Berikut ini ada tulisan singkat, contoh resiko pembela syiah yang mencela Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang paling banyak meriwayatkan hadits.

Silakan simak ini.

***

Gaya membela syiah yang dilakoni Quraish Shihab.

Menggabungkan antara cara syiah menohok Islam dan cara orientalis kafir dalam menjelekkan Islam.

Quraish Shihab menggabungkan antara cara syiah menohok Islam dan cara orientalis kafir dalam menjelekkan Islam. Di antaranya yaitu menjelekkan atau mencela secara ngawur terhadap Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam periwayat hadits terbanyak.

Bagi orang yang belajar terutama mengenai kecurangan dua musuh Islam itu (syiah dan orientalis kafir serta antek-anteknya) tentu mudah faham. Makanya, Quraish Shihab cukup dibantah oleh anak-anak santri dari Jawa Timur pakai buku pula, tampaknya Quraish Shihab sudah “jatuh tape” (istilah dari Sumatera Barat (?) sebagai pengibaratan keadaan yang tak bisa ditolong lagi kerusakannya, bagai tape singkong, jatuh ke debu tanah, mana mungkin untuk dibersihkan lagi).

Ungkapan santri di buku bantahan terhadap Quraish Shihab diantaranya ini:

“Kekurangcakapan Dr. Quraish Shihab di bidang hadits semakin tampak, ketika beliau justru menjadikan buku Mahmud Abu Rayyah, Adhwa’ ‘alas Sunnah al-Muhammadiyah, sebagai rujukan dalam upaya menurunkan reputasi Abu Hurairah r.a. Padahal, semua pakar hadits kontemporer paham betul akan status dan pemikiran Abu Rayyah dalam hadits.” (hal. 322-323, Buku Mungkinkah Sunnah-Syiah dalam Ukhuwah? Jawaban atas Buku Dr. Quraish Shihab “Sunnah-Syiah Bergandengan Tangan! Mungkinkah?”).

Selengkapnya dapat dilihat di sini: Membongkar Pemikiran Menyimpang Ulama Metro TV Quraish Shihabhttps://www.nahimunkar.org/membongkar-pemikiran-menyimpang-ulama-metro-tv-quraish-shihab/

(nahimunkar.com)

(Dibaca 13.421 kali, 1 untuk hari ini)