Calon Duta Besar Indonesia di Saudi Arabia Zuhairi Misrawi Pembela Syiah dan LGBT?

Silakan simak ini.

***

 

VIRAL.. Politikus PDIP Zuhairi Misrawi Jadi Dubes RI di Arab Saudi


Viral di sosial media dan beredar di kalangan wartawan daftar nama-nama 32 calon duta besar Indonesia untuk negara-negara dan perwakilan tetap RI.

 

Salah satunya adalah politikus PDIP Zuhairi Misrawi menjadi calon Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Arab Saudi. 

 

Beberapa wartawan mencoba mengkonfirmasi kabar tersebut melalui WhatsApp (WA), Zuhairi hanya menjawab tersenyum. Ia pun tidak membenarkan atau menyalahkan berita tersebut.

 

Dari catatan rekam jejaknya, Zuhairi Misrawi merupakan anggota tim pemenangan Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. Dia mantan caleg PDIP untuk Dapil Jawa Timur XI, namun tidak lolos ke Senayan. 

 

Respon Kemenlu

 

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan belum bisa mengonfirmasi sejumlah nama bakal calon duta besar yang tengah beredar.

 

“Saya tidak ada informasi,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, saat dihubungi pada Jumat (19/2/2021), seperti dilansir CNNIndonesia.

 

Menurut Faizasyah, identitas para calon duta besar tidak bisa diungkap untuk menghormati adab diplomasi dan negara yang dituju.

 

“Dalam praktik dan adab diplomasi, nama-nama calon dubes tidak dibuka ke publik, setidaknya sampai proses permintaan persetujuan dari negara yang dituju atas calon dubes diperoleh,” ujar Faizasyah.

 

Nama-nama sejumlah bakal calon duta besar Indonesia untuk berbagai negara mulai beredar. 

 

Berikut daftar namanya yang beredar viral di sosial media:

[PORTAL-ISLAM.ID] Sabtu, 20 Februari 2021 BERITA NASIONAL

***

Zuhairi Cari Apa? LGBT dan Syiah Dibela, Shalat Gerhana Malah Dipertanyakan


Posted on 10 Maret 2016

by Nahimunkar.org

 

Politikus PDIP Zuhairi Misrawi (IST)


Maraknya Umat Islam berjama’ah shalat gerhana matahari, Rabu 9 Maret 2016, di masjid-masjid berbagai kota tampaknya mengakibatkan gerahnya Zuhairi Misrawi, orang NU yang ada di PDIP.

Hingga dia berkicau dengan mempertanyakan landasan ilmiah shalat gerhana.

Sikap Zuhairi ini berbalikan dengan sikapnya sendiri terhadap LGBT, kemaksiatan yang meresahkan Umat Islam. Terhadap LGBT, Zuhairi malah menyanjung. Makanya ada berita begini:

Pernah Dijuluki Pelacur Intelektual, Kini Zuhairi Sanjung LGBT https://www.nahimunkar.org/pernah-dijuluki-pelacur-intelektual-kini-zuhairi-sanjung-lgbt/

Demikian pula terhadap aliran sesat syiah yang meresahkan pula, Zuhairi malah berupaya membelanya. Hingga ada berita begini:

Setelah Sanjung Homo, Zuhairi Kecam Spanduk Anti Syiah di Polda Riau https://www.nahimunkar.org/sanjung-homo-zuhairi-kecam-spanduk-anti-syiah-polda-riau/

Entah apa yang dicari, tapi tampaknya Zuhairi lagi keblinger, makanya diberitakan begini:

***

Keblinger, Politikus PDIP Ini Pertanyakan Alasan Ilmiah Shalat Gerhana

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Zuhairi Misrawi mempertanyakan landasan ilmiah shalat gerhana.

“Selain alasan teologis, adakah ilmuan yang bisa jelaskan kenapa umat Islam harus shalat gerhana,” kicau Zuhairi melalui akun Twitter-nya @zuhairimisrawi.

Tentu saja pernyataan Zuhairi mengundang banyak protes di kalangan pengguna sosial khususnya Twitter. Seperti pemilik akun Twitter @Nurdin1 yang menilai pernyataan Zuhairi itu sebagai bentuk pelecehan terhadap Islam. “Zuher ini sok kepinter dan padahal lecehkan Islam,” ungkap Nurdin./ http://suaranasional.com/2016/03/10/

(nahimunkar.org)

 


 

(Dibaca 2.798 kali, 1 untuk hari ini)