3.000 Personel TNI-Polri Amankan Pernikahan dari hari Senin (8/6) hingga Jumat (12/6).

Jakarta, HanTer – Seperti dilaporkan total personil Polri yang dikerahkan mengamankan acara itu sebanyak 2.863 orang personil, 1.863 dari Polri dan 1.000 dari TNI. Belum lagi pengamanan sipil yang dikerahkan Pemkot Solo.

Besarnya jumlah aparat keamanan serta ketatnya pengamanan acara itu dinilai Pengamat Kebijakan Publik Yanuar Wijanarko dan pengamat Kepolisian Karel Susetyo sangat berlebihan.

“Sangat berlebihan, dan saya kira itu tidak perlu dan Ini diluar kesederhanaan. Publik seharusnya cerdas menilai. Biaya operasional pengerahan keamanan berasal darimana? Kalau bukan biaya dari APBN. Penjagaannya wajar-wajar saja sesuai SOP yang ada. Jangan terlalu lebay lah,” tutur  Pengamat Kebijakan Publik, Yanuar Wijanarko.

Menurut Yanuar, jumlah tamu yang diundang pada acara itu, 4.000 orang,  juga dinilai tidak sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi. Sebelumnya kebijakan Menpan menyebutkan, hanya mengijinkan mengundang paling banyak 400 orang saat acara pernikahan supaya tidak akan menimbulkan sikap iri dari rakyat.

Dijelaskan Yanuar, saat itu menteri Yuddy berharap agar kebijakan ini bisa dijalankan dengan konsisten, sehingga rakyat bisa melihat jika aparatur sipil saat ini sudah sangat berbeda.  Kini, seiring berjalannya waktu, Jokowi dan pembantunya itu seakan melupakan kebijakan tersebut.  Buktinya, pernikahan sang anak akan mengundang 4.000 orang.

“Inikan  10 kali lipat dari aturan yang dibuatnya. Kok menabrak kebijakan yang dibuat sendiri. Ini contoh kecil dari inkonsistensi pemerintahan Jokowi. Bukan pernikahan sederhana namanya jika undangan mencapai 4.000 orang,” kata Yanuar menjawab HarianTerbit di Jakarta, Selasa (2/6/2015).

Yanuar menambahkan, bak senjata makan tuan. Dia yang buat aturan, dia juga yang melanggar. “Sudah keluar dari visi misi Nawacita dan Trisakti,” imbuhnya.

(Remmy/Tian) harianterbit.com, Rabu, 03 Juni 2015 10:30 WIB

***

3.000 Personel TNI-Polri Amankan Pernikahan dari hari ini Senin (8/6) hingga Jumat (12/6).

Aparat

Demi kelancaran acara berlangsung, persiapan pengamanan pun telah dilakukan. Sebanyak 3.000 personel TNI-Polri pun siap mengamankan prosesi sacral tersebut. Pengamanan pun telah dimulai dari hari ini Senin (8/6) hingga Jumat (12/6).

Selain di Solo, pengamanan juga akan dilakukan di sekitar pitu masuk Kota Solo dan sekitarnya. Daerah sekitar juga akan dijaga, baik pintu masuk dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Sistem pengamanan buka-tutup akan diterapkan./ http://penulispro.com/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.725 kali, 1 untuk hari ini)