.

 

Nushoiriyah adalah salah satu kelompok Syi’ah Itsna ‘Atsariyah / Imamiyah yang sangat ekstrim. Syi’ah Nushoiriyah adalah kelompok yang jelas-jelas kafir yang memusuhi Islam dan kaum Muslimin. Ini didasari oleh aqidah mereka yang rusak hasil dari penggabungan ajaran Yahudi, Nashroni, Mujusi, Budha dan Islam.
Bukti permusuhan mereka kepada kaum Muslimin adalah seperti yang dialami saudara kita di Suriah. Puluhan ribu umat Islam dibantai di Suriah tanpa belas kasihan. Mereka membantai anak-anak, kaum perempuan dan orang tua dari umat Muslim Suriah dengan cara dibakar, dipenggal, dan digantung.
Sebagai seorang yang beriman kepada Alloh  dan Rosul-Nya kita harus lebih waspada terhadap gerakan Syi’ah Nushoiriyah yang sesat dan menyesatkan. Syi’ah Nushoiriyah adalah salah satu musuh utama umat Islam sampai akhir zaman. Jika mereka sudah mempunyai kekuatan dan pengikut yang banyak,mereka tidak segan-segan membantai umat Islam dengan cara-cara yang keji.
Syiah Nushoiriyah banyak terdapat di Suriah dan Negara-negara sekitarnya. Para ulama dan tokoh wajib membongkar kedok rezim Nushairiyah Syam/Suriah, sehingga wala’ (cinta) dan bara’ (benci) kaum Muslimin jelas terhadap gerakan Syi’ah Nushoiriyah di Suriah. Ada beberapa sebab mengapa umat Islam harus lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap ajaran dan aktifitas gerakan Syiah Nushairiyah, diantaranya adalah:
1. Gencarnya penggiat Syi‘ah Nushoiriyah untuk mencari penganut baru terutama generasi muda untuk dijadikan korban ajaran sesat mereka.
2. Dukungan banyak pihak dari orang-orang kafir terhadap perkembangan Syi‘ah Nushoiriyah.
3. Bantuan dana yang besar untuk mendukung perkembangan ajaran Syi‘ah Nushoiriyah.
4. Terpedayanya sebagian tokoh Islam dengan ajaran Syi’ah Nushoiriyah.
5. Sasaran utama Syi’ah adalah penduduk negara miskin dan berkembang.
Dakwah lembut penggiat Syi’ah dalam mencari penganut baru dilakukan dengan aqidah taqiyah (kamuflase / berpura-pura beriman dengan menutupi kekufuran) mereka. Mereka mengiming-imingi kenikmatan dunia semata yang berisi syahwat yang hina.
Berhati-hatilah dari ajakan dan bujuk rayu Syi’ah. Karena tidak sedikit para tokoh terkemuka yang tergiur oleh bujuk rayu mereka. Ini senada dengan firman Alloh  :
“Dan berkatalah orang-orang kafir kepada orang-orang yang beriman: “Ikutilah jalan kami, dan nanti kami akan memikul dosa-dosamu”, dan mereka (sendiri) sedikitpun tidak (sanggup) memikul dosa-dosa mereka. Sesungguhnya mereka adalah benar-benar orang pendusta.” (QS.al-’Ankabuut [29]: 12).
 
Agar umat Islam tidak terjerumus ke dalam tipudaya Syi’ah Nushairiyah yang mengantarkan kepada neraka jahannam, maka diperlukan strategi untuk menangkal dakwah mereka yang sesat dan menyesatkan. Diantara strategi-strateginya adalah:
1. Menelaah kandungan buku-buku rujukan Syi’ah dan perkataan ulama mereka dengan timbangan al-Qur’an dan hadist shohih.
Al-Qur’an dan hadist adalah satu-satunya standar mutlak untuk mengungkap keburukan ajaran mereka. Keduanya ini dijadikan timbangan dalam menelaah kandungan buku-buku rujukan Syi’ah karya tokoh-tokoh yang mereka agungkan semisal, al-Kulaini, al-Majlisi, al-Mufîd, atau Khomaini (Semoga Alloh  membalas mereka sesuai dengan tindakan buruk yang pernah mereka lakukan terhadap Islam dan para Sahabat ). Karya-karya tulis merekalah yang telah membuka kedok dan menelanjangi keburukan rupa ajaran Syi‘ah.
Tulisan-tulisan mereka adalah cerminan buruknya agama mereka. Dari sini, akan tampak jelas betapa besar dan mendasar perbedaan antara Islam yang dibawa Nabi Muhammad  dengan ajaran Syi‘ah yang sebenarnya sangat kental dengan pengaruh ajaran Majusi dan Yahudi. Seorang penyair berkata :

عَرَفْتُ الشَّرَّ لَا لِلشَّرَّ لَكِنْ لِتَوَقِّيْهِ وَمَنْ لَا يَعْرِفُ الشَّرَّ مِنَ اْلخَيْرِ يَقَعُ فِيْهِ

“Saya mengetahui keburukan bukan untuk melakukannya, akan tetapi untuk menghindarinya. Barang siapa yang tidak mengetahui keburukan dari kebaikan, maka ia akan terjerumus ke dalamnya.”
2. Mengenalkan, Menyebarkan dan Mendakwahkan manhaj/pemahaman Ahlus Sunnah wal Jamaah.
Manhaj ahlus sunnah wal jamaah adalah manhaj yang diusung oleh generasi terbaik umat ini. Ahlussunnah wal jamaah adalah yang berpegang teguh kepada al-Qur,an dan hadist dengan mengamalkannya sesuai dengan pemahaman sahabat. Ia satu-satunya manhaj yang paripurna dan sempurna menerangkan prinsip-prinsip dasar golongan yang selamat. Dengan berpegang teguh kepadanya seseorang akan berada di jalur yang benar meraih kebahagiaan dunia akhirat. Rosululloh  bersabda :
“Sesungguhnya Bani Israil terpeceh-belah menjadi 72 kelompok keagamaan, dan umatku akan terpecah menjadi 73 kelompok keagamaan. Seluruhnya berada di api neraka, kecuali satu kelompok. Para shahabat bertanya : “Siapakah satu kelompok itu ya Rasululloh ? Beliau menjawab “Mereka yang mengikuti jejakku dan jejak shahabat-shahabatku.”
Inilah jaminan keselamatan dari Rosululloh  dengan senantiasa berpegang teguh kepada manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah. Di akhir jaman ini dimana semakin menjamurnya aliran sesat, Ahlussunnahlah menjadi satu-satunya kelompok yang murni berada pada kebenarannya. Manhaj inilah yang membongkar dan menentang berbagai macam aliran sesat hingga akhir zaman. Manhaj ini pula yang mampu menelanjangi kebobrokan Syiah Nushairiyah.Jika umat memahami betul manhaj ini, maka ia dapat menjuhi sesatnya Syi’ahNushoiriyah.
3. Membentuk tim khusus pembongkar kesesatan Syi’ah Nushoiriyah.
Ketidaktahuan umat Islam terhadap kesesatan Syi’ah Nushoiriyah membuat mereka menilai baik prilaku dan tipu daya Syiah Nushairiyah dalam rezim Suriah. Kebiadaban mereka membantai umat Islam Suriah dianggap hanya kriminal semata, padahal dibalik tragedi ini tersimpan niat buruk mereka  menyesatkan umat dengan berbagai cara walaupun harus dengan membunuh penentang-penentangnya dari kalangan Ahlussunnah wal Jama’ah.
Tim khusus ini berperan merubah asumsi umat tentang Syi’ah Nushoiriyah. Dengan fakta-fakta yang valid dan akurat tentang keburukan Syiah, umat akan tersadarkan akan bahaya Syi’ah Nushairiyah yang mengancam umat Islam diseluruh dunia bukan hanya di Suriah.
4. Peran aktif media massa elektronik dan informasi.
Media massa amat sangat berperan dalam membendung pergerakan Syi’ah Nushoiriyah. Selain dapat menjangkau seluruh kalangan, pergerakan madia massa sangat cepat. Apabila kita menguasai dan memanfaatkan media massa dengan sebaik-baiknya mengungkap keburukan Syiah Nushairiyah, maka dalam waktu singkat keburukan Syi’ah Nushoiriyah akan terungkap. Hasilnya umat Islam akan mengetahui kesesatan Syiah Nushoiriyah ini.
5. Mengadakan seminar dan diskusi membongkar kedok Syi’ah Nushoiriyah.
Seminar dan diskusi bisa dilaksanakan dikalangan pelajar dan intelektual. Di sini mereka dibekali prinsip-prinsip dasar Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai satu-satunya manhaj yang benar dan ajaran-ajaran sesat Syi’ah, sehingga peserta dapat membedakan yang benar dan yang bathil dan dapat memahami kesesatan Syi’ah.
Mohon Do’a dari kaum Muslimin dan Muslimah di Nusantara agar terlaksana Pembentukan Aliansi Anti Syiah Nusantara bertempat di Bandung-Jawa Barat pada tanggal. 27 April 2014 yang disponsori oleh FUUI-Forum Ulama Ummat Indonesia pimpinan Ustadz Dr. ‘Athian Ali Muhammad Da’i, Lc, MA, Semoga dapat terlaksana dan berjalanan dengan lancar, Aamiin…
.:: Wallohu Ta’ala ‘Alam ::.
By. Muhammad Faisal, S.Pd, M.MPd
(Aktivis Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat, Redaktur Situs Anti Syiahwww.sunnahdefenceleague.com)
(nahimunkar.com)
(Dibaca 1.048 kali, 1 untuk hari ini)