Indonesia Juara Umum Musabaqah Hafalan Al Qur’an dan Hadits Tingkat Asia Pasifik

Lomba hafalan hadits, para  juaranya (ketiga-tiganya) dari indonesia.

Setiap Pemenang Diberi Hadiah Uang dan Diundang Berhaji

Seluruh pemenang mendapakan hadiah uang pembinaan dan mendapatkan undangan haji dari Raja Salman. Setiap pemenang mendapatkan uang pembinaan yang berbeda-beda, juara pertama mendapatkan 24 ribu riyal, juara kedua 22.500 riyal dan juara ketiga mendapatkan 22 ribu riyal.

Inilah beritanya.

***

Indonesia Juara Umum Musabaqah Hafalan Al Qur’an dan Hadits Tingkat Asia Pasifik

Indonesia kembali menjadi juara umum Musabaqah Hafalan Al Qur’an dan Hadist (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdul Aziz tingkat Asia Pasifik ke VII di Jakarta.  Dalam lomba tersebut, Indonesia merebut setidaknya empat dari lima kategori lomba .

Ketua Panitia Musabaqah Al Qur’an dan Hadist se-Asia Pasifik Sobah Muhammad Syamsi mengatakan,  lima kategori yang diperlombakan tersebut adalah hafalan Al Qur’an 30 juz, 20 juz, 15 juz , 10 juz dan hadist. Juara satu, dua dan tiga untuk hafalan Al Qur’an 30 juz diraih oleh M Sholahudin Al Ayyubi (Indonesia), Muhammad Syazani bin Jemy (Malaysia), dan Mohamed Ali Abdalla Abdelkader (Australia).

Pemenang pertama hafalan Al Qur’an 20 juz diraih oleh Ukayani (Indonesia), juara kedua Muhammad Sulthon Annasiro Bahrun (Indonesia) dan juara ketiga Syazri Muhammad Husni bin Mohd Sharoni (Malaysia). Pemenang pertama hafalan Alquran 15 juz diraih oleh Amiroddin Abdullah Hassan (Filipina), Juara kedua Asfar Hamidi Siregar (Indonesia) dan juara ketiga Muhammad Fachrurrozi Zamzami.

Pemenang pertama hafalan Al Qur’an 10 juz diraih oleh peserta termuda berusia 13 tahun asal Lombok Lalu Muhammad Khaerrazzaq al Hafizi (Indonesia), juara kedua Muhammad Rif’at Al Banna (Indonesia), dan juara ketiga Mudroni (Indonesia).

Sedangkan peraih juara hafalan Hadist ketiga-tiganya dimenangkan oleh peserta Indonesia, juara pertama diraih oleh Ikhwan Kamilin, juara kedua Dzakwan Aisy Fajar Azhari dan juara ketiga Muhammad Ridha Wirandi.

Seluruh pemenang mendapakan hadiah uang pembinaan dan mendapatkan undangan haji dari Raja Salman. Setiap pemenang mendapatkan uang pembinaan yang berbeda-beda juara pertama mendapatkan 24 ribu riyal, juara kedua 22.500 riyal dan juara ketiga mendapatkan 22 ribu riyal.

Sumber : Republika/mapionline.com

***

Bocah Indonesia Juara Hafalan Alquran Tingkat Asia Pasifik

Lalu Heru Rojak

Lalu Heru Rojak didampingi ayahnya memberikan keterangan kepada pers setelah namanya diumumkan menjadi juara pertama di MHQH Asia Pasifik. (Johara)

JAKARTA (Pos Kota) – Indonesia kembali mengukir prestasi dalam ilmu hafalan Alquran. Lalu Heru Rojak yang masih berusia 13 tahun ini menjadi juara pertama dalam Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadis (MHQH) ke-7 Pangeran Khalid bin Sulton bin Abdul Aziz Alu Suud tingkat Asia Pasifik katagori 10 juzz.

Lalu Heru ini merasa senang ketika namanya disebut panitia sebagai juara I di MHQH, dan pemberian hadiah diserahkan langsung Pangeran Khalid. Pengumuman berlangsung di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis malam (21/4).

Dalam acara pengumuman tersebut hadir, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Machasin, mantan Menter Agama Maftuh Basyuni, Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Musthafa Ibrahim Mubarak dan perwakilan organisasi kemasyarakat Islam.

Sebelumnya, lima hari yang lalu, Musa La Ode Abu Hanafi, hafiz cilik yang masih berusia 7 tahun mengukir prestasi, Musa mengikuti Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) International di Sharm El-Sheikh Mesir pada 10-14 April 2016 dengan meraih juara ketiga untuk katagori 30 juzz.

Lalu Heru yang asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengaku merasa senang mendapat juara I dalam hafalan Alquran untuk 10 juzz. Ia merupakan peserta termuda dalam MHQH yang diikuti oleh 20 negara, termasuk Indonesia.

Lalu Muhiban ayah dari Heru menyatakan bahwa anaknya masih belajar di SMP, dan dalam waktu 10 bulan berhasil menghafal 10 juzz ayat suci Alquran. Ia membantah kesenangan anaknya dalam menghafal Alquran akan mengganggu pelajarannya di sekolah.

“Anak saya ini selalu mendapat juara pertama dalam ilmu matematika, dan tidak pernah menjadi juara kedua atau juara ketiga di sekolah,” terang Muhiban.

Menurut Muhiban, justru dengan kesenangannya dalam menghafal Alquran, maka ilmu-ilmu lainnya akan mengikutinya untuk dikuasainya. (Johara)

Sumber: poskotanews.com/Jumat, 22 April 2016

***

Wah hebat, ini para juara Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadits

Kementerian Agama

Foto: Kementerian Agama

Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadits (MHQH) Pangeran Sulthan Bin Abdul Aziz Alu Su’ud Tingkat Nasional VIII telah resmi ditutup oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kamis (31/3). Para juara MHQH pun telah diumumkan.

Seremonial penutupan diselenggarakan di Auditorium HM Rasjidi Gedung Kementerian Agama Jakarta dan dihadiri oleh Dubes Kerajaan Arab Saudi Mustafa Ibrahim Al-Mubarak, mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, serta pejabat Eselon I dan peserta MHQH.

MHQH Nasional berlangsung sejak Selasa (28/03) lalu dan terselenggara berkat kerjasama antara Dubes Kerajaan Arab Saudi dengan Ditjen Bimas Islam Kemenag.

Data yang dihimpun dari laman resmi Kemenag, Jumat (1/4), berikut ini para juara MHQH tingkat Nasional VIII :

Pertama, golongan Musabaqah Hafalan Al-Quran (MHQ):

  1. Kategori MHQ 10 Juz: Lalu Muhammad Khoirur Razak dari LPTQ NTB (terbaik I); Mudroni dari LPTQ Banten (terbaik II); dan Muhammad Rifat al Banna dari LPTQ Jawa Barat (terbaik III).
  2. Kategori MHQ 15 Juz: Muhammad Fakhrurrazi dari LPTQ Sultra (terbaik I); Muhammad Ghazi Basarif dari JIC DKI Jakarta (terbaik II), dan Aston Hamidi Siregar dari LPTQ Sumbar (terbaik III).
  3. Kategori MHQ 20 Juz: Muhammad Sulthan dari LPTQ Sumbar (terbaik I), Muhammad Ayub dari LPTQ Sulsel (terbaik II), dan Utayan dari PP Mambaul Ulum Serang Banten (terbaik III).
  4. Kategori MHQH 30 Juz: Muhammad Sholahuddin Al Ayubi dari LPTQ Jawa Timur (terbaik I), Muhammad Adrian dari LPTQ DKI Jakarta (terbaik II), dan Muhammad Rifqi dari LPTK Jambi (terbaik III).

Kedua, Musabaqah Hafalan Hadis Nabawi (MHHN): Ikhwan dari Mahad Al Madinah Al Islami Boyolali Jateng (terbaik I), Muhammad Jafar dari LIPIA Jakarta (terbaik II), dan Qois dari PP Islam Al Irsyad Semarang, Jateng (terbaik III).

Para juara mendapatkan hadiah berupa uang (25 – 50 juta) dan kesempatan untuk beribadah haji atas undangan dari pemerintah kerajaan Arab Saudi. Selain itu, mereka juga akan mewakili Indonesia pada Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadis tingkat Asia Pasifik VII pada April mendatang di Jakarta.

Sumber: m.elshinta.com/Jumat, 01 April 2016

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.219 kali, 1 untuk hari ini)