.

Shoutussalam.com – Kali ini narasumber acara ini kembali melakukan klarifikasi tentang kabar-kabar yang beredar terkait jadi atau tidaknya acara ini. Menurutnya (tidak seperti yang telah diberitakan Shoutussalam sebelumnya bahwa ‘jumlahnya sedikit’ atau ‘tak sebanyak sebelumnya’), saksi-saksi ‘ahli’ yang akan diundang berkaitan dengan penuduh syiah dan tertuduh syiah akan tetap diundang.

Sedangkan mengenai sikap tidak fair yang dilakukan salah satu kelompok, jika nantinya melakukan kecurangan sepihak konsep acara, seperti tiba-tiba tidak menyepakati tempat dan waktu yang telah ditentukan, maka ini akan menjadi penilaian yang dipaparkan nanti setelah jadwal acara berlangsung.

Panitia penyelenggara tetap mengedepankan prasangka baik. Bahkan pengganti imam Masjid Al-Huda (yang sebelumnya diberitakan ‘kesal’) yang ditolak sebagian jamaah, malah berkontribusi positif dalam kepanitiaan forum klarifikasi ini dengan mendorong salah satu pihak terkait untuk mendatangi acara.

Silat lidah yang tak kunjung usai dan terus bergulir telah menyebabkan panitia prihatin. Hal ini memunculkan ide yang serius untuk mengakhiri debat tak berujung yang terus terjadi, terutama pada pendukung fanatik kedua belah pihak yang banyak masih muda dan labil.

Niat yang serius telah dimunculkan, termasuk mengundang nama tokoh-tokoh ulama ummat yang selama ini banyak mengajarkan ummat tentang kafirnya agama Rafidhah. “ Forum klarifikasi ini akan dilaksanakan terbatas, menghadirkan: Ust.Mudzakir, Prof.Zainal Arifin Adnan, DR.Muinudinillah Basri, Ust.Rosyid Ba’asyir, Ust.Badru Tamam, Ust.Teuku Azhar, Ust.Said Sungkar, Ust.Abdurrohim Ba’asyir, Ust.Farid Ahmad Okbah, Ust.Athian Ali Muhammad Da’i, Ust.Aris Munandar dan Ust.Hartono Ahmad Jaiz,” sebut info tersebut.

Jum`at, 21 Rabi`ul Awwal 1435H / January 24, 2014

[sksd]

(nahimunkar.com)
(Dibaca 1.910 kali, 1 untuk hari ini)