Murid-murid Muslim China di sebuah sekolah.


Inilah beritanya

***

Komunis Tulen, China Larang Siswa Muslim Baca Alquran di Sekolah

 China (SI Online) – Aparat di Provinsi Gansu di Cina memerintahkan kepada sekolah-sekolah agar melarang dengan tegas kegiatan keagamaan di dalam ruang kelas.

Dinas pendidikan di provinsi yang terletak di barat laut Cina ini menegur satu sekolah taman kanak-kanak sesudah mereka melihat video seorang anak membaca Alquran di sekolah tersebut.

Dalam pernyataannya, teguran pemerintah provinsi Gansu itu menyebutkan bahwa kegiatan keagamaan bisa ‘merugikan kesehatan mental’ orang-orang muda.

Pemerintahan di provinsi Gansu menegaskan kembali kebijakan resmi pemerintah yang ateis melarang kegiatan keagamaan sekolah negeri di berbagai tingkat.

Kantor berita AP melaporkan dalam video yang beredar tampak seorang anak usia TK memakai penutup kepala berwarna hitam membaca Alquran dikelilingi oleh banyak murid lain.

Diduga video diambil di prefektur Linxia yang merupakan daerah dengan mayoritas penduduk Muslim. Praktik keagamaan diperbolehkan di Cina tetapi dengan pengendalian yang sangat ketat.

Alasan pemerintah Cina adalah kegiatan keagamaan dikhawatirkan bisa digunakan untuk mempromosikan ‘identitas budaya non-Cina’.

red: farah abdillah/BBC Indonesia/Sabtu, 07/05/2016

***

Di dunia ini China komunis membunuhi umat Islam, bergabung dengan syiah Bashar Assad di Suriah bersama kafir komunis Rusia. Kafir komunis China, Rusia, dan syiah jelas membantai ratusan ribu umat Islam sekarang ini

Dari dulu Allah Ta’ala telah memperingatkan dengan penegasan agar orang kafir itu disikapi dengan keras. Bukan malah runtang runtung dan bahkan jadi budak China komunis kafir. Di dunia saja sudah jadi gedibal kafir komunis China, bagaimana kelak di akherat. na’udzubillaahi min dzalik!

Lebih celakanya lagi, di antara tokoh ormas Islam ada yang demi mendukung kafir china sampai berani menlikung ayat segala. https://www.nahimunkar.org/demi-membela-jago-kafir-said-aqil-siradj-berani-menlikung-ayat/

Betapa hinanya, betapa ruginya!

(nahimunkar.com)

(Dibaca 5.166 kali, 1 untuk hari ini)