Semarang-bupati-minta-pembangunan-karaoke-dan-hotel-di-samping-masjid-dihentikan-jpeg.image_

UNGARAN (SALAM-ONLINE): Bupati Semarang, dr H Mundjirin ES, SpOG meminta dengan tegas kepada pihak-pihak yang berkompeten agar menghentikan pekerjaan pengembangan tempat karaoke dan hotel Citra Dewi, di lingkungan Kauman Sari, Kelurahan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Bupati menginginkan apapun bentuk aturan dan ketentuan hukum terkait dengan pekerjaan ini harus ditegakkan. “Kalau memang belum berizin, harus dihentikan,” tegas Mundjirin, saat dikonfirmasi perihal pembangunan tempat karaoke dan hotel di samping Masjid Jami An Nur, Bandungan.

Untuk itu ia meminta pekerjaan yang masih berlangsung agar segera dihentikan. Pembangunan hotel dan tempat karaoke yang lokasinya berada tak jauh dari tempat ibadah tersebut belum mengantongi perizinan sesuai ketentuan.

Bupati bahkan mengaku belum memberi izin untuk pembangunan hotel dan karaoke Citra Dewi, karena pemiliknya juga belum mengurus sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami menyayangkan sikap seperti ini, belum ada izin sudah dibangun,” katanya menegaskan.

Meski begitu, pihak Pemkab Semarang sudah memberikan teguran dan pekerjaannya segera dihentikan. Karena–masih katabupati–hotel tersebut rencananya dibangun dua lantai. Namun dalam pelaksanaannya ternyata menjadi tiga lantai.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan karaoke dan hotel Citra Dewi di Lingkungan Kaumansari, kelurahan/kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, diprotes warga dan pengurus takmir masjid Jami An Nur Bandungan.

Warga protes, lantaran bangunan yang menempati eks hotel Pura Anda Bandungan ini berdekatan dengan Masjid Jami An Nur. Warga juga mempersoalkan perizinan tempat usaha ini.

Salah seorang warga, Dwi Purwanto (51) mengaku keberatan, karena aktivitas ibadah bakal terganggu oleh aktivitas tempat hiburan dan hotel ini.

“Kami mencemaskan masalah tempat hiburan ini akan mengganggu kekhusyukan para jamaah masjid,” ujarnya sebagaimana dikutip Republika Online, Senin (20/5/2013).

(nahimunkar.com)

(Dibaca 691 kali, 1 untuk hari ini)