Ada gejala buruk bermunculannya manusia2 mengaku Islam tapi membela kebatilan dan keharaman.

Warisan ritual kemusyrikan seperti ruwatan, tepung tawar, larung laut, sedekah bumi, lomban laut dan sebagainya yang jurusannya sesajen kemusyrikan; dimuncul-munculkan kembali dan dibela oleh manusia2 yang pandai bersilat lidah tapi tidak sayang2 terhadap agamanya (Islam).

(lihat ini: Ketua PBNU Ruwat Gibran di Solo, padahal Ruwatan Itu Ritual Syirik Akbar ).

Bahkan ada yang membela penyimpangan seks LGBT dengan dalih hak segala, sampai-sampai membuat-buat dalih untuk dihormati haknya karena disebutnya sama-sama manusia membawa roh suci.. Bahkan ada prof dari pentolan NU yang terang2an membea LGBT itu, tanpa melek bahwa hak Iblis untuk tinggal di surga pun dicabut karena kedurhakaannya, membangkang terhadap perintah Allah untuk sujud kepada Adam. Dan juga karena kesombongannya, maka Iblis diusir dar surga.

Allah swt berfirman:

قَالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُوْنُ لَكَ اَنْ تَتَكَبَّرَ فِيْهَا فَاخْرُجْ اِنَّكَ مِنَ الصّٰغِرِيْنَ

(Allah) berfirman, “Maka turunlah kamu (iblis) darinya (surga); karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah! Sesungguh-nya kamu termasuk makhluk yang hina.” (al-A’raf/7: 13).

Sedangkan pelaku penyimpangan seks LGBT yang dibela oleh pentolan NU itu pun hak hidupnya secara Islam tercabut. Dan yang namanya hak hidp tercabut itu sudah merupakan hukuman bagi pelaku pelanggaran sangat berat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasllam bersabda:

مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ

“Siapa menjumpai orang yang melakukan perbuatan homo seperti kelakuan kaum Luth maka bunuhlah pelaku dan objeknya!” (HR. Ahmad 2784, Abu Daud 4462, dan disahihkan al-Albani).

Hukum bunuh yang dtegaskan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut sama dengan mencabut hak hidup bagi pelaku homo dan pasangannya. Sehingga pentolan NU yang membela LGBT dengan dalih hak LGBT tersebut sama dengan tidak melek tentang telah tercabutnya hak pelanggar tersebut, bahkan hak hidupnya.



Tokoh NU Nadirsyah Hosen menyuara agar menghormati pelaku LGBT (lihat ini: Sabda Rancu Tokoh NU Prof Pembela LGBT Posted on 28 Mei 2022 by Nahimunkar.org )

***

Ada juga pembela penjual daging babi yang setiap Muslim pasti tahu bahwa daging babi itu haram.

Membela penjual daging babi, padahal sang pembela itu dikenal sebagai penyiar Islam, maka sangat bertentangan dengan misi dakwah. Dakwah itu amar ma’ruf nahi munkar. Ketika malah terbalik menempatkan diri sebagai pembela penjual daging babi, maka ddikhawatirkan terkena ayat ini.

ٱلْمُنَٰفِقُونَ وَٱلْمُنَٰفِقَٰتُ بَعْضُهُم مِّنۢ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِٱلْمُنكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمَعْرُوفِ وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ ۚ نَسُوا۟ ٱللَّهَ فَنَسِيَهُمْ ۗ إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ هُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ

Artinya: Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik. (Surat At-Taubah Ayat 67).

Lebih ngeri lagi bila perkataannya menyebar ke mana-mana seakan benar hingga tidak banyak orang yang bisa membantahnya, padahal mengandung unsur bahaya terhadap Islam. Dikhawatirkan, itu termasuk yang sangat ditakutkan oleh Nabi shallalahu ‘alaihi wasallam.

Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَى هَذِهِ الْأُمَّةِ كُلُّ مُنَافِقٍ عَلِيمِ اللِّسَانِ

“Sesungguhnya yang paling aku takuti dari ummatku adalah setiap orang munafiq yang pandai bersilat lidah.” (HR. Ahmad dan Ibnu Bathah dalam Al-Ibanah, shahih sanadnya menurut Al-Albani dalam Silisilah Shahihah nomor 1013).

Setiap orang munafiq yang pandai bicara, telah sangat dikhawatirkan bahayanya terhadap Ummat Islam ini. Bagaimana pula apabila munafiq-munafiq yang pandai bicara itu banyak, lalu diberi kesempatan banyak pula oleh media-media (anti Islam) untuk menyampaikan hal-hal yang sangat berbahaya bagi Ummat Islam. Dan bagaimana pula bila mereka itu berkomplot dengan aimmah mudhillin (pemimpin-pmimpin yang menyesatkan)?

Karena bahayanya besar bagi Umat Islam itu maka ada ancaman khusus bagi orang munafik:


إِنَّ الْمُنَافِقِيْنَ فِيْ الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيْرًا

Sesungguhnya orang-orang munafik itu berada di tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan engkau tidak akan menjumpai seorang penolong pun bagi mereka.” (QS. An-Nisa’: 145).

Dalam hal pembelaan terhadap pedagang daging babi, silakan simak di sini: Gus Miftah Bela Rendang Babi? Dikhawatirkan Nabung Dosa Jariyah Posted on 16 Juni 2022

by Nahimunkar.org ).

***

Ada lagi yang mengaku Islam tapi menganggap agama itu takhayul.

Ngaku Islam tapi Ngekor Orientalis Sebut Agama adalah Takhayul dan Sains adalah Nyata, Mulut Gus Islah Bahrawi Kena Smackdown MUI


Posted on 15 Juni 2022

by Nahimunkar.org

(Perlu kita fahami dulu apa yang keluar dari mulut Islah Bahrowi: Agama adalah Takhayul).

Apa itu Takhayul

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), takhayul bermakna:

  1. (sesuatu yang) hanya ada dalam khayal belaka.
  2. kepercayaan kepada sesuatu yang dianggap ada atau sakti, tetapi sebenarnya tidak ada atau tidak sakti.


Nah, ketika agama (Islam, karena yang menyebutnya mengaku beragama Islam) dia sebut takhayul, berarti orang itu menganggap Islam itu hanya khayal belaka, sebenarnya tidak nyata dan tidak benar.

(Membebek ke orientalis ya mestinya pakai pikiran lah, masa’ agama Islam yang memberantas takhayul malah disebut sebagai takhayul. Padahal selama ini kalau Islah Bahrawi hidup di kalangan Islam pasti pernah dengar bahwa ada ormas besar Islam yang sejak awalnya giat memberantas TBC – Takhayul, Bid’ah, dan Churafat serta kemusyrikan.)

Gejala bermunculannya manusia-manusia anti agama tapi ngaku Islam kini sudah sangat parah dan sangat memalukan, begitu beraninya merendahkan Islam. Tingkahnya tak lebih hanya mirip ‘Bolo Dupakan’ yang kemunculannya atau dimuncul-munculkannya menjadi tontonan sebagai manusia yang mempertontonkan kebodohannya atau lebih ngerinya lagi, mempertontonkan antinya terhadap agama (Islam) tapi ngakunya Islam.

Betapa menghunjamnya firman Allah Ta’ala ini:

{وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آمِنُوا كَمَا آمَنَ النَّاسُ قَالُوا أَنُؤْمِنُ كَمَا آمَنَ السُّفَهَاءُ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ السُّفَهَاءُ وَلَكِنْ لَا يَعْلَمُونَ} [البقرة: 13]

Artinya: Apabila dikatakan kepada mereka: “Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman”. Mereka menjawab: “Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?” Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh; tetapi mereka tidak tahu. (QS Al-Baqarah: 13)

Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta’dzhim al-Qur’an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur’an Universitas Islam Madinah:

13. Dan apabila orang-orang munafik itu dinasehati agar beriman kepada Allah sebagaimana kaum mukminin beriman kepada Rasulullah, maka mereka akan menolak dan bersikap angkuh. Mereka tetap berlepas diri dari keimanan sekuat tenaga, sehingga Allah mensifati mereka sebagai orang-orang yang tak berilmu. Prasangka mereka bahwa kekafiran mereka adalah keimanan dan keimanan yang dianut kaum muslimin adalah kebodohan merupakan tanda bahwa mereka tidak berilmu. Mereka mengatakan: “Apakah kami harus beriman seperti orang-orang bodoh itu beriman?” Maka Allah menyangkal mereka dan menyatakan bahwa merekalah sesungguhnya orang-orang yang bodoh, dan bagian dari kebodohan mereka adalah mereka tidak mengetahui keadaan mereka sendiri dan akhir dari urusan mereka kelak. ://tafsirweb.com

***

Ada gerombolan yang konon dari Sarkub (sarjana kuburan, menurut istilah mereka) dikenal sebagai kader NU sengaja-ngaja berdoa di kuburan Snouck Hurgronye di Leiden Belanda

Ada bolo dupak yang memamerkan ‘kehebatannya’ dengan sengaja sebagai gerombolan bordoa di kuburan Snouck Hurgronje yang dalam sejarahnya adalah pentolan mata-mata penjajah Belanda kafir yang ngaku Islam tapi ternyata sangat memusuhi ulama dan umat Islam demi mendukung penjajah Belanda kafir.

Lha jelas-jelas musuh Islam dan pentolan mata-mata penjajah kafir kok malah sengaja-ngaja kuburannya di Leiden sana diluruk, lalu mereka berfoto sedang berdoa di depan kubur musuh Islam itu.

Kalau mau nendang Umat Islam yang meluruskan soal ziarah kubur ya seharusnya pakai dalil lah, bukan malah menabrak dalil, lalu dipamer-pamerkan lakonnya. Itu namanya bolo dupak salah tendang.

Lha yang namanya antek utama penjajah kafir dan memusuhi Islam tapi ngaku Islam itu ya jelas munafik lah. Orang munafik itu haram dishalati jenazahnya, dan haram pula umat Islam berdiri mendoakan di kuburnya.

Bagaimana ketika ada bolo dupak yang membalik-balik manusia munafik antek utama penjajah kafir Belanda lalu dijunjung sebagai syaikh, lalu secara atraktif beberapa orang berdoa di kubur Syaikh munafik itu?

Ya, kalau gitu kita rujuk saja kejadian waktu lalu, Ahok orang kafir yang menista Al-Qur’an hingga divonis penjara 2 tahun, tapi banyak orang mengaku Islam malah membela penista Islam itu. Maka ada imbauan agar pendukung penista Islam itu kalau mati tidak usah dishalati.

 

Ilustrasi. Foto/bbc

Mari kita simak cuplikan artikel ini:

Yang dapat dilakukan oleh Umat Islam sekarang diantaranya adalah imbauan agar jenazah pembela penista agama agar tidak usah dishalati, karena menurut Al-Qur’an statusnya adalah munafik, sedang orang munafik, jenazahnya haram dishalati dan haram didoakan.

{بَشِّرِ الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا (138) الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا} [النساء: 138، 139]

  1. Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih
  2. (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah [An Nisa”,138-139]

{وَلَا تُصَلِّ عَلَى أَحَدٍ مِنْهُمْ مَاتَ أَبَدًا وَلَا تَقُمْ عَلَى قَبْرِهِ إِنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَاتُوا وَهُمْ فَاسِقُونَ } [التوبة: 84]

  1. Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik [At Tawbah84] 

Lihat selengkapnya di sini: https://www.nahimunkar.org/ada-gerombolan-berdoa-di-kuburan-snouck-hurgronje-yang-sangat-memusuhi-ulama-dan-umat-islam-demi-penjajah-belanda/

Demikianlah sekilas bermuncuannya manusia-manusia mengaku Islam tetapi sengaja-ngaja melawan Islam dengan berbagai cara dan mendukung kebatilan serta keharaman.

Tingkah buruk mereka itu menjadi menu yang digoreng-goreng oleh media2 anti Islam yang tidak sedikit jumlahnya. Maka Umat Islam hendaknya sangat berhati-hati, jangan sampai terseret oleh manusia2 macam tersebut dan media2 anti Islam.

Cukuplah berhati-hati dengan berpegang teguh pada Al-Qur’an dan As-Sunnah/ hadits untuk menyelamatkan keimanan, jangan sampai mati kecuali dalam keadaan Muslim yang Iman- Tauhidnya benar. Tidak tergerogoti oleh perusak iman yang telah difatwakan haramnya oleh MUI 2005 yaitu faham sepilis (sekulerisme, pluralisme agama, dan liberalisme agama) yang bahasa Islamnya adalah kemusyrikan baru. Lakon2 di atas ditengarai diawaki oleh manusia gerombolan sepllis itu, dan lebih memprihatinkannya lagi, kebanyakan mereka dari golongan NU (Nahdlatul Ulama) bahkan pentolan-pentolan NU.

(nahimunkar.org)