Daftar Produk Prancis yang Beredar di Indonesia, Dunia Islam Memboikotnya

  • Produk-produk Prancis Diboikot Negara-negara Islam sebagai respon atas pernyataan sikap Presiden Prancis Emanuel Macron yang dinilai menghasut dan menghina agama Islam.

Untuk Indonesia ada beberapa produk buatan prancis yang beredar di pasaran,

Daftar Beberapa Produk prancis di Indonesia:

  1. Danone: Aqua (air minum), activia (yoghurt), mizone (air minum), vit (air minum), levite (air minum), bebelac (susu), nutrilon royal (susu), lactamil (susu), SGM (susu).
  2. Loreal (kosmetik perawatan kulit dan kecantikan)
  3. Garnier (kosmetik perawatan kulit dan kecantikan)
  4. Lacoste (fashion, parfum)
  5. Michelin (ban)
  6. Peugeot (mobil)
  7. Lancome (kosmetik, parfum)
  8. Accor (hotel): Novotel, Ibis, mercure, Raffless, Pullman, Fairmont.
  9. Moulinex (peralatan dapur): produk blender dsb.
  10. Citroen (mobil)
  11. BNP Paribas (perusahaan manajer investasi)
  12. Societe generale (perusahaan finansial)
  13. Chanel (kosmetik)
  14. Nina Ricci (parfum)
  15. Givenchy (pakaian, parfum, aksesories, kosmetik)
  16. Babybel (keju)
  17. Evian (air mineral kemasan)
  18. Doux (sosis)
  19. LU (parfum, makanan ringan)
  20. BiC (alat tulis)
  21. Tefal (alat-alat dapur)

    Juga Carrefour (toko) berpusat di Prancis, ada di Indonesia

    ***

    Produk-produk Prancis Diboikot Negara-negara Islam


    Sejumlah komunitas perdagangan di Arab telah mengumumkan melakukan boikot terhadap produk-produk Prancis sebagai respon atas pernyataan sikap Presiden Prancis Emanuel Macron yang dinilai menghasut dan menghina agama Islam.

    Aktivis Arab juga meluncurkan beberapa ajakan melalui media sosial untuk memboikot semua produk Prancis, menggunakan beberapa tagar seperti #boycottfrance #boycott_French_products #ProphetMuhammad.

    Di Kuwait, Alnaeem Cooperative Society, sejumlah besar supermarket mengatakan akan menghapus semua produk Prancis dari rak sebagai protes atas pernyataan menghina Prancis terhadap Islam dan Nabi Muhammad.

    Langkah serupa dilakukan oleh beberapa kelompok perdagangan seperti Suburb Afternoon Association, Eqaila Cooperative Society, dan Saad Al Abdallah City Cooperative Society. Ketiga kelompok tersebut menerbitkan foto-foto yang menunjukkan produk Prancis dikeluarkan dari rak mereka.

    Fikroh.com – AdminOktober 27, 2020

    (nahimunkar.org)

(Dibaca 86.951 kali, 101 untuk hari ini)