Ada kelompok jamaah yang tak mengindahkan arahan pihak kemanan, mereka mendatangi lokasi tak melalui kereta api khusus, namun dengan sarana bus

Al Arabiyah: penyebab utamanya adalah masuknya para jama’ah (yang sudah selesai melempar jumrah kembali) ke jalur menuju lokasi lempar jumrah.

Hidayatullah.com–Beberapa saat sebelum terjadi tragedi yang menyebabkan meninggalnya 717 jamaah haji di Mina, pihak Al Arabiya, Kamis (24/9/2015) berada di lokasi tersebut dan telah melakukan pemantauan. Disimpulkan bahwasannya peristiwa menyedihkan itu terjadi kerena beberapa sebab.

Pertama, penyebab utamanya adalah masuknya para jama’ah ke jalur menuju lokasi lempar jumrah.

Para jama’ah ini sendiri sebenarnya sudah usai melempar jumrah, namun mereka kembali melalui jalur jama’ah yang sedang menuju lokasi pelemparan.

Hal ini diperkuat oleh pangamatan pihak kemananan, di mana ada beberapa kelompok jamaah haji yang tidak mengindahkan arahan pihak kemanan, sebab mereka mendatangi lokasi tidak melalui kereta api khusus jamaah haji namun dengan sarana bus.

Dan bus-bus itu menurunkan penumpang ke jalur 204 dan 223, sehingga para jamaah pun ketika selesai melempar mereka kembali ke lokasi tersebut dan terjadilah pertemuan arus jamaah dengan para jamaah yang hendak melempar. Penyebab kenapa bus-bus tersebut bisa sampai di lokasi itu pun sedang diselidiki.

Kedua, lokasi tragedi ini sendiri di jalan yang berada di tengah tengah perkemahan jamaah, sedangkan luas jalan hanya 4 meter yang panjangnya 3 KM menuju lokasi pelemparan.

Dari pemantauan yang dilakukan Al Arabiya sejak awal Hari Raya, terlihat kepadatan yang mencolok di lokasi kejadian, dan hal itu semakin parah dengan cuaca yang cukup panas.Sedangkan gerakan jama’ah haji dari kalangan wanita, manula dan anak-anak berjalan lambat.*

Rep: Sholah Salim

Editor: Thoriq, Kamis, 24 September 2015 – 21:38 WIB

(nahimunkar.com)

(Dibaca 3.921 kali, 1 untuk hari ini)