Bukti Pelanggaran HAM di Km 50 Diserahkan ke Bareskrim Polri

  • Kabareskrim Baru Agus Andrianto Jamin Kasus KM 50 Tuntas

Silakan simak berita ini.

***

 

Bukti Pelanggaran HAM di Km 50 Diserahkan ke Bareskrim Polri (In Picture)


Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (kiri), Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Brigjen Pol Andi Rian Djajadi (kanan) membuka barang bukti hasil penyelidikan saat konferensi pers di gedung Komnas HAM, Jakarta, Selasa (16/2). Komnas HAM menyerahkan barang bukti sebanyak 16 item terkait tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) antara lain proyektil peluru, serpihan mobil, rekaman video dari Jasa Marga serta foto dari pihak FPI kepada Bareskrim Polri. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Foto: Republika/Thoudy Badai

JAKARTA — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyerahkan barang bukti kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek kepada Bareskrim Polr, Selasa (16/2).

Komnas HAM menyerahkan barang bukti sebanyak 16 item terkait tewasnya enam warga sipil anggota laskar Front Pembela Islam (FPI), antara lain proyektil peluru, serpihan mobil, rekaman video dari Jasa Marga serta foto dari pihak FPI.

Selasa 16 Feb 2021 17:54 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Rep: Thoudy Badai / Red: Mohamad Amin Madani

***

Kabareskrim Baru Agus Andrianto Jamin Kasus KM 50 Tuntas

Kabareskrim baru, Komjen Agus Andrianto menjamin kasus penembakan laskar FPI akan dituntaskan (CNN Indonesia/Farida)

Jakarta, CNN Indonesia — 

Komjen Agus Andrianto memastikan bahwa dirinya bakal menuntaskan kasus-kasus besar yang menjadi perhatian publik jika sudah resmi dilantik sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.

Salah satu yang akan Kabareskrim baru ialah kasus bentrok antara polisi dengan Laskar FPI di Jalan tol Jakarta-Cikampek KM50 pada Desember tahun lalu yang hingga saat ini masih belum rampung.

“Pasti (akan dituntaskan) karena itu atensi Pak Kapolri,” kata Agus saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (19/2). Dia mengatakan, Bareskrim bakal mengikuti segala kebijakan dan program-program yang telah dipersiapkan oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Agus, sebagai anak buah Listyo, akan senantiasa mengikuti arah kebijakan yang dicanangkan Listyo dalam memimpin Korps Bhayangkara.

“Ikuti arah bijak pak Kapolri,” ucap dia.

Diketahui, penunjukan Agus sebagai Kabareskrim tertera pada surat telegram nomor KEP/376/II/2021 tertanggal 18 Februari. Ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM, Inspektur Jenderal Sutrisno Yudhi Hermawan atas nama Kapolri. Agus dikenal mumpuni dalam bidang reserse. Dia pernah menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Pada 2016 lalu menangani kasus penodaan agama yang menyeret mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Khusus untuk kasus KM 50 ini, Listyo sendiri meminta agar jajarannya memberi perhatian dan menuntaskannya segera.

Dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2021 yang digelar pada Selasa (16/2), dia khusus meminta agar penuntasan kasus itu berpedoman pada hasil ekomendasi dan temuan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Karena sudah ada rekomendasi dari Komnas HAM, jadi tentunya kita harus selesaikan sesuai rekomendasi tersebut,” kata Listyo. (mjo/bmw) 

CNN Indonesia | Jumat, 19/02/2021 14:41 WIB

(nahimunkar.org)

(Dibaca 141 kali, 1 untuk hari ini)