.

METRO- Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah gencar mendorong pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Jaminan Produk Halal. Nantinya, dokter bisa kena sanksi bila memberikan obat tanpa sertifikat halal dan tidak masuk kategori darurat.
Sifat obat yang hanya dikonsumsi dalam kondisi darurat memang menjadi argumen kalangan medis untuk menolak sertifikasi halal untuk obat dan vaksin. Menurut MUI, sifat kedaruratan suatu obat punya kriteria tertentu dan tidak bisa ditetapkan sesuka hati. “Harus jelas, obat mana saja yang bersifat darurat karena belum ada alternatifnya yang halal,” kata Dr KH Ma’ruf Amin, Ketua MUI dalam jumpa pers di Gedung MUI, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (19/12).
Oleh karenanya, selain menerbitkan sertifikat halal untuk obat MUI juga akan membuat daftar obat yang termasuk dalam katergori darurat. Artinya obat tersebut tetap tidak halal, tetapi boleh digunakan karena belum ada alternatifnya. “Sebelummnya kita juga pernah memberikan label darurat untuk vaksin polio. Dulu vaksin tersebut dibutuhkan karena belum ada yang halal. Tidak menjadikannya halal, tapi dibolehkan karena darurat melalui keputusan MUI,” jelas Ma’ruf.
Jika RUU Jaminan Produk Halal yang juga akan mengatur kehalalan produk obat jadi ditetapkan, MUI mengusulkan ada sanksi bagi dokter yang memberikan obat tidak halal. Perkecualian tentunya berlaku untuk obat yang ditetapkan MUI dalam kategori darurat. “Sanksi sosial dulu saja, akan kita umumkan kalau ada dokter memberikan obat tidak halal. Nanti kalau ada UU, sanksi bisa lebih konkret,” tandas Ma’ruf.
Dari 18 ribu produk obat yang terdaftar di Indonesia, baru ada 22 yang mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sisanya belum mengajukan sertifikasi, sehingga belum diketahui statusnya apakah halal atau tidak.
Gagasan untuk mewajibkan sertifikasi halal bagi produk obat melalui RUU Jaminan Produk Halal tengah menjadi kontroversi. Kalangan medis menganggap tidak perlu, sedangkan MUI menilainya penting sebagai bentuk perlindungan bagi umat muslim.(kcm)

Daftar 22 Jenis Obat yang Dinyatakan Halal oleh MUI
1. Lumbricum (obat cacing/typus)
2. Vercum (obat cacing/typus)
3. Menveo Meningococcal Group A, C, W135 Y Conjugate Vaccine (vaksin)
4. Fresh Care
5. Fresh Care Green Tea
6. Fresh Care Lavender
7. Fresh Care Fruity
8. Fresh Care Strong
9. Fresh Care Sandalwood
10. Fresh Care Minyak Angin Aromatherapy Sport
11. FreshCare Minyak Angin Aromatherapy
12. Aquamarine
13. FreshCare Rose
14. FreshCare Teen Bubble Gum
15. FreshCare Teens Happy Cherry
16. FreshCare Teens Passion Fruit
17. MENVAC ACYW 135 VACCINE (Meningococcal Polysaccharide Group ACYW135) vaksin
18. Holistic bio medicare
19. Obat Tradisional Kunyit Putih
20. Obat gosok d’cloves
21. IOT BOKASHI PT KARYA PAK OLES
22. Obat Herba Nusantara.

(nahimunkar.com)

(Dibaca 1.628 kali, 1 untuk hari ini)