Kolombo (lasdipo.com) – Kelompok biksu Buddha garis keras Myanmar dan Sri Lanka berkoalisi dalam gerakan anti-Muslim.

Ashin Wiratu, pemimpin 969 — sebuah gerakan Buddha fundamentalis — Ahad (29/9) memenuhi undangan Bodu Bala Sena, kelompok biksu garis keras Sri Lanka, dalam pawai di Kolombo.

Kedua kelompok mengadakan pembicaraan intensif tentang cara melindungi umat Buddha dari upaya Islamisasi di kedua negara. Selama ini, kedua kelompok melakukan cara-cara kekerasan untuk mengekpsresikan ketakutannya terhadap minoritas Muslim.

Aktivitas Bodu Bala Sena membuat posisi Presiden Mahinda Rajapaksa serba susah. Mahinda berusaha berdiri di tengah, tapi tidak mungkin menolak ijin kunjungan Ashin Wiratu.

Juni lalu, Mahinda dihujani kritik keras ketika mengecam Bodu Bala Sena sebagai pemicu kerusuhan anti-Muslim, yang menyebabkan dua orang tewas.

Sebelumnya, Muslim Sri Lanka mendesak pemerintah tidak mengijinkan kunjungan Wiarthu. Namun Mahinda justru memberikan visa kepada Wirathu. (in/ld)

Rep: Muhammad Ishaq
Editor: Muhammad Ishaq

(br/nahimunkar.com)

(Dibaca 965 kali, 1 untuk hari ini)