IndonesianIndustry.com-Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK memastikan proses hukum terhadap Ahok akan terus berjalan. Kepastian itu didapat saat ia bertanya langsung kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Kesimpulannya ialah dalam hal (kasus) saudara Ahok, kita akan tegakkan, laksanakan dengan hukum yang tegas dan cepat. Oleh Kapolri dijanjikan selesai dalam dua minggu pelaksanaan yang cepat itu,” kata JK di kantor Wapres,  Jakarta, Jumat (4/11/2016).

JK tidak pernah melarang siapa pun warga yang ingin berunjuk rasa. Namun JK mengingaktkan agar tetap dalam koridor hukum dan tidak melanggar aturan. Pemerintah juga pasti mendengar aspirasi warga.

“Kalau ada tadi secara demokratis disampaikan secara baik-baik, pasti pemerintah mendengarkannya, pasti,” imbuh JK.

Yang terpenting bagi JK, begitupun dengan Presiden Joko Widodo, segala hal yang dilakukan dalam aksi unjuk rasa dilaksanakan dengan baik dan tidak anarkis. Karena bagaimanapun, semua orang yang berunjuk rasa adalah warga Indonesia.

“Ya dijalankan saja demokrasi yang baik, yang bersahabat, yang kalem. Mau sebanyak apa pun semua masyarakat kita, kita mau ngapain,” ucap JK.

Dalam aksi demonstran tersebut hanya ada tiga orang perwakilan demonstran yang diterima, yakni Ustad Bachtiar Nasir, Ustad Zaitun dan Ustad Misbah. Mereka datang bersama Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto serta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Ada juga anggota DPR Arsul Sani dan Abu Bakar Alhabsy serta anggota DPD Farouk Muhammad sebagai perwakilan parlemen.

Sumber : indonesianindustry.com

(nahimunkar.com)

(Dibaca 4.533 kali, 1 untuk hari ini)