Cuit Islam Arogan : Abu Janda Diperiksa Polisi Selama 12 Jam, dengan Dugaan Ujaran Kebencian dan Penistaan Agma

  • Cuitnnya tentang Islam arogan, Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda diperiksa bareskrim selama 12 jam, dengan dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama.
  • Dilaporkan oleh KNPI, Abu Janda diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian atau permusuhan individu dan atau antar golongan (sara) UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2006 tentang informasi dan transaksi elektronik pasal 28 ayat (2), penistaan agama UU No 1 tahun 1946 tentang KUHP pasal 156A.
  • Abu Janda Diperiksa Kembali pada Kamis 4 Februari

     


Jakarta – Akibat cuitnnya tentang islam arogan, Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda diperiksa bareskrim selama 12 jam, dengan dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama.

 

Abu Janda diperiksa berkaitan dengan kicauannya di akun Twitter @permadiaktivis1 yang menulis “Islam memang agama pendatang dari Arab, agama asli Indonesia itu Sunda Wiwitan, Kaharingan dll. Dan memang arogan, mengharamkan tradisi asli, ritual orang dibubarkan pake kebaya murtad, wayang kulit diharamkan. Kalau tidak mau disebut arogan, jangan injak2 kearifan lokal @awemany,” tulis akun @permadiaktivis1.

Abu Janda mengatakan arogan itu karena saya merespon tweet provokatif Tengku Zul yang mengatakan bahwa minoritas di negeri ini arogan ke mayoritas. Di situlah keluar kata arogan itu,” Senin, 1 Februari.

“Saya diperiksa selama 12 jam dengan 50 pertanyaan. Dari puluhan pertanyaan yang dilontarkan penyidik, lebih banyak perihal maksud dan tujuan cuitannya di media sosial.” ucap Abu Janda di Bareskrim Polri.

Abu Janda dilaporkan KNPI (Komite Nasiona Pemuda Indonesia ) dan tergistrasi dengan nomor STTL/033/1/2021/Bareskrim tertanggal 29 Januari 2021.

Dalam laporan tersebut, Abu Janda diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian atau permusuhan individu dan atau antar golongan (sara) UU No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2006 tentang informasi dan transaksi elektronik pasal 28 ayat (2), penistaan agama UU No 1 tahun 1946 tentang KUHP pasal 156A. (Arsy)

DJABARPOS.COM

***

Abu Janda Diperiksa Kembali pada Kamis

Jakarta: Pegiat media sosial (medsos) Abu Janda alias Permadi Arya akan diperiksa kembali oleh penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan akan berlangsung pada Kamis, 4 Februari 2021.

 

“Masih ada pemeriksaan lanjutan hari Kamis nanti,” kata Abu Janda di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 1 Februari 2021.

 

Namun, pemeriksaan itu bukan terkait cuitannya yang menyebutkan Islam arogan. Abu Janda akan diperiksa dalam kasus dugaan ujaran kebencian terhadap mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?HappyInspireConfuseSad

“Pertanyaan terkait Natalius Pigai untuk panggilan selanjutnya Kamis,” ujar Abu Janda.

 

Baca: Bawa Baju, Abu Janda Siap Ditahan

 

Abu Janda mengejek Natalius dengan sebutan evolusi di akun Twitter miliknya. Isi cuitannya, yakni ‘Kau @NataliusPigai2, apa kapasitas kau? Sudah selesai evolusi belom kau?’.

 

Abu Janda dilaporkan terkait ujaran kebencian mengandung SARA. Dia diduga melanggar Pasal 45 Ayat (3) juncto Pasal 27 Ayat (3) dan/atau Pasal 45 Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) dan/atau Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE), kebencian atas permusuhan individu, atau antargolongan, Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP.

(AZF)

medcom.id, Nasional media sosial polri ujaran kebencian Siti Yona Hukmana • 02 Februari 2021 00:53

(nahimunkar.org)

(Dibaca 97 kali, 1 untuk hari ini)