Daftar Rentetan Gerakan ‘Orang Gila’ Berupaya Bunuh Ulama dan Tokoh Islam

 

Daftar rentetan “Gerakan Orang Gila” dalam upaya kekerasan terhadap para ulama:

 

1. Tgl 27 Januari 2018, Pemukulan Ust. KH. UMAR BASRI’ Cicalengka oleh orang gila berpakaian rapi.

 

2. Tgl 30 Januari 2018, Penembakan mantan Deputi Operasi Basarnas Mayjen [Purn] TNI Tatang Zaenudin di Jl. Bukit Pasir No. 49 RT 001/RW 012 Depok oleh org gila tak dikenal.

 

3. Tgl 1 Februari 2018, Penganiayaan Ustadz Prawoto Komandan Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam [Persis] Cigondewah,Bdg.hingga meninggal, oleh orang gila berpakaian rapi partai anu.

 

4. Tgl.3 Februari 2018, santri pondok pesantren Al-Futuhat Garut, berinisial Abd alias Uloh diserang oleh 6 orang gila tak dikenal menggunakan senjata tajam.

 

5. Tgl 4 Februari 2018, Seorang pemuda yang bersembunyi di atas Masjid At Tawakkal 1 Kota Bandung, mengacung-acungkan pisau seraya berteriak-teriak ‘ustadz bukan?! Ustadz bukan?!’

 

6. Tgl 5 Februari 2018,seorang perempuan mondar mandir selama dua hari di sekitar pondok, setelah di interogasi, didapati sajam dan sebilah plat besi di dalam tas. Sasarannya adalah pondok pesantren Fajru Islam di daerah Sentul City Bogor.

 

7. tgl 8 Februari 2018, Ulama Bogor, Ust. Sulaiman dibacok orang gila di desa Cigudeg.

8. tgl 18 Februari 2018 , pengasuh Ponpes Karangasem Muhammadiyah Paciran Lamongan, KH. Abd.Hakam Mubarok di serang orang gila.

 

8. Yang baru adalah Penikaman terhadap Syeikh Ali Jaber di Masjid Falahuddin Bandar Lampung:

Syafaahulloh Syekh Ali Jaber:

 

أَسْأَلُ
اللهَ
العَظِيْمَ
رَبَ
العَرْشِ
العَظِيْمِ
أَنْ
يَشْفِيَكَ

As’alullāhal azhīma rabbal ‘arsyil ‘azhīmi an yasyfiyaka

 

Artinya: “Aku memohon kepada Alloh yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu.” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

 

*STOP ISU ORANG GILA…?!*

 

*****

 

— *SYEIKH ALI JABER* —

 

Berita semalam sore (13 Sept 2020) membuat heboh jagat maya pasalnya, seorang ulama terkemuka mendapatkan musibah yang sangat mengerikan, jika dilihat dari video yang Saya lihat tadi malam, karena memang diri ini baru tau beritanya tadi malam.

 

Tapi, ada hal dan pelajaran yang bisa diambil dari Syeikh Ali Jaber yaitu :

 

1. Tetap tenang, disaat posisi seperti itu Syeikh tetap tenang, tidak panik dan langsung mencabut sendiri pisau yang tertancap, tanpa ada dramatis yang terjadi. 

 

2. Tetap berbuat baik, walaupun Syeikh di tusuk oleh orang yang tidak kenal, lantas massa langsung memasakan pelaku, tapi sikap Syeikh sangat terpuji sekali, untuk tidak melakukan pelaku seperti itu dan menyerahkan kepada yang berwajib.

 

3. Berkata yang baik, melihat video Syeikh saat di rumah sakit, beliau mengucapkan, “innalilahi wainnailaihi rojiun dan alhamdulilah Alloh masih menyelamatkan Saya” tidak berkata buruk atau memperolok-olok pelaku.

 

 

Melihat kejadian tadi malam, Saya jadi ingat tentang sejarah dulu.

 

Bagaimana kuatnya Rasululloh saat berperang?

Bagaimana baiknya Rasululloh saat disakiti?

Bagaimana tenangnya Rasululloh saat berdakwah?

 

Berapa tusukan yang Rasululloh dapatkan disaat perang?

 

Berapa hinaan yang hadir saat Rasululloh berdakwah? 

 

Sungguh, Rasululloh, para sahabat, para pejuang Islam terdahulu, dan para ulama saat ini menjadi tauladan yang baik buat kita semua.

 

Untuk tetap berprasangka baik kepada Alloh dengan musibah yang terjadi untuk terus memperbaiki diri lebih baik lagi, lebih hati-hati saat menjalani kehidupan.

 

Sungguh Saya sangat kagum kepada Rasululloh yang telah berjuang hingga akhir  hayatnya dan ketika nanti di padang mahsyar hanya untuk menyelamatkan ummatnya.

 

 

✍? *Catat:*

Kalo Korbannya Ulama atau Tokoh & Aktivis Islam = Pelakunya *Orang Gila* minimal *Gangguan Jiwa*, Kalau Korbannya Aparat (Terutama Kepolisian/WerCok) atau Pejabat = Pelakunya *Teroris* minimal *Radikal*

 

#GanyangKomunis/PKI

#GebukPKI/KOMUNIS

#SaveUlamadanAktivisIslam

#StopKriminalisasiUlamadanAktivisIslam

 

*Rapatkan Barisan Kaum Muslimin…*

 

Allohu Akbar Isy Kariman Aw Mut Syahidan

 

Alfaqir, Abu Fayadh Muhammad Faisal Al Jawy al-Bantani, S.Pd, M.Pd, I

(Aktivis Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat, Aktivis Pendidikan dan Kemanusiaan, Praktisi PAUDNI/Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal dan Informal)

 

 Barokallohu fiikum

 

***

Doa Nabi untuk Sebagian Para Musuhnya

Posted on 28 Februari 2019

by Nahimunkar.org


Do’a Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap sebagian musuh-musuhnya yang selalu terkabul, bahwa orang-orang musyrik telah menyakiti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di kota Mekah dan Abu Jahal memerintahkan sebagian kaumnya untuk meletakkan kotoran unta di antara dua pundak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan beliau dalam keadaan sujud, maka dilakukanlah perbuatan itu oleh Uqbah Ibnu Abu Mu’ith, maka ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai dari shalatnya, beliau mengangkat suaranya kemudian mendo’akan atas mereka:

اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِقُرَيْشِ

“Ya Allah, hendaklah Engkau (adzab) terhadap orang-orang Quraisy.” Tiga kali.

Maka tatkala mereka mendengar do’a Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, hilanglah gelak tawa mereka, mereka takut terhadap do’anya shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian beliau berdo’a lagi:

اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِأَبِي جَهْلِ بْنِ هِشَامٍ وَعَلَيْكَ عُتْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ وَشَيْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ وَالْوَلِيدِ بْنِ عُقْبَةَ وَأُمَيَّةَ بْنِ خَلَفٍ وَعُقْبَةَ بْنِ أَبِي مُعَيْطٍ

“Ya Allah, hendaklah Engkau (adzab) Abu Jahal Ibnu Hisyam, Utbah Ibnu Rabi’ah, Syaebah Ibnu Robi’ah, al-Walidlbnu Utbah, Umayyah Ibnu Khalaf dan Uqbah Ibnu Abu Muith.”

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, “Demi dzat yang telah mengutus Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallamdengan kebenaran, sungguh aku telah melihat orang-orang yang disebutkan tadi bergelimpangan pada perang Badar, kemudian mereka diseret kesumur yaitu sumur Badar.” (HR. Muslim).

Dan dalam riwayat lain disebutkan: “Sungguh aku bersumpah kepada Allah, telah melihat bangkai mereka bergelimpangan telah berubah di Badar akibat panas matahari di mana hari itu cukup panas.” (HR. Muslim).[]

Disalin dari Kitab Agar Doa Dikabulkan Karya Syaikh Said bin Ali Wahf al-Qahthani pada Pasal V: Perhatian para Rasul terhadap do’a dan Allah Memperkenankan do’a mereka, hal. 95-96, Penerbit Darul Haq-Jakarta.

https://doandzikir.wordpress.com 14/04/2016

***

صحيح البخاري (4/ 44)

2934 – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِي ظِلِّ الكَعْبَةِ، فَقَالَ أَبُو جَهْلٍ: وَنَاسٌ مِنْ قُرَيْشٍ، وَنُحِرَتْ جَزُورٌ بِنَاحِيَةِ مَكَّةَ، فَأَرْسَلُوا فَجَاءُوا مِنْ سَلاَهَا وَطَرَحُوهُ عَلَيْهِ، فَجَاءَتْ فَاطِمَةُ، فَأَلْقَتْهُ عَنْهُ، فَقَالَ: «اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِقُرَيْشٍ، اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِقُرَيْشٍ، اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِقُرَيْشٍ» لِأَبِي جَهْلِ بْنِ هِشَامٍ، وَعُتْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ، وَشَيْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ، وَالوَلِيدِ بْنِ عُتْبَةَ، وَأُبَيِّ بْنِ خَلَفٍ، وَعُقْبَةَ بْنِ أَبِي مُعَيْطٍ، قَالَ عَبْدُ اللَّهِ: فَلَقَدْ رَأَيْتُهُمْ فِي قَلِيبِ بَدْرٍ قَتْلَى، قَالَ أَبُو إِسْحَاقَ وَنَسِيتُ السَّابِعَ، قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ: وَقَالَ يُوسُفُ بْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ: أُمَيَّةُ بْنُ خَلَفٍ، وَقَالَ شُعْبَةُ: أُمَيَّةُ أَوْ أُبَيٌّ «وَالصَّحِيحُ أُمَيَّةُ»

__________

[تعليق مصطفى البغا]

2776 (3/1072) -[ ش (نحرت) ذبحت. (جزور) مفرد الإبل ذكرا أم أنثى وقيل هي الناقة التي تنحر. (سلاها) هو الجلدة الرقيقة التي يكون فيها الولد من المواشي]

[ر 237]

/Maktabah Syamilah

(nahimunkar.org)


 

(Dibaca 9.210 kali, 1 untuk hari ini)