Untuk tidak berpanjang kalam, inilah bukti liputan tentang dukungan Pemda Sragen terhadap kemusyrikan dan pelacuran di Gunung Kemukus, hanya karena mengejar duit lendir Rp210 juta pertahun.

REDAKSI TV7
Selasa, 10 Juni 2003
Episode 78 : Ziarah Seks Gunung Kemukus di Sragen

“…suatu bukit peziarahan, Kemukus, yang khas di mana lelaki perempuan ber’ziarah’ untuk melakukan free sex di bawah naungan pohon dan restu Pemerintah Daerah. Mereka datang untuk mohon kekayaan.” Begitu budayawan sekaligus rohaniwan Y.B. Mangunwijaya, menulis tentang kawasan wisata ziarah Gunung Kemukus di Sragen, Jawa Tengah. Benarkah pendapat mendiang Romo Mangun dalam buku esainya yang terkenal, “Sastra dan Religiositas?” Tim Peristiwa yang dua kali mengunjungi Gunung Kemukus menemukan fakta yang menarik. Sekitar 400 penginapan murah muncul sejak 1980-an di sekitar makam Pangeran Samudro dan Sendang Ontrowulan, dua tempat sakral yang banyak diziarahi, terutama pada malam Jumat Pon. Legenda perselingkuhan pangeran dengan ibu tirinya itu seolah mensahkan hubungan intim di antara peziarah yang ingin cepat kaya. Kini, persetubuhan memang tidak selalu berlangsung di antara para peziarah di bawah pohon-pohon besar, tetapi juga dengan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang dibawa ke dalam kamar-kamar sederhana. Pemerintah Kabupaten Sragen dalam posisi dilematis. Retribusi yang masuk ke kas Pemda Kabupaten dari peziarah Kemukus lumayan besar, Rp 210 juta pada tahun lalu. Jauh lebih besar daripada obyek wisata lain di Sragen—seperti Situs Sangiran, Makam Joko Tingkir atau waduk Kedung Ombo—yang hanya menyumbang sekitar seperempatnya. Sedangkan operasi pembersihan terhadap penginapan dan warung-warung yang menyediakan PSK sulit dilakukan, karena masyarakat Kemukus hidup dari ziarah seks tersebut. (REDAKSI TV7).

Penulis tak kuasa untuk berkomentar. Fakta dan data sudah jelas! Allah subhanahu wa ta’ala tidak akan merelakan orang-orang yang dhalim dan bergelepotan dosa itu membuat kerusakan terus menerus di bumi ini. Hanya kepadaMu ya Alloh kami menyembah, dan hanya kepadaMu kami minta pertolongan.
(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.868 kali, 1 untuk hari ini)