarang. Diiringi tiupan Saxophone Romo Aloysius Budi Purnomo berlagu “nDherek Dewi Maria”, di bawah patung berhala Maria, di kampung Kerep Ambarawa Semarang Jawa Tengah, 9 Agustus 2015/ http://www.sesawi.net/

Harusnya sekalian dengan Gamelan Bali, bakar Kemenyan dan Hio, bawa Sesajen Kepala Kerbau, ditutup dengan pesta makan Babi Panggang dan minum Wine ya?

Muslim dan Muallaf

***

Wow, Ternyata Kyai Gereja, yang Ada di Film Pendek “Aku adalah Kamu yang Lain” Itu

by Nahimunkar.com, 1 Juli 2017

Temu Kebatinan (Tebat) Katolik XX berusaha menggali semangat dari Bunda Maria lebih dalam sehingga dapat menjadi cermin dalam membangun gerakan mistik-politis di Gua Maria Kerep Ambarawa (15-16/10/2011).

Dua narasumber dihadirkan pada Tebat XX yaitu Pastor Pius Riana Prapdi, Pr (Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang) dan K.H. Budi Harjono (Pimpinan Pondok Pesantren Al Ishlah Semarang). foto ilustrasi / komisihakkas

Suara Netizen Info – Film Aku adalah Kamu yang lain, Karya besutan Anto Galon sebagai Sutradara, dan AKP Egidio Fernando sebagai Excutive Produser serta Anggara Wardhana selaku Produser, juga Kyai Budi Harjono yang bernama lengkap KH Amin Maulana Budi Harjono, Selaku Pimpinan Ponpes Al Ishlah, Tembalang, Semarang, yang dikecam oleh Netizen.

Pasalnya, KH Budi Harjono atau suka di sapa Kyai Budi ini ialah seorang Pimpinan Pondok Pesantren yang menjadi ‘Kyai’ didalam Film Aku adalah Kamu yang Lain seharusnya menjadi pelindung bagi umat ditengah-tengah Problematika Islamphobia yang belakangan mulai menyebarkan dirinya di Negeri Indonesia.

Kyai Budi Harjono, selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al Ishlah, Tembalang, Semarang, kini menuai banyak kecaman dari Netizen.

Diketahui, Kyai Budi ini adalah salah satu Kyai Kejawen alias Kyai yang menggunakan Islam Kejawen dalam Berdakwahnya, dimana Ajaran Islam Kejawen sendiri bukanlah ajaran Islam yang dibawa oleh Wali Songo, melainkan Islam yang didominasi oleh Adat Istiadat Jawa.

Budi Harjono pun dikenal salah satu Kyai Panggung atau Kyai yang suka Manggung bareng bersama Emha Ainun Najib bersama grup musik Kyai Kanjeng-nya, dan mempunyai Grup Musik Sendiri Kyai Shodrun, (ini Kiyai atau Grup Musik? -Red)

Dan Budi Harjono, suka dipanggil di Gereja-gereja guna mengisi tausyiah kepada Jema’at Gereja dan suka Mencaci Timur Tengah jika berada di Gereja.

Alangkah mempermalukan Gelar Kyai yang disandang oleh Budi Harjono ini, ketika Gelar yang ditokohkan oleh masyarakat menjadi Gelar untuk mentokohkan dirinya sendiri.

Sumber: suara-netizen.info

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.797 kali, 3 untuk hari ini)