POSMETRO INFO – Front Pembela Islam (FPI) bakal melakukan unjuk rasa untuk menolak Basuki Tjahaja Purnama sebagai calon gubernur DKI pada pemilihan kepala daerah (pilkada) di ibu kota negara Februari 2017 mendatang. Rencananya, sekitar 5.000 massa FPI akan menggelar aksi di depan Balai Kota DKI, Jumat (14/10) siang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, pendemo akan memulai aksi mereka usai salat Jumat di Masjid Istiqlal. Polisi pun menyiapkan upaya antisipasi untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

“Perkiraan sekitar lima ribu (massa). Karena kita sudah tangani dengan serius, bisa kita reduksi dan jangan sampai banyak-banyaklah, untuk apa juga, takutnya nanti ada pihak ketiga menunggangi itu,” kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/10).

Karenanya jumlah personel Polda Metro Jaya yang disiagakan untuk mengamankan demo FPI pun tidak jauh berbeda dengan massa pengunjuk rasa. Namun, Awi belum bisa memerinci jumlah pasti personel yang akan dikerahkan. “Tapi minimal harus imbang dengan massa,” jelas Awi.

Dia menegaskan, massa akan bergerak setelah salat Jumat di Istiqlal, kemudian berjalan kaki menuju Balai Kota dengan melewati Jalan Medan Merdeka Timur dan Medan Merdeka Selatan. Polisi juga melakukan pengamanan terhadap dua gereja yang akan dilalui massa, yaitu Gereja Katedral dan Gereja Imanuel.

Selain itu, pengamanan juga dilakukan di gedung kedutaan Amerika Serikat dan Kantor Wakil Presiden. “Kami juga akan amankan Balai Kota, kemudian mereka akan orasi di sana dan finis akan di patung kuda,” ungkap Awi.

Awi menegaskan, jika ada massa yang kedapatan membawa senjata berbahaya, maka polisi tidak akan segan-segan untuk melakukan tindakan tegas. Kapolda Metro Jaya M Iriawan bahkan sudah mengeluarkan maklumat untuk menindak warga yang membawa senjata api, senjata tajam ataupun benda berbahaya lainnya.

“Dan maklumat itu harus ditaati. Kalau sampai tidak kita akan tindak sesuai aturan yang berlaku,” jelas Awi[jpnn]

Sumber: pos-metro.com/Jumat, 14 Oktober 2016

(nahimunkar.com)