JAKARTA (voa-islam.com) – Dalam pertemuan ulama Bogor dan sejumlah pimpinan ormas Islam dengan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, tadi siang, (25/6) di kantor MUI Pusat, Jakarta, membawa bukti kesesatan LDII dengan memutar rekaman suara Ketua Umum LDII Abdullah Syam di depan peserta CAI 2011 dan para pengurus LDII lainnya.

Salah satu ucapan Abdullah Syam adalah masih menyebut jamaah LDII dengan sebutan orang jamaah. Ini menunjukkan LDII masih berparadigma lama, yakni Islam Jamaah, dan telah dinyatakan sesat oleh MUI Pusat sebelumnya.

Seperti diketahui, orang Jamaah adalah para warga sekte Islam Jamaah/LDII yang tentunya sudah berbaiat kepada imamnya saat ini yaitu Sulton Aulia Abdul Aziz bin Nurhasan (anak pendiri sekte Islam Jamaah).

Ada beberapa point kesesatan yang diucapkan dari ceramah Abdullah Syam tersebut. Berikut ini adalah suara Abddulah Syam yang telah ditranskrip dalam bentuk tulisan:

…akhirnya sampailah kepada putra Indonesia terbaik, yaitu Bapak KH Nurhasan al Ubaidah Lubis yang saat itu kita angkat sebagai amir kita, kemudian dilanjutkan setelah beliau tiada, perantara berikutnya yaitu KH. Sueh Abdul Dhohir dan juga kita angkat sebagai amir kita, yang pada berikutnya lagi kita kenal, yaitu setelah beliau tiada kita angkat lagi sebagai amir kita yaitu KH. Abdul Aziz Sulthon Aulia.

Inilah bukti nyata pengakuan Ketua Umum LDII Abdullah Syam sendiri, bahwa ajaran yang ditutup-tutupi oleh LDII adalah sekte sesat Islam Jamaah buatan Nurhasan al-Kadzdzab.

Selanjutnya Abdullah Syam juga menyebut kata “amrin jamiin  yang sudah disepakati dimusyawarahkan”.  Perlu dijelaskan disini adalah amrin jamiin diambil dari bahasa Arab yang artinya kegiatan Islam Jamaah yang sudah disepakati lewat acara musyawarah para pembela sekte ini.

Dalam rekaman suara Abdullah Syam juga dinyatakan, sekte Islam Jamaah/LDII meyakini kalau mereka beramal benar pasti diterima, kalau salah pasti diampuni. Dan juga meyakini kalau umat Islam selain mereka, beramal benar saja, pasti tidak diterima Allah, apalagi salah, pasti wajib masuk Neraka.

Masih dalam rekaman suara tersebut: Warga sekte Islam Jamaah yang dipandang mampu, akan mendapat perintah dari keimaman (dari imam pusat Sulthon Aulia atau dari wakilnya di daerah) yang harus ditunaikan. Kalau tidak ditunaikan, pengurus itu atau pengemban amanah tanggungjawab itu akan diancam tidak masuk surga bersama imamnya.

Selain rekaman ceramah Abdullah Syam, juga diserahkan bukti-bukti lainnya berupa video H. Thoyibun (Dai LDII tingkat pusat). [desastian]

Sumber: voa-islam.com/ Selasa, 2 Jumadil Awwal 1437 H / 25 Juni 2013

(nahimunkar.com)