Syiah dan Islam Nusantara adalah penggerogot iman.

Berikut ini adalah catatan kajian “Mewaspadai Pemikiran Islam Nusantara dan Syi’ah” oleh Ustadz Hartono Ahmad Jaiz (Pakar Peneliti Aliran Sesat) pada hari Ahad, 19 Muharram 1437 / 01 November 2015, ba’da Maghrib sampai jam delapan malam. Kajian diselenggarakan di Masjid Jami’ Mekkah Jl. Bendul Merisi Tengah No.55 Surabaya. Penyelenggaranya adalah takmir Masjid Jami’ Mekkah, Pemuda Muslim Indonesia, PC Al-Irsyad Surabaya, dan didukung oleh Indonesia Menegakkan Sunnah

Pada kajian ini memang tidak terlalu banyak catatan. Karena beliau lebih banyak sharing pengalaman mengenai interaksi beliau dengan tokoh-tokoh syiah dan Islam liberal. Pun begitu tak ada sesi soal jawab karena beliau mengaku sudah agak lelah karena pagi hingga siang mengisi di masjid Mujahidin. Semoga beliau selalu diberi kesehatan.

Di bagian bawah artikel, saya sematkan juga rekaman kajian yang saya ambil dari AyoDakwah.com. (Apa itu AyoDakwah.com? KenaliAyoDakwah.com di sini)

Selamat menyimak.

***

  • Jangan sampai kita mati dalam keadaan tidak beriman.
  • Syiah dan Islam Nusantara adalah penggerogot iman.
  • Syiah menganggap Al Quran sudah diubah-ubah oleh sahabat.
  • MUI Jatim sudah memfatwakan syiah itu sesat menyesatkan.
  • Keyakinan batil syiah terlihat pada praktek Tajul Muluk (pemimpin Syiah Sampang).
  • Tajul Muluk sudah divonis hingga tingkat MA. MA memutuskan bahwa Tajul Muluk melakukan penistaan agama. Putusan ini menurut ahli hukum, berarti putusan ini menjadi hukum tetap untuk seluruh Indonesia.
  • Watak syiah: esuk dele, durung nganti sore wes dadi tempe. (Pagi kedelai, belum sampai sore sudah jadi tempe).
  • Watak syiah seperti watak yahudi, karena syiah itu memang produk yahudi.
  • Cari di comartikel tentang cara menghadapi syiah.
  • Syiah mengingkari seluruh Al Quran. Berarti ini musyrik.

Di masyarakat kita sering salah paham kalimat “fitnah lebih kejam dari pembunuhan”. Makna fitnah di sini sebenarnya adalah pemusyrikan/membuat musyrik/membuat kembali menyembah berhala. Ini lah maksud kata “fitnah” yang benar. Lihat kitab-kitab tafsir muktabar.

Karenanya, kemusyrikan itu lebih kejam dari pembunuhan.

  • Syiah menanam perpustakaan-perpustakaan syiah di berbagai tempat seperti Iran Corner di Jogja: kamus UIN, UAD, dan UMY.

***

Rekaman kajian:

Semoga bermanfaat.

“Ikatlah ilmu dengan tulisan”

By: wisnuajix.wordpress.com / 6 November 2015

(nahimunkar.com)

(Dibaca 6.394 kali, 1 untuk hari ini)