suasana pemakaman kelompok hizbullah

DAMASKUS (gemaislam) – Koalisi gabungan rezim Suriah-Rusia-Iran dan Hizbullah Libanon kembali ditimpa kerugian. Setelah pekan lalu perwira tinggi Garda Revolusi Iran, Brigjen Husain Hamdani tewas di Aleppo, awal pekan ini giliran petinggi Hizbullah yang mengalami nasib serupa.

Petinggi militer Hizbullah yang tewas awal pekan ini adalah Hassan Haj. Hassan Haj tewas di provinsi Idlib di sebelah barat laut Suriah dan telah dimakamkan pada Senin (12/10/2015).

“Dia adalah petinggi (Hizbullah) yang paling penting yang tewas dalam pertempuran di Suriah dan sudah di sana sejak awal perang,” kata seorang pejabat senior Libanon, yang tak mau disebutkan identitasnya.

Tak sampai 24 jam dari pemakamannya, Hizbullah kembali kehilangan salah satu petinggi militer mereka yang lain. Adalah Mahdi Abid, perwira Hizbullah yang menggantikan Hassan Haj, tewas di tangan kelompok mujahidin pada Selasa (13/10/2015), lansir alarabynews..

Kelompok Hizbullah Libanon sendiri membenarkan kematian Mahdi Abid dan menyebutkan bahwa Abid meninggal dalam keadaan “syahid dan menegakkan kewjiban suci”. Klaim yang tentu saja jauh dari kebenaran lantaran kelompok Hizbullah justru membantu rezim Suriah membunuhi kaum muslimin di Suriah. (arc)

Red : Aziz Rachman/ gemaislam.com – Rabu, 14 Okt 2015 – 11:12

(nahimunkar.com)

(Dibaca 21.771 kali, 1 untuk hari ini)