Sabar itu ada tiga macam: [1] Sabar dalam ketaatan, yang berbuah istiqamah dalam beramal, lalu [2] Sabar dari kemaksiatan, yaitu menahan diri dari berbuat maksiat, dan [3] Sabar terhadap taqdir Allah. Dalam berdakwah, seorang dai dituntut bersabar selalu. Bersabar dalam ketaatan sehingga bisa istiqamah menyeru ke jalan Allah. Bersabar dari fitnah dunia dalam medan dakwah; juga fitnah pamoritas dan semacamnya. Dan normalnya, dalam dakwah yang murni menuju jalan Allah, akan banyak rintangan. Ini adalah sunnatullah untuk para dai; baik dari para Nabi dan Rasul, atau para dai keumumannya.

Perlu diingat, bahwa keberhasilan dakwah seseorang tidak mesti terlihat saat dai tersebut masih hidup. Boleh jadi, setelah wafatnya, barulah bebungaan menjalar ke mana-mana karena seruannya dahulu.

Maka bersabarlah dalam berdakwah. Jika tidak bersabar, perkara akan semakin sulit.

Di kajian berikut, ada sekian nasehat untuk para pemuda yang hadir di majelis, berkaitan dengan kesabaran yang harus mereka tempuh selagi muda. Semoga Allah berikan taufiq.

SYARH TSALATSAH AL-USHUL (10) – “الصبر على الأذي

https://www.youtube.com/watch…
https://www.youtube.com/watch…

Hasan Al-Jaizy

(nahimunkar.com)