Buah kurma bukan sekadar santapan buka puasa biasa. Karena buah ini juga bermanfaat mencegah osteoporosis!


Klikdokter.com, Jakarta Sebagian besar orang Indonesia pasti kenal buah kurma. Ya, buah kecokelatan dan berasa manis ini sering dijadikan santapan untuk berbuka puasa. Di balik itu, ternyata kurma juga dapat cegah osteoporosis.

Kurma merupakan buah yang diyakini berasal dari daerah Timur Tengah. Buah ini mengandung glukosa, fruktosa dan sukrosa yang tinggi, sehingga dapat membantu menaikkan kadar gula darah.

Tak hanya itu, dalam 100 gram buah kurma tersimpan 57 mg kalsium, 55 mg fosfor, dan 38 mg magnesium. Semua zat ini berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis.

Apa itu osteoporosis? Osteoporosis merupakan penyakit yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang dan adanya perubahan mikroarsitektur jaringan tulang. Di masyarakat, penyakit ini lebih dikenal dengan istilah tulang keropos.

Buah Kurma dan Osteoporosis

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Department of Nutrition, Food and Exercise Sciences, Florida, kurma adalah buah satu-satunya buah yang bermanfaat memperkuat tulang secara lansung. Ini karena kurma terbukti dapat meningkatkan densitas mineral tulang dibandingkan dengan buah apel yang dikeringkan.

Sehubungan dengan itu, penelitian pun menyebutkan bahwa wanita menopause yang rutin makan kurma akan mengalami perlambatan laju resorpsi dan perputaran tulang, sehingga risiko untuk terkena osteoporosis menjadi lebih kecil.

Sungguh mengejutkan, bukan? Jika ingin terhindar dari osteoporosis, pastikan Anda mengonsumsi buah kurma sebanyak 3–6 butir dalam sehari. Di samping itu, jangan lupa juga untuk menerapkan gaya hidup sehat dan berolahraga secara rutin, ya! (NB/ RH)

Sumber: klikdokter.com / 

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.712 kali, 1 untuk hari ini)