Jima’ maksudnya adalah hubungan suami istri.

Silakan simak artikel berikut ini.

***

Ingin Meningkatkan Stamina Seksual? Makan Makanan Ini Sebelum dan Sesudah Berhubungan

Seks bisa membuat Anda merasa lelah, tapi tentu saja pasti puas!

Jika ingin mengulangi performa, Anda membutuhkan makanan pemulihan atau makanan untuk stamina seks.

Makanan seks ini membantu meningkatkan energi dan mengisi kembali tubuh setelah berhubungan.

Berikut ini daftar makanan yang dapat meningkatkan stamina seks. Anda bisa konsumsi sebelum dan setelah berhubungan seks.

Bayam. 

Untuk mendapatkan gairah tinggi dan klimaks yang optimal sebaiknya makan makanan yang meningkatkan aliran darah ke alat kelamin.

Bayam adalah salah satu sayuran yang dapat meningkatkan rangsangan, membuatnya menjadi makanan seks sebelum berhubungan seksual.

Teh yang baru diseduh.

Teh hijau atau teh hitam membantu meningkatkan tingkat energi dan meningkatkan mood seseorang untuk berhubungan seks.

Jadi, seduh dan minumlah secangkir teh yang segar sebelum Anda menyibukkan diri dengan pasangan.

Biji chia.

Mengonsumsi biji chia adalah cara terbaik untuk meningkatkan energi dan mempertahankan stamina.

Semangka.

Menggigit irisan semangka dapat meningkatkan rangsangan, karena semangka membantu mengendurkan pembuluh darah. Kandungan citrulline, membantu merangsang dan meningkatkan suasana hati.

Jadikan semangka sebagai camilan sebelum melakukan hubungan seks.

Vitamin C.

Tingkatkan jumlah sperma Anda dan pergerakan sperma dengan mengonsumsi berbagai buah-buahan yang kaya vitamin C, seperti jeruk dan grapefruits.

Apel.

Makan apel sebelum melakukan hubungan seks dapat mengurangi bau mulut dan menghilangkan partikel makanan pada gigi.

Sebuah apel sehari juga dapat menjaga kebersihan mulut dan mencegah bau tak sedap.

Jahe.

Campuran jahe dan air jeruk nipis dapat meningkatkan sirkulasi darah. Ini terutama mendorong aliran darah ke alat kelamin.

Jahe juga membantu meningkatkan libido seseorang.

Seafood.

Ingin meningkatkan gairah seks? Makanlah makanan laut seperti kepiting, lobstres, uang, karena ini adalah cara terbaik meningkatkan serotonin di otak.

Nah, jika ingin mendapatkan mood untuk hubungan seks, nikmati makanan ini. Jangan lupa makan apel setelahnya untuk menyingkirkan bau amis pada mulut.

Telur.

Telur memegang kunci untuk libido yang sehat dan mengurangi stres. Selain dianggap sebagai makanan seks, telur juga memiliki beberapa manfaat kesehatan lainnya.

Daging merah.

Daging merah tanpa lemak membantu mengurangi kemungkinan disfungsi ereksi.

Selain itu, mengonsuminya dalam jumlah sedang, baik untuk meningkatkan kadar zat besi, protein, dan zinc dalam tubuh.

Pisang.

Kram dapat mengganggu saat hubungan seksual. Karena itu, makanlah pisang dan minum air untuk mencegah kejang otot atau kram selama dan setelah berhubungan seks.

Asam lemak omega-3.

Omega-3 meningkatkan kadar dopamin di otak, yang merangsang gairah seksual.

Karena itu untuk meningkatkan gairah seksual, tambahkan porsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 dalam menu harian Anda.

Havermut.

Havermut menjadikan bahan sarapan untuk hidup sehat. Havermut juga meningkatkan kadar testosteron pada pria, sehingga meningkatkan libido dan gairah seks.

Havermut juga menyediakan energi untuk membantu Anda berhubungan seksual dengan waktu yang lebih lama.

Tiram.

Tiram adalah makanan afrodisiak populer, dan ini telah dibuktikan secara ilmiah.

Tiram membantu meningkatkan libido pada pria dengna meningkatkan kadar testosteron. Makanan laut ini juga mengandung seng yang membantu meningkatkan sirkulasi darah.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ingin Meningkatkan Stamina Seksual? Makan Makanan Ini Sebelum dan Sesudah  Berhubungan, Rabu, 15 November 2017 14:49 WIB

***

Makanan Yang Bermanfaat Meningkatkan Gairah, Sehingga Hubungan Seksual Bisa Bertahan Lama

 Alpukat

 Suku Aztec menyebut alpukat dengan buah testis, karena bentuknya yang mirip. Tapi ada alasan ilmiah mengapa alpukat masuk akal sebagai afrodisiak, karena kaya akan lemak tak jenuh dan rendah lemak jenuh  sehingga membuat jantung dan arteri Anda sehat. Apa pun yang dapat membuat jantung berdetak dengan kuat, maka akan membantu darah mengalir dengan lancar ke semua anggota tubuh. Pria dengan penyakit jantung dua kali lebih mungkin untuk menderita disfungsi ereksi (DE ).

Kacang Almond

Almond telah lama diakui dapat meningkatkan gairah, lebih lanjut sebagai stimulan seksual, dan menjaga kesuburan. Seperti halnya asparagus, almond padat nutrisi dan kaya mineral yang penting bagi kesehatan seksual dan reproduksi seperti seng , selenium, dan vitamin E. Zinc membantu meningkatkan libido dan hasrat seksual, kata Dr Berman.

Asam lemak yang ditemukan dalam kacang-kacangan sangat penting dalam memproduksi hormon seks penting bagi pria dan wanita .

Bawang Putih

Bawang putih dalam bentuk pil atau menggunakannya dalam masakan, adalah salah satu dari banyak makanan yang berpotensi untuk membantu meningkatkan libido. Bawang putih mengandung bahan yang disebut dengan allicin,  yang dapat meningkatkan aliran darah ke alat kelamin. Pada akhirnya, ini akan bermanfaat mendongkrak libido dan tentu bisa membuat Anda bertahan lama.

Coklat

Siapa yang tidak suka dengan sepotong cokelat?.  Chocolate sangat bagus untuk meningkatkan rasa Anda . Menurut fitur AskMen.com dalam  ” 11 Makanan untuk Meningkatkan Libido , ” coklat mendongkrak libido karena mengandung theobromine, yaitu zat kimia yang menghasilkan perasaan euforia yang berhubungan dengan jatuh cinta. Cokelat juga mengandung antioksidan, sehingga sekaligus dapat membantu menjaga bebas dari penyakit. The Journal of Sexual Medicine melakukan studi yang menemukan bahwa wanita yang makan sepotong coklat memiliki pengalaman hasrat seksual yang lebih besar daripada yang tidak makan.

Pisang Dan Buah-Buahan Lain

Enzim dalam buah pisang langsung terkait dengan membalikkan impotensi dan meningkatkan libido pada pria. Pisang juga dikemas dengan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan tingkat energi, sehingga akan meningkatkan stamina seksual menjadi lebih besar. Hampir setiap buah bisa dikatakan bisa meningkatkan gairah seksual dan stamina. Buah-buahan segar yang mengandung antioksidan, akan menjaga tubuh bebas dari penyakit akibat radikal bebas. Jika tidak, efek kerusakan sel akibat radikal bebas dapat menurunkan gairah seksual selain menyebabkan penyakit .

 Multivitamin:

Bila Anda menempatkan hal-hal yang tepat bagi tubuh Anda, maka ia juga akan melakukan yang lebih baik dalam segala hal – dan hasrat seksual merupakan bagian dari ini. Mengambil multivitamin setiap hari diperlukan apabila ada kesenjangan, yaitu untuk mengisi kebutuhan vitamin dan mineral yang mungkin tidak bisa Anda peroleh dari diet Anda. Pilihan yang masuk akal adalah dengan memperhatikan apa-apa yang Anda makan dan minum. Kesehatan akan membuat diri Anda juga terlihat dalam kehidupan seks Anda, dimana yang akan sangat mempengaruhi hub ungan seksual Anda yang bisa bertahan lama.

https://www.tipscaraterbaik.com

***

Adab Jima’ (Hubungan Suami Istri) Lengkap

***

Cara Hubungan Intim yang Islami (1)

Ada beberapa adab yang telah diajarkan oleh Islam ketika suami istri ingin menyalurkan hasrat bercintanya. Berikut adab-adab saat jima’, bercinta atau berhubungan intim di ranjang:

1- Ikhlaskan niat untuk cari pahala

Yaitu bercinta tersebut diniatkan untuk menjaga diri dari zina (selingkuh), menghasilkan keturunan, dan mengharap pahala sebagai bentuk sedekah.

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ

“Dalam hubungan intim suami-istri (antara kalian) itu termasuk sedekah.”

Para sahabat menanggapi, “Kenapa sampai hubungan intim saja bisa bernilai pahala?”

Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

أَيَأْتِى أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ قَالَ أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِى حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِ فِيهَا وِزْرٌ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِى الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ

Tahukah engkau jika seseorang memenuhi syahwatnya pada yang haram, dia berdosa. Demikian pula jika ia memenuhi syahwatnya itu pada yang halal, ia mendapat pahala”. (HR. Muslim, no. 2376)

2- Melakukan pemanasan dan cumbuan terlebih dahulu

Inilah alasan kenapa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk menikahi wanita perawan karena masih bisa untuk bercumbu rayu dengannya sebelum bercinta.

Ketika Jabir radhiyallahu ‘anhu menikah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya padanya,

« هَلْ تَزَوَّجْتَ بِكْرًا أَمْ ثَيِّبًا. فَقُلْتُ تَزَوَّجْتُ ثَيِّبًا . فَقَالَ هَلاَّ تَزَوَّجْتَ بِكْرًا تُلاَعِبُهَا وَتُلاَعِبُكَ

Apakah engkau menikahi gadis (perawan) atau janda?” “Aku menikahi janda”, jawab Jabir. “Kenapa engkau tidak menikahi gadis saja karena engkau bisa bercumbu dengannya dan juga sebaliknya ia bisa bercumbu mesra denganmu?(HR. Bukhari, no. 2967; Muslim, no. 715).

3- Membaca doa sebelum hubungan intim

Doa yang dianjurkan untuk dibaca adalah: Bismillah, allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtanaa.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ فَقَالَ بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا . فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرُّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا

Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, lalu ia membaca do’a: [Bismillah Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtanaa], “Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami”, kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya.” (HR. Bukhari, no. 6388; Muslim, no. 1434).

4- Menyetubuhi istri dari arah mana pun asalkan bukan di dubur

Allah Ta’ala berfirman,

نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ

Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.” (QS. Al Baqarah: 223)

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Yang namanya ladang (tempat bercocok tanam) pada wanita adalah di kemaluannya yaitu tempat mani bersemai untuk mendapatkan keturunan. Ini adalah dalil bolehnya menyetubuhi istri di kemaluannya, terserah dari arah depan, belakang atau istri dibalikkan.” (Syarh Shahih Muslim, 10: 6)

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

كَانَتِ الْيَهُودُ تَقُولُ إِذَا جَامَعَهَا مِنْ وَرَائِهَا جَاءَ الْوَلَدُ أَحْوَلَ

“Dahulu orang-orang Yahudi berkata jika menyetubuhi istrinya dari arah belakang, maka mata anak yang nantinya lahir bisa juling.” Lalu turunlah firman Allah Ta’ala,

نِسَاؤُكُمْ حَرْثٌ لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثَكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ

“Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.” (QS. Al-Baqarah: 223) (HR. Bukhari, no. 4528; Muslim, no. 117)

Dalam riwayat lain disebutkan,

مُقْبِلَةً وَمُدْبِرَةً مَا كَانَ فِي الفَرْجِ

Terserah mau dari arah depan atau belakang selama di kemaluan.” (HR. Ath-Thohawi, 3: 41 dalam Syarh Ma’an Al-Atsar dengan sanad yang shahih)

Hadits di atas menunjukkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyanggah anggapan keliru orang Yahudi yang menyatakan terlarangnya gaya seks dari belakang karena bisa mengakibatkan anak yang lahir nanti juling. Itu anggapan tidak benar karena Islam menghalalkan segala variasi atau cara dalam hubungan seks selama di kemaluan.

Tentang surat Al-Baqarah ayat 223 di atas, Ibnu Katsir menyatakan bahwa setubuhilah istri kalian di ladangnya yaitu di tempat yang nantinya bisa menghasilkan anak. Beliau juga berkata bahwa terserah gayanya dari depan atau pun dari belakang selama di satu lubang, yaitu kemaluan, maka dibolehkan. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2: 154)

5- Tidak boleh sama sekali menyetubuhi istri di dubur, apa pun keadaannya

Hadits yang mendasari larangan hubungan intim lewat dubur (seks anal) adalah sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,

مَلْعُونٌ مَنْ أَتَى امْرَأَةً فِى دُبُرِهَا

Benar-benar terlaknat orang yang menyetubuhi istrinya di duburnya.” (HR. Ahmad, 2: 479. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits tersebut hasan)

Dalam hadits lainya disebutkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَتَى حَائِضًا أَوِ امْرَأَةً فِى دُبُرِهَا أَوْ كَاهِنًا فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ -صلى الله عليه وسلم-

Barangsiapa yang menyetubuhi wanita haid atau menyetubuhi wanita di duburnya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad –shallallahu ‘alaihi wa sallam-.” (HR. Tirmidzi, no. 135; Ibnu Majah, no. 639; Abu Daud, no. 3904. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

-bersambung insya Allah-

Referensi : islamqa.info

Midnight, 10 Jumadal Ula 1437 H @ Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul

Oleh Al-Faqir Ila Maghfirati RabbihiMuhammad Abduh Tuasikal

Sumber : rumaysho.com

***

Cara Hubungan Intim yang Islami (2)

Bagaimana cara hubungan intim yang sesuai sunnah Nabi? Berikut lanjutannya dalam serial kedua.

6- Jika ingin mengulangi hubungan intim, hendaklah berwudhu dahulu

Ada hadits yang disebutkan dalam Shahih Muslim,

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِذَا أَتَى أَحَدُكُمْ أَهْلَهُ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يَعُودَ فَلْيَتَوَضَّأْ ». زَادَ أَبُو بَكْرٍ فِى حَدِيثِهِ بَيْنَهُمَا وُضُوءًا وَقَالَ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يُعَاوِدَ

Dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian menyetubuhi istrinya lalu ia ingin mengulanginya, maka hendaklah ia berwudhu.” Abu Bakr dalam haditsnya menambahkan, “Hendaklah menambahkan wudhu di antara kedua hubungan intim tersebut.” Lalu ditambahkan, “Jika ia ingin mengulangi hubungan intim.” (HR. Muslim, no. 308).

Imam Malik menambahkan lafazh,

فَإِنَّهُ أَنْشَطُ لِلْعَوْدِ

“Berwudhu itu lebih membuat semangat ketika ingin mengulangi hubungan intim.”

7- Jika penis telah masuk dalam vagina (bertemunya dua kemaluan), maka sudah wajib mandi junub meskipun tidak keluar mani

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,

إِنَّ رَجُلاً سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنِ الرَّجُلِ يُجَامِعُ أَهْلَهُ ثُمَّ يُكْسِلُ هَلْ عَلَيْهِمَا الْغُسْلُ وَعَائِشَةُ جَالِسَةٌ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِنِّى لأَفْعَلُ ذَلِكَ أَنَا وَهَذِهِ ثُمَّ نَغْتَسِلُ

Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang seorang laki-laki yang menyetubuhi istrinya namun tidak sampai keluar air mani. Apakah keduanya wajib mandi? Sedangkan Aisyah ketika itu sedang duduk di samping, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku sendiri pernah bersetubuh dengan wanita ini (yang dimaksud adalah Aisyah, pen.) namun tidak keluar mani, kemudian kami pun mandi.” (HR. Muslim, no. 350)

Begitu pula tetap wajib mandi kalau keluar mani meskipun tidak bertemunya dua kemaluan, misal mani keluar saat foreplay atau bercumbu sebagai bentuk pemanasan. Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الْمَاءُ مِنَ الْمَاءِ

Sesungguhnya (mandi) dengan air disebabkan karena keluarnya air (mani).” (HR. Muslim, no. 343)

Boleh saja bagi yang wajib mandi ia tidur dan menunda mandi hingga menjelang waktu Shubuh. Namun sangat dianjurkan baginya untuk berwudhu sebelum tidur. Hal ini berdasarkan riwayat dari Ibnu ‘Umar berikut.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – أَيَرْقُدُ أَحَدُنَا وَهْوَ جُنُبٌ قَالَ نَعَمْ إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَرْقُدْ وَهُوَ جُنُبٌ

Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata bahwa ‘Umar bin Al-Khattab pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam“Apakah salah seorang di antara kami boleh tidur sedangkan ia dalam keadaan junub?” Beliau menjawab, “Iya, jika salah seorang di antara kalian junub, hendaklah ia berwudhu lalu tidur.(HR. Bukhari, no. 287; Muslim, no. 306).

8- Dilarang menyetubuhi wanita di waktu haidhnya

Allah Ta’ala berfirman,

فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ

Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari (hubungan intim dengan) wanita di waktu haid.(QS. Al-Baqarah: 222).

Imam Nawawi berkata, “Mahidh dalam ayat bisa bermakna darah haid, ada pula yang mengatakan waktu haid dan juga ada yang berkata tempat keluarnya haid yaitu kemaluan. … Dan menurut ulama Syafi’iyah, maksud mahidh adalah darah haid.” (Al-Majmu’, 2: 343)

Dalam hadits disebutkan,

مَنْ أَتَى حَائِضًا أَوِ امْرَأَةً فِى دُبُرِهَا أَوْ كَاهِنًا فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ -صلى الله عليه وسلم-

Barangsiapa yang menyetubuhi wanita haid atau menyetubuhi wanita di duburnya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad –shallallahu ‘alaihi wa sallam-.(HR. Tirmidzi no. 135, Ibnu Majah no. 639. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih). Al-Muhamili dalam Al-Majmu’ (2: 359) menyebutkan bahwa Imam Asy-Syafi’i rahimahullahberkata, “Barangsiapa yang menyetubuhi wanita haid, maka ia telah terjerumus dalam dosa besar.”

Hubungan seks yang dibolehkan dengan wanita haid adalah bercumbu selama tidak melakukan jima’ (senggama) di kemaluan. Dalam hadits disebutkan,

اصْنَعُوا كُلَّ شَىْءٍ إِلاَّ النِّكَاحَ

Lakukanlah segala sesuatu (terhadap wanita haid) selain jima’ (di kemaluan).(HR. Muslim, no. 302)

Dalam riwayat yang muttafaqun ‘alaih disebutkan,

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَتْ إِحْدَانَا إِذَا كَانَتْ حَائِضًا ، فَأَرَادَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – أَنْ يُبَاشِرَهَا ، أَمَرَهَا أَنْ تَتَّزِرَ فِى فَوْرِ حَيْضَتِهَا ثُمَّ يُبَاشِرُهَا . قَالَتْ وَأَيُّكُمْ يَمْلِكُ إِرْبَهُ كَمَا كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَمْلِكُ إِرْبَهُ

Dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa di antara istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ada yang mengalami haid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ingin bercumbu dengannya. Lantas beliau memerintahkannya untuk memakai sarung agar menutupi tempat memancarnya darah haid, kemudian beliau tetap mencumbunya (di atas sarung). Aisyah berkata, “Adakah di antara kalian yang bisa menahan hasratnya (untuk berjima’) sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menahannya?”   (HR. Bukhari, no. 302; Muslim, no. 293). Imam Nawawi menyebutkan judul bab dari hadits di atas, “Bab mencumbu wanita haid di atas sarungnya”. Artinya di selain tempat keluarnya darah haid atau selain kemaluannya.

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Kaum muslimin sepakat akan haramnya menyetubuhi wanita haid berdasarkan ayat Al Qur’an dan hadits-hadits yang shahih.” (Al-Majmu’, 2: 359)

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Menyetubuhi wanita nifas adalah sebagaimana wanita haid yaitu haram berdasarkan kesepakatan para ulama.” (Majmu’ Al-Fatawa, 21: 624)

-bersambung insya Allah-

Referensi : islamqa.info/ar/5560

Ba’da Isya di Bandara Adisucipto Terminal B, 11 Jumadal Ula 1437 H

Oleh Al-Faqir Ila Maghfirati RabbihiMuhammad Abduh Tuasikal

Sumber : rumaysho.com

***

Cara Hubungan Intim yang Islami (3)

Bagaimana yang dituntut dalam hubungan intim yang islami? Berikut serial terakhir yang silakan untuk dikaji.

9- Boleh melakukan azl, menarik penisnya dari vagina si wanita sebelum terjadi ejakulasi

Hal itu masih dibolehkan sebagaimana dalil dari hadits Jabir bin ‘Abdillah, beliau berkata,

كُنَّا نَعْزِلُ وَالْقُرْآنُ يَنْزِلُ

Kami dahulu pernah melakukan ‘azl di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Qur’an turun ketika itu(HR. Bukhari, no. 5208; Muslim no. 1440).

Dalam riwayat lain disebutkan,

كُنَّا نَعْزِلُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَبَلَغَ ذَلِكَ نَبِىَّ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَلَمْ يَنْهَنَا.

Kami dahulu melakukan ‘azl di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sampai ke telinga beliau, namun beliau tidak melarangnya. (HR. Muslim, no. 1440)

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid berkata, “Yang lebih baik adalah meninggalkan ‘azl karena akan menghilangkan atau mengurangi kelezatan hubungan intim dengan istri. Begitu pula hal itu akan membuat tidak tercapainya sebagian tujuan nikah yaitu untuk memperbanyak keturunan dan anak.” (Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab no. 5560)

Secara lengkap tentang hukum ‘azl, silakan lihat di sini.

10- Tidak boleh menyebar rahasia hubungan ranjang

Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ مِنْ أَشَرِّ النَّاسِ عِنْدَ اللَّهِ مَنْزِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ الرَّجُلَ يُفْضِى إِلَى امْرَأَتِهِ وَتُفْضِى إِلَيْهِ ثُمَّ يَنْشُرُ سِرَّهَا

Sesungguhnya termasuk manusia paling jelek kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang menggauli istrinya kemudian dia sebarkan rahasia ranjangnya.” (HR. Muslim, no. 1437).

Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim menuturkan, “Hadits di atas menunjukkan haramnya seseorang menyebarkan perihal hubungan ranjang yang terjadi antara dirinya dengan pasangannya, rincian hubungan tersebut, atau apa yang terjadi dengan pasangannya dari kata-kata, perbuatan atau semacamnya.”

Penulis ‘Aunul Ma’bud berkata, “Menyebarkan hubungan ranjang antara seseorang dengan pasangannya adalah pengkhianatan yang paling besar.”

Semoga manfaat sepuluh kiat ini dan semoga membuat hubungan intim semakin menarik dan tercapailah sakinah wa rahmah.

Referensi : islamqa.info

Sore hari saat menunggu di Juanda Airport @ Surabaya, 11 Jumadal Ula 1437 H

Oleh Al-Faqir Ila Maghfirati RabbihiMuhammad Abduh Tuasikal

Sumber : rumaysho.com

(nahimunkar.org)

(Dibaca 6.541 kali, 5 untuk hari ini)